Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 122: Kaisar ini Tidak B*doh!



"Kau!!!! " Ujar Shuwan dengan ekspresi rumit nya, namun ucapan Shuwan membuat mereka semua menoleh ke arah nya.


......................


"Apa kah kau fikir Kaisar ini akan membiarkan kau melakukan hal itu gadis? " Tanya sosok itu membuat Shuwan tersentak namun tak terlihat karena raut wajah nya tak terbaca.


"Apa kau mengenal nya Shuwan? " Tanya Shen pada Shuwan yang terdiam.


"Tianzi... " Gumam Shuwan pelan namun masih terdengar oleh mereka di sekitar nya.


Kaisar dan yang lain nya mengambil langkah mundur sedikit dan memasang tampang waspada merasa sosok di hadapan mereka yang tampak tidak sederhana.


"Apa menurut mu Kaisar ini tak tahu maksud kau melakukan ini? Kaisar ini tidak b*doh gadis kecil! "Ucap sosok yang tak lain adalah Wei Tianzi seraya menyeringai.


'Bagaimana ini? 'Batin Shuwan merasa risau, pasal nya ia sedang tak bisa menggunakan Qi nya.


Pukk


Melihat raut wajah Shuwan yang sedikit memburuk, Chen menepuk bahu Shuwan seolah memberi semangat karena ia mengetahui kondisi Shuwan saat ini.


Sesaat kemudian mereka tersentak menyadari cara bicara Wei Tianzi, terutama pada kata " Kaisar Ini" yang menunjukkan bahwa identitas Wei Tianzi tidak sederhana.


"Apa yang sebenar nya kau ingin kan? " Tanya Shuwan mendengus kasar, ia merasa Wei Tianzi tak bisa di pandang rendah.


Syuuutt


Tiba-tiba Wei Tianzi berada di hadapan Shuwan seraya menundukkan kepala nya tepat di telinga Shuwan karena tinggi Shuwan hanya mencapai dada nya saja.


Mereka semua semakin waspada, terutama Chen yang memasang raut wajah cemas. Karena Chen berada di sisi Shuwan, sedikit ke-belakang.


"Kaisar ini menginginkan mu Ha-ha-ha-ha~" Wei Tianzi tergelak dengan ucapan nya sendiri, tentu hal itu tak mungkin karena Wei Tianzi tidak di ciptakan untuk memiliki perasaan.


Tanpa sadar Shuwan melangkah mundur dengan wajah pias, baru kali ini Shuwan merasa benar-benar dalam bahaya.


"Kau! " Shuwan mencoba mendongak menatap Wei Tianzi dengan tatapan yang sangat tajam.


Namun tatapan tajam Shuwan hilang saat tangan nya di genggam oleh seseorang. Shuwan menoleh dan mendapati Chen yang tersenyum tipis pada nya.


"Jangan takut! Aku akan melindungi mu" Ucap Chen karena ia jelas mengetahui apa yang Tianzi bisikan pada Shuwan.


Shuwan terhenyak, tenggelam dalam tatapan dan larut dalam lamunan sejenak. Sementara Tianzi tampak memandang tak suka interaksi kedua nya.


"Cih! " Tianzi berdecih tak suka, lantas ia berkata...


"Kau berkata seolah-olah dapat melindungi orang sekitar mu! Dengan kekuatan mu saat ini, kau bahkan tak akan dapat melindungi diri sendiri! "


Chen tahu! Dia sadar dengan kekuatan nya sendiri saat ini, namun melihat jejak ketakutan samar dalam manik mata Shuwan, hati nya bergerak untuk mengatakan hal itu.


Shuwan mengeratkan genggaman tangan nya pada Chen. Seolah mengatakan untuk tidak termakan ucapan Tianzi.


"Ha-ha-ha-ha! Kalian sungguh memuakkan!! " Sarkas Tianzi memandang rendah dua sejoli di hadapan nya, lalu ia menghilang dan muncul di tempat semula.


"Mari kita lihat, bagaimana cara mu melindungi gadis itu!


Sreettt


Tepat setelah Wei Tianzi mengatakan hal itu tiba-tiba tubuh Shuwan bergerak dengan sendiri nya mendekati Tianzi dengan cepat.


" Apa yang terjadi? "Chen setengah berteriak karena Shuwan melepaskan genggaman tangan mereka dengan paksa.


'Ini! " Shuwan terkejut karena untuk kedua kali nya ia merasakan tubuh nya bergerak sendiri seolah sedang di kendalikan.


Pandangan Chen tertuju pada jemari Tianzi yang bergerak dan samar ia melihat benang ungu yang menempel di tubuh Shuwan.


Sringg


"Pedang Kristal! " Ucap Chen seraya mengangkat tangan nya dan muncul pedang yang tercipta dari elemen kristal nya.


Chen mengalirkan Qi pada pedang Kristal nya, lalu ia melompat dan melesat mendekati Shuwan dengan sangat cepat.


Srangg


Benang-benang ungu itu putus ketika Chen menebas nya, Segera Shuwan melompat dan ber-salto ke belakang.


Setelah menebas benang-benang itu, Chen melompat mundur sedikit lalu bergerak cepat melesat ke arah Tianzi seraya mengayunkan pedang nya dari kanan ke kiri.


'Anggap saja aku sedang bertarung di dunia modern'Batin Shuwan menyemangati diri sendiri, karena di kehidupan pertama dulu dia bisa bertarung bahkan tanpa Qi.


Shuwan menarik pedang di pinggang nya lalu ia meleset untuk menyerang dengan ayunan pedang tanpa Qi.


Sringg


Traaakkk


Hanya terkena satu pukulan Pedang Shuwan hancur berkeping-keping membuat pemilik nya terkejut dan merasa sedih.


"Cih! Hanya Semut yang merepot kan! " Gumam Tianzi seraya mengangkat tangan kiri nya dan muncul lah panah hitam yang memancarkan aura gelap.


"Lindungi yang mulia Kaisar!! " Teriak Mentri Pertahanan seraya membuat segel tangan.


"Mereka bukan tandingan nya "Ucap Jiancheng yang ternyata belum pergi.


'Sekuat itu kah?'Batin Shuwan menoleh sedikit ke arah Jiancheng lalu kembali fokus melihat Tianzi yang sedang menghalau segala serangan petinggi Kekaisaran.


" Aakkhh Enyah lah kalian semua!! "Teriak Tianzi seraya menyingkirkan para petinggi yang mencoba mengalahkan nya.


" Tidak ada pilihan lain!! "Gumam Shuwan seraya mengangkat tangan kanan nya lalu ia hempas-kan ke tanah hingga membentuk pola lingkaran yang rumit.


" SHAN LAN!!! "Teriak Shuwan seraya menghentakkan kaki nya dan melompat.


Wooossshhhh


Kyaaakkk


Seekor burung Phoenix biru muncul dengan Shuwan di atas punggung nya. Shuwan meletakkan tangan kiri nya di permukaan punggung Shan Lan lalu menyerap Qi Shan Lan.


Sreettt


Lalu Shuwan mengangkat tangan kanan nya dan muncul lah pedang khusus yang pernah di gunakan oleh Du Xie dan sekarang di gunakan oleh pewaris nya yaitu Shuwan.


Namun sedikit berbeda karena tanpa sadar Shuwan menambah Qi gelap nya di sana sehingga pedang nya memiliki campuran warna hitam dan ungu.


"Maju!! " Ujar Shuwan seraya mengarahkan pedang nya ke depan.


Mereka yang melihat Shuwan mengeluarkan Phoenix pun tak bisa untuk tidak kagum. Walau bagaimana pun Phoenix adalah Beast kedua tertinggi setelah Naga yang legendaris.


Chen yang sedang diam pun tak bisa untuk tidak menatap takjub Shuwan karena ini pertama kali nya ia melihat Phoenix secara langsung.


"Kau fikir dengan mengeluarkan Bintang Kontrak, kau akan menang? Jangan bermimpi!! " Ujar Tianzi seraya melompat dan melesat ke arah Shuwan.


Swooossshh


Kyaaakkk


Shan Lan menyemburkan uap dingin nya tepat ke arah Tianzi yang menuju ke arah nya. Segera Tianzi menyilang kan tangan di depan dada dan....


Slaashhh


Duaaarrrhhh


Dengan cepat membelah serangan Shan Lan lalu saat berada tepat di hadapan paruh nya, Tianzi mengangkat tangan dan langsung meninju paruh Shan Lan.


Kyaaakkk....!!!


Shan Lan memekik kesakitan sehingga kehilangan keseimbangan membuat Shuwan di atas nya ikut hampir terjatuh.


"Sial! " Umpat Shuwan seraya mencoba menyeimbangkan kembali Shan Lan.


Shuwan menatap Tianzi dengan mata tajam nya saat berhasil membuat Shan Lan kembali seimbang. Dengan sisa Qi Shan Lan, Shuwan melompat dan memberikan tebasan.


Sringgg


...----------------...


Hai....!


Apa kabar?


Harus baik dong ya!!!


Jangan lupa LIKE!!


WA: +6282123981798


IG: @lrnrrhmnia1412


Email: rahmanialiranur@gmail.com


Selalu dukung author!!!