
Ia sengaja tak membuka suara karena mata nya sempat bertubrukan dengan lirikan Chen. Akan aneh jika Chen melihat nya bicara sendiri, padahal asli nya Dia bicara dengan guru nya.
......................
Sreettt
Dengan cepat melompat ke sisi kanan untuk menghindar saat De An mengayunkan lengan besar nya seperti mencakar.
Melompat dengan gesit ke sana dan ke sini untuk menghindari serangan De An. Namun kecepatan serigala besar itu ternyata tak bisa di anggap remeh.
"Penjara Air!! " Ujar Chen seraya membentuk segel tangan mencipta kan pusaran air yang mendekati De An.
Pusaran air itu mulai membentuk sesuatu dengan perlahan dan mengurus De An dalam bentuk serigala di dalam nya.
"Cakaran Es! " De An mengarahkan cakar nya lalu di ayun mencoba menghancurkan jeruji air di hadapan nya.
Sreettt
Namun tak berhasil! Ia mencoba lagi dan lagi tetapi hasil nya sama, gigi nya bergemeletuk menahan amarah yang menggebu.
"Sial" Maki nya menatap tajam Chen yang nampak menahan segel tangan nya.
'Jika ingin mematahkan sebuah teknik, kacau kan pengguna nya! 'Batin De An menyeringai.
"Bayangan Petir!! " Ujar nya membuat bayangan petir di luar jeruji air.
Chen terkesiap saat bayangan De An melesat ke arah nya dengan kecepatan yang tak bisa di lihat mata manusia biasa.
Tanpa melepas segel tangan nya, Chen melompat dengan cepat mencoba menghindar dari bayangan De An.
Bayangan De An melompat seraya mengayunkan kaki nya seperti palu besar yang siap menghantam. Chen tak dapat menghindar sehingga akan terkena hantaman itu, namun....
Sreettt
Brruuukkkhhh
Kaki Bayangan De An menghantam tanah dengan sangat dahsyat. Namun hanya tanah! Karena sesuatu tampak muncul dan membawa Chen pergi dengan teknik teleportasi.
Shuwan yang melihat itu tampak terkesiap, kecepatan sosok yang membawa Chen melebihi diri nya sendiri.
'Bagaimana mungkin? 'Batin Shuwan menatap sekeliling mencari keberadaan Sosok itu dan Chen.
Lalu mata Shuwan menangkap dua orang yang berada di atas atap, Chen yang masih mempertahankan Teknik nya dan sosok pemuda berambut putih yang merangkul bahu Chen.
"Siapa kau? " Tanya Chen merasa waspada.
"Tidak penting, fokus saja pada musuh mu! " Ucap sosok itu dengan nada datar.
Sosok itu melepaskan rangkulan dan melesat sangat cepat ke arah bayangan Petir De An. Sementara De An asli tampak tercengang dengan kecepatan sosok itu.
"Teknik Pedang-Membelah Langit! " Ucap sosok itu mengangkat dan mengayunkan pedang nya ke arah bayangan De An.
Sreettt
Shuwan, Chen, Dan De An terkagum-kagum melihat sosok itu yang dengan sekali tebas langsung membelah bayangan De An menjadi dua.
Namun De An segera tersadar dan menggeram marah, dan mengambil kesempatan saat Chen masih terpaku.
"Tebasan Petir Ungu! "
Jreeettt
Jeruji air yang di cipta kan Chen langsung hancur membuat sang Pencipta terkejut sedikit. Segel tangan nya langsung terlepas.
"..... "
Sreettt
Tanpa kata, De An berada di hadapan Chen seraya mengayunkan lengan nya yang memiliki cakar sangat tajam.
Dengan secepat cahaya, Chen menghindar lalu kembali membuat segel tangan. Mengalir kan Qi ke tangan nya membentuk satu teknik.
"Semburan Air! "
Swooossshh
Chen menyembur kan air melalui Mulut nya, dan di arahkan ke De An. Tak sempat menghindar, De An hanya bisa menahan serangan Chen.
Lalu tiba-tiba Chen muncul di belakang De An seraya mengayunkan pedang nya dengan cepat dan...
Slaashh
Pedang Chen menebas punggung De An sehingga dia terkena semburan Air milik Chen secara langsung dan tak sempat menghindar.
Air itu mulai menghilang namun muncul Chen yang mengarah kan tangan nya ke arah De An.
"Tapak Raja Angin! " Ucap Chen lalu dari tangan nya muncul angin yang dengan dahsyat menghempaskan De An hingga punggung nya yang terluka itu menghantam benda-benda yang mengudara.
Brukkhh
De An mendarat dengan posisi yang tidak elite, sosok yang menolong Chen tadi hanya memperhatikan pertarungan mereka.
Wujud De An kembali menjadi manusia dan tangan De An terulur hendak meraih senjata nya yang berada tak jauh dari tempat nya.
"Ukh! " Dia mengerang namun tiba-tiba Chen berada di sisi nya seraya menginjak tangan nya.
"Ingin ini? Bermimpi lah! " Ucap Chen seraya membungkuk dan meraih senjata De An dan melempar nya jauh.
Tranggg
De An mengeraskan rahang nya menahan gejolak amarah. Ia merapalkan mantra mencoba meminta bantuan.
Sreettt
Tiba-tiba ia menghilang begitu saja meninggalkan Chen yang terlihat bingung. Lalu melirik ke tempat Shuwan berada yang ternyata sudah pergi juga.
Lalu Chen melihat sosok yang menyelamatkan nya juga sudah hilang. Bingung semakin menjalar, namun ia harus segera melaporkan hal ini pada kaisar.
***
Sedangkan Shuwan saat ini tak tahu berada di mana dan hanya menatap dingin sosok di hadapan nya. Sosok sama dengan yang menyelamatkan Chen tadi.
"Apa yang kau ingin kan? " Tanya Shuwan dengan nada dingin seperti biasa.
"Tidak ada... "Ucap sosok itu datar, Shuwan mendelik saat mendengar nya.
Dan Shuwan baru menyadari kalau saat ini ia berada di taman Kekaisaran dalam posisi bersender di pohon karena jarak wajah terlalu dekat dengan wajah sosok itu.
" Siapa kau? "Tanya Shuwan lagi seraya memundurkan wajah nya yang terlalu dekat dengan wajah sosok itu.
" Kau bisa memanggil ku, Tianzi! "Ucap sosok itu tersenyum tipis di wajah rupawan nya.
Manik mata hitam legam itu begitu menghanyutkan namun tidak untuk Shuwan yang merasa waspada. Shuwan melepaskan aura nya yang sejak tadi ia tahan.
'Seperti nya hanya seperti ini kau berkembang' Batin Tianzi seraya mengangkat tangan.
Ctaakk
Tianzi menjentikkan jari nya di dahi Shuwan lalu menghilang dalam kekosongan. Sementara Shuwan merasakan energi aneh memasuki tubuh nya.
'Apa yang dia lakukan pada ku? 'Batin Shuwan memejamkan mata seraya merasakan energi keunguan yang mengalir di dantian nya.
Swooossshh
" Energi gelap yang sangat pekat, hampir menyerupai Kaisar Iblis namun tidak mencapai seperempat energi Leluhur Iblis "Ucap Jiancheng yang secara tiba-tiba muncul di sisi Shuwan.
" Jika kau dapat mengendalikan nya, kau akan sangat kuat "Lanjut nya membuat Shuwan membuka mata nya yang terpejam.
" Benar kah? "Tanya Shuwan yang di balas anggukan oleh Jiancheng.
" Energi gelap milik Leluhur Iblis dapat di gunakan untuk membunuh dari jauh, mengangkat beberapa jenis racun, menghidupkan orang mati, menggerakkan mayat dan-"
"Menghidupkan orang mati? " Tanya Shuwan memotong ucapan sang guru.
"Ya, Konon kata nya Leluhur Iblis dapat menarik jiwa dari Alam Baka. Namun guru mu ini tak tahu pasti"
Shuwan terdiam mendengar penuturan sang guru. Benar kah dapat menghidupkan orang mati? Apa kah itu hanya legenda saja?
'Tidak semata-mata ada legenda jika di masa lalu tak pernah terjadi! 'Batin Shuwan mencoba menetralkan segala perasaan yang tercampur aduk.
...-------------...
Hai... !
Jujur author sedikit bingung pada Chapter ini, author mau membuat seolah-olah Chen itu kuat tapi nanti ga asik saat kemunculan Tianzi.
Jadi author membuat seakan-akan Chen belum mampu mengendalikan seluruh kekuatan nya. Jadi Chen itu memiliki Elemen Cahaya yang murni serta elemen kegelapan secara bersamaan.
Bagaimana menurut kalian?
Author membuat De An di jemput oleh salah satu jendral serigala untuk di bawa kembali ke istana serigala.
Pada awal nya Author mau membuat Kekaisaran Zhao itu di pimpin Ras serigala, tapi kurang cocok maka dari itu author mengubah nya menjadi Vampire.
Jangan lupa LIKE!!!