
Setelah nya ia kembali ke tempat duduk menunggu pertandingan yang terus berlanjut. Pertandingan selanjut nya adalah pertandingan antara Qin Shuwan melawan Fei Lin.
.........................
Putri Kekaisaran Bumi lebih tepat nya putri Fei Lin ini adalah pengguna elemen angin dan api. Selain itu putri Fei Lin juga seorang sumoener yang memiliki Spirit Beast tipe api.
Putri Fei Lin memiliki tempramen yang dingin, acuh tak acuh dan pendiam. Kepribadian nya begitu mirip dengan Shuwan, hanya saja Shuwan lebih pendiam.
Mereka kini sudah berada di atas kingkaran arena. Saat Gong di tabuh, segera Fei Lin mengangkat pedang nya guna menyerang Shuwan yang hanya diam memperhatikan. Saat pedang tersebut akan menyentuh Shuwan, segera ia mengeluarkan pedang nya hingga menciptakan bunyi gesekan pedang.
Traanggg
Mereka berdua saling beradu pedang dengan wajah datar dan dingin membuat para penonton dan peserta berdecak kagum atas kekompakan kedua nya. Shuwan sendiri kagum akan kelihaian gerakan yang di ciptakan Putri Fei Lin.
"Tipuan Mata Angin! " Ucap Fei Lin seraya membuat segel tangan. Empat arah mata angin menghembuskan angin nya bersamaan dengan putri Fei Lin yang menjadi empat.
'Trik yang bagus, tapi sayang itu tak berguna 'Batin Shuwan tersenyum miring.
"Pandangan Mata Dewa" Ucap Shuwan pelan.
Tiba-tiba mata Shuwan berubah menjadi abu-abu membuat Fei Lin terkejut. Dari penglihatan Shuwan, ke tiga Fei Lin berwarna hitam sementara salah satu nya yang berada di sisi barat berwarna Biru tua.
"Tarian Pedang Bulan" Shuwan mulai menggerakkan pedang nya dengan lihai membentuk sebuah gerakan tak terbaca.
Ia melesat ke arah bayangan berwarna hitam itu dan melewati nya begitu saja. Ia pun mengincar Fei Lin yang berada di belakang ke tiga bayangan, dengan satu tarikan nafas Shuwan sudah berada di hadapan Fei Lin yang asli.
Trangg
"Ba-bagaimana bisa? " Tanya Fei Lin tak percaya.
"Cih! " Shuwan tersenyum miring lalu kembali mengayunkan pedang nya.
Trangg
Mereka saling melempar serangan, Segala serangan yang di berikan oleh Fei Lin dapat di tangani Shuwan dengan mudah.
"Tebasan Mata Angin! " Secara tiba-tiba Fei Lin terdapat empat di berbagai sisi seperti teknik pertama. Ke empat Fei Lin itu bersama-sama hendak menebas Shuwan dari berbagai sisi. Namun...
"Tebasan Pedang Halilintar!! "
Crriisssstth
Tiba-tiba pedang Shuwan bercahaya warna ungu dan terlihat kilatan energi elemen petir di sekeliling nya. Tepat sedikit lagi pedang ke empat Fei Lin menebas Shuwan, namun segera di tangkis Shuwan.
Traaanngg
Jddaaarrr
Kraaakk
Swoossh
Pedang mereka kembali beradu, akibat serangan Shuwan petir menyambar dengan dahsyat nya. Ke tiga bayangan Fei Lin langsung lenyap bahkan Pedang Fei Lin patah akibat nya.
"Huh! " Shuwan mendengus bosan dengan Fei Lin yang tak bisa menandingi nya.
"Enyah Kau! Teknik Kombinasi-Pusaran Angin Berapi!!!"Teriak Fei Lin, Tiba-tiba angin berhembus kencang membentuk pusaran tornado dan menjebak Shuwan di dalam nya.
Lalu segera Fei Lin mengeluarkan api dari mulut dan mengarahkan nya ke pusaran angin itu. Dan kini pusaran angin itu berwarna oranye dengan api yang berkonar dan Shuwan masih diam di dalam nya.
Para penonton dan peserta dapat merasakan panas nya. Bahkan Junsi, Jinsu, Xuan dan Luan merasa khawatir dengan Shuwan. Sedangkan Shuwan hanya mengernyitkan dahi nya saat merasakan panas nya api.
"Teknik Kombinasi-Pusaran Badai Es! " Setelah nya pusaran berapi itu berputar semakin kencang.
Swoossshhh
Trraakk
Tiba-tiba hawa panas menghilang dan menurun drastis menyentuh angka nol sehingga terasa sangat dingin. Pusaran angin itu berhenti dan tiba-tiba membeku membuat para penonton serta peserta terkejut sekaligus kagum.
"Sayap Es! " Muncul sepasang sayap cantik yang terbuat dari energi elemen es di punggung Shuwan.
Krraaakkk
Tiba-tiba pusaran angin yang membeku itu retak dan hancur menampilkan sosok Shuwan yang terbang rendah dengan sayap es nya, dan jangan lupa kan juga wajah dingin nya. Kemunculan Shuwan sungguh mengejutkan para penonton dan peserta.
"KAU!!! Ba-bagaimana mungkin kau bisa lolos!? " Teriak Fei Lin frustasi, energi Fei Lin sudah habis karena mengeluarkan teknik kombinasi yang memerlukan energi tak sedikit.
Nafas Fei Lin sudah tak beraturan berbeda dengan Shuwan yang masih tenang dengan wajah dingin nya. Perlahan Shuwan mendarat dan sayap nya langsung menghilang. Tiba-tiba Shuwan menghilang dari tempat nya dan berada di belakang Fei Lin.
Bughh
"Lumayan" Puji Shuwan pelan, segera Shuwan mundur dan kembali menyerang Fei Lin tanpa memberi kesempatan untuk Fei Lin bernafas.
"Sial! Dia terlalu cepat! " Gumam Fei Lin sambil terus menangkis dan menghindari serangan Shuwan. Fei Lin benar-benar kesulitan menghadapi Shuwan bahkan ia sama sekali tak bisa berkutik.
'Ceroboh' Batin Shuwan saat melihat celah di Perut Fei Lin terbuka lebar, ia segera tak mensia-siakan kesempatan itu.
Bughh
"Uhuks" Fei Lin terbatuk dan memuntahkan seteguk darah segar karena Shuwan meninju nya dengan menggunakan energi yang tak sedikit.
Melihat Fei Lin terduduk dan terbatuk, Shuwan mundur sedikit dan mengangkat tangan nya membentuk kepalan dan segera melayangkan tinju nya ke arah Fei Lin. Fei Lin yang melihat itu segera melompat dan menghindar.
Bughh
Bbrrraaaakkkk
Tinju Shuwan berhasil di hindari Fei Lin sehingga Shuwan meninju lantai arema membuat nya retak dan setengah hancur. Melihat itu Fei Lin melotot membayangkan kalau dia yang kena tinju itu. Bahkan para penonton dan peserta pun ikut melotot melihat nya.
'Mengerikan! 'Begitu lah kira-kira pikiran semua orang yang melihat daya hancur serangan Shuwan.
Melihat tinju nya berhasil di hindari target nya, segera ia kembali mundur dan melompat seraya mengangkat kaki nya. Ia kembali melayang kan tendangan dengan energi yang lebih besar dari sebelum nya. Namun kali ini Fei Lin yang masih melotot itu tak mampu menghindar sehingga...
Brughhh
Bbrrraaaakkkkk
"Aaarrrrgghhh"Fei Lin berteriak saat tendangan Shuwan mendarat di punggung nya.
Bbbrrrraaaaakkkkkk
Fei Lin terpental keluar arema, terdapat bekas Tendangan Shuwan di lantai arena membentuk cekungan yang dalam. Bahkan tempat Fei Lin mendarat pun hancur membentuk lingkaran dan Fei Lin yang bersimbah darah di tengah nya.
Sementara Shuwan masih berdiri tegak di tengah lingkaran arena dengan ped6di tangan kiri nya. Wajah nya yang dingin di sertai energi yang menguar di sekitar nya membuat penonton dan peserta terdiam hingga mengabaikan Fei Lin yang terluka parah.
Prokk
Prokk
Prokk
Prokk
Namun sesaat kemudian mereka semua tersadar dan memberikan tepuk tangan yang meriah. Segera Fei Lin di bawa ke ruang pengobatan, Kaisar bumi dan keluarga nya pun segera menghampiri.
'Cih! Merepotkan' Batin Shuwan berdecih malas melihat respon mereka semua namun memilih untuk tidak peduli.
Shuwan pun keluar sebagai pemenang dan berhasil membuka mata semua orang tentang nya. Kini tak ada lagi yang berani menganggap Shuwan sampah, banyak pula para pangeran dan tuan muda tertarik dengan Shuwan.
Namun Shuwan tetap acuh dan melangkah ke arah kakak-kakak nya. Saat Shuwan sampai di sana Mereka ada yang memuji dan ada pula yang justru khawatir.
"Tenang saja" Ucap Shuwan dengan nada malas, tentu ia malas mendengar kan ocehan kakak nya itu.
Kini pertandingan di lanjut dengan pertandingan antara Junsi dan Luan. Menurut para orang biasa mungkin akan beranggapan bahwa tahapan mereka sama.
Namun kini Shuwan tau bahwa ternyata Junsi memiliki tahapan yang hampir sama dengan nya. Ia berpikir mungkin akan menarik saat ia dan Junsi adu tanding.
...----------...
Jangan lupa dukung author melalui...
Like
Vote
Rate
Favorit
Ada yang ingin berteman lebih jauh dengan author? Yuk hubungi author....
Author orangnya care kok, ga mudah tersinggung, bisa cepat akrab dan b
blak-blakan.
IG: @lrnrrhmnia1412 (Follow yak, Author follback kok)
WA: +6289670108559 (Untuk para wibu pecinta anime, author punya group yang selalu share file video anime baik movie ataupun the movie, Seperti Naruto, One Pick Man, Black Clover, Battle Trough Heaven dll. Silahkan hubungi admin yang juga author sendiri untuk yang tertarik. Kalau mau berteman dengan author juga ga masalah sih~hihihi)
FB: Nurrahmania Art(Terima pesanan gambar sketsa wajah buatan author sendiri. Bagi yang berminat silakan hubungi. :')