
"Benar! Aku percaya kalian semua! "Ucap Li Shen seraya memejamkan mata nya karena rasa sakit kembali menyerang.
Akhir nya Tuan Hao pun mengobati Li Shen dengan sekuat tenaga. Dan saat itu lah Qiu terus berada di sisi Li Shen seraya menggenggam tangan nya.
......................
Sementara itu De An masih kesulitan melawan Xiao Guang yang tetap bertahan dengan kokoh di tempat nya.
" Kau tidak akan bisa mengalahkan ku... Lemah! " Ucap Xiao Guang ketika sedang menahan Senjata De An menggunakan pedang nya.
Pandangan mereka bertemu dan saling bertabrakan. Namun yang sejak tadi De An lihat adalah tatapan keputusasaan yang Xiao Guang sembunyikan.
'Sebenarnya.... Kenapa dia putus asa? ' Batin De An mencoba menyelami dalam nya mata merah Xiao Guang yang kosong.
"Bahkan jika aku tidak bisa mengalahkan mu.... Aku akan tetap berusaha meski tubuh ku hancur sekali pun! " Ujar De An dengan dingin dan penuh tekad.
Xiao Guang hanya mampu menghela nafas sedih karena dia tidak bisa seperti De An yang terus berusaha meski tidak memiliki kesempatan sedikit pun.
"Yah... Andai kan aku dapat seperti mu" Gumam Xiao Guang seraya memejamkan mata nya, kemudian dia mengangkat kaki dan menendang dada De An sehingga De An terpental.
De An yang sempat mendengar gumaman Xiao Guang pun mengernyit kan dahi nya. Dia semakin bingung dengan Xiao Guang.
"Kenapa aku merasa kalau kau melakukan ini dengan terpaksa? " Akhir nya setelah cukup lama hanya diam, De An bertanya yang membuat tubuh Xiao Guang menegang.
"Seperti nya rumor yang mengatakan kalau Pangeran kedua Kang adalah orang yang cerdas memang benar ada nya" Ucap Xiao Guang seraya memejamkan mata nya kemudian menyeringai.
Syuuut
Sringg
"Tapi.... Semakin sedikit yang kau tahu, semakin baik! " Ucap Xiao Guang dengan tatapan dingin ketika dia tiba-tiba berada di atas De An seraya mengayunkan pedang nya.
De An membelalak kan mata nya terkejut, dia kesulitan menghindar tapi akhir nya berhasil menghindari serangan Xiao Guang.
Ketika Xiao Guang mengayunkan pedang nya, De An berusaha untuk menghindar dengan mulus. Meski beberapa kali tercipta luka goresan di tubuh nya.
Tringg
Kemudian saat Xiao Guang menghunus kan pedang nya, De An dengan cepat menahan Pedang Xiao Guang menggunakan senjata pribadi nya.
Notes: Senjata Pribadi De An yang author tidak tahu nama nya, tapi akan author sebut sebagai Pisau Bundar.
Notes: Ini adalah gambaran Pedang milik Xiao Guang. Pedang yang dapat di alirkan menggunakan Elemen Kegelapan mau pun Elemen Cahaya.
Senjata kedua nya saling bertabrakan sehingga menciptakan suara dentingan. Namun tanpa di sangka, Xiao Guang segera memutar pedang nya dan berhasil menggoreskan sebuah luka di leher De An.
Swooshh
"Akh! " De An mengerang setelah berhasil melompat mundur dan menyentuh luka di leher nya.
Luka tersebut terus mengeluarkan darah meski terbilang tidak dalam dan hanya berupa goresan kecil.
"Ck! " De An berdecak karena darah yang bercucuran membuat tubuh nya lemas.
Lalu De An menggeram dan seketika perlahan berubah ke wujud serigala nya. Wujud nya sebagai serigala dengan bulu hitam dan ukuran yang tidak bisa di bilang kecil.
"Seperti nya kau belum memahami kapan waktu nya menyerah ya? " Ucap Xiao Guang pelan seraya mengusap pedang nya yang terdapat sedikit darah milik De An.
Kemudian Xiao Guang melesat ke arah De An dengan tangan kanan yang memegang pedang itu tertekuk ke belakang.
Namun De An menggerakkan tangan nya untuk mencakar Xiao Guang. Akhir nya cakar dan pedang saling bertubrukan.
Itu adalah kesempatan De An untuk mengayunkan tangan yang lain dengan cakar terbuka.
Krakkh
".....? " Xiao Guang menatap bingung ke arah pedang nya yang sedikit retak.
Dia tidak menyangka kalau De An benar-benar berusaha sehingga mampu membuat retakan kecil pada pedang nya.
Lalu tepat saat Xiao Guang menoleh ke depan, De An sudah berada di hadapan nya seraya mengayunkan cakar yang tajam.
Woosh
Pertarungan jarak dekat pun terjadi, kedua nya saling menyerang dengan teknik fisik. Dan beberapa kali Xiao Guang mendapat luka goresan kecil yang tidak terlalu parah.
Kemudian De An melolong keras ketika Pedang Xiao Guang berhasil menusuk salah satu lengan nya.
Slapp
Xiao Guang mencabut pedang nya dengan kasar, dan De An melompat mundur seraya merintih sakit.
"Hosh! Hosh! Hosh! " Nafas Xiao Guang mulai tidak beraturan karena lelah.
Fisik Iblis dan Vampir memang hampir serupa, namun fisik Iblis sedikit lebih lemah. Karena Iblis unggul di bagian kekuatan dan Vampir unggul di ketahanan Fisik.
Meski perbedaan itu tidak berpengaruh pada Wei Tianzi sang Kaisar Iblis!
Belum sempat Xiao Guang memulihkan tenaga nya, Tiba-tiba De An sudah melompat mengayunkan cakar ke arah nya.
Namun Xiao Guang melesat dengan kecepatan cahaya melewati De An dari bawah dan menggoreskan pedang nya ke tubuh bagian bawah De An yang masih dalam wujud serigala.
Karena bagian bawah tubuh adalah kelemahan setiap serigala, De An secara alami jatuh dan kembali ke wujud manusia nya.
"Uhuk! " De An terbatuk dan memuntahkan seteguk darah segar.
Dia melirik Xiao Guang yang tengah menatap dingin diri nya, kemudian De An kembali melihat luka tebasan di dada nya.
Syuuut
Duaaarrrr
Tiba-tiba seseorang meninju tanah di sekitar mereka sehingga tanah tersebut memiliki kehancuran yang sangat ekstrim.
Namun Xiao Guang berhasil melompat menjauh, sementara De An ternyata tidak terkena serangan tersebut.
"Anda baik-baik saja pangeran? " Tanya Hao Piaoliang, ternyata yang meninju tanah adalah Hao Piaoliang.
"K-kau? " Tanya De An terkejut terlebih ketika melihat dampak serangan Hao Piaoliang itu.
Sementara Xiao Guang terlihat sedikit pias ketika melihat betapa hancur nya tanah akibat tinjuan Piaoliang.
"Ukh! Bisa gawat jika aku terkena Dua sampai Lima serangan itu secara langsung" Gumam Xiao Guang menatap ngeri pada Piaoliang.
...----------------...
Waaah!! Kenapa Hao Piaoliang terus menyelamatkan De An?
Apakah mereka pernah memiliki suatu hubungan?
Atau Hao Piaoliang sebenarnya menyukai De An? Apa yang terjadi jika Yixuan mengetahui hal ini?
Apakah Yixuan akan merasa sedih? Atau biasa saja?
Nantikan kelanjutan ceritanya ya....!!
Komen di bawah! Dan jangan lupa Like!