Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 232: Kembar Yang Serasi



Seorang remaja laki-laki muncul di hadapan Shuwan dengan posisi satu lutut tertekuk dan menghadap ke arah Xiu Min.


"Apa aku terlambat... Shuwan? " Tanya sosok laki-laki itu seraya bangkit dan melempar senyum tipis ke arah Shuwan.


"Kau terlalu lambat.... Luan! "


......................


Luan hanya mampu tersenyum tipis dengan tidak berdaya mendengar ucapan Shuwan. Dia merasa kalau gerakan nya sudah sangat cepat.


"Berapa lama kita tidak bertemu? " Tanya Luan seraya berjalan menghampiri Shuwan.


"Hmmm Entah lah" Sesuai dugaan Luan sebelum nya, Shuwan hanya mengangkat bahu dengan wajah acuh.


"Kamu selalu begitu" Ucap Luan seraya menghela nafas lemah.


"Fokus para musuh mu! " Ucap Shuwan tanpa menatap Luan kemudian dia melesat ke arah Xiu Min dengan tangan kiri yang memegang pedang nya dengan erat.


Roaaarrr


Naga hitam itu mengaum ke langit dan menghalangi Shuwan. Sementara Xiu Min berdiri dengan kedua tangan terlipat di depan dada, menatap Shuwan dengan tenang.


Crashh


Shuwan mencoba mengoyak kulit Naga itu yang ternyata begitu keras. Sulit di percaya, mengingat Naga yang dulu dia hadapi tidak sekeras ini.


"Teknik Air-Tembakan Air Beruntun! " Ucap Luan seraya menembakkan air dari jari nya.


Wooshh


Wooshh


Air yang Luan tembakkan itu melesat dan menabrak kulit Naga yang sangat keras. Sehingga serangan kecil itu tidak mampu menorehkan luka sedikit pun.


Sreett


Shuwan tiba-tiba saja muncul di hadapan Xiu Min seraya mengayunkan pedang nya. Ternyata serangan tadi hanya untuk mengalihkan perhatian Xiu Min saja.


Namun Xiu Min cukup berpengalaman untuk menyadari trik Shuwan. Sehingga dengan mudah menangkis nya.


Trangg


Shuwan mengangkat kaki nya hendak menendang Xiu Min, namun Raja Iblis itu kembali membaca pergerakan Shuwan sehingga dengan segera menghindar.


Mereka beradu serangan hingga melompat ke bawah meninggalkan Naga yang masih setia terbang rendah dengan Luan yang tidak berhenti mengacau fokus sang Naga.


Kedua nya saling melempar serangan dan memberikan banyak luka terhadap lawan masing-masing. Namun Shuwan terlihat lebih unggul satu langkah.


"Teknik Petir-Kecepatan Kilat! " Shuwan menghilang dan muncul di sisi lain, kemudian menghilang lagi lalu kembali muncul. Terus seperti itu dengan pola acak sehingga Xiu Min mengerutkan dahi nya bingung.


Jlebb


Tanpa di duga Shuwan menusuk tengah dada Xiu Min dengan pedang nya dari depan, membuat Xiu Min terkejut karena begitu tiba-tiba.


"Uhuk" Xiu Min memuntahkan seteguk darah segar sebelum akhir nya menyeringai.


Crasshh


Crasshh


Shuwan terdiam membeku ketika dua bilah pedang menusuk perut nya dari kanan dan kiri secara bersamaan.


Kedua pedang itu menembus hingga belakang tubuh Shuwan, membentuk tanda Silang. Shuwan jatuh berlutut dan memuntahkan seteguk darah.


"Kau tidak akan mati hanya karena hal itu kan? " Tanya Xiu Min yang entah sejak kapan telah berada tepat di hadapan Shuwan saat ini.


Sementara Luan kembali menyerang Naga hitam Xiu Min tanpa henti. Meski serangan nya tidak begitu memberikan dampak besar, namun itu cukup untuk membuat Naga fokus hanya terhadap nya.


"Teknik Api-Serangan Bola-bola api! " Ujar Luan dengan dua bola api di kedua tangan nya.


Kemudian dia melompat dan mulai melemparkan bola-bola itu yang terus muncul di tangan nya.


Rooaarr


Naga itu kembali mengaum dan membuka mulut, bersiap menyemburkan Api. Yang Luan tahu, api itu tidak biasa.


Tapi kemudian Luan mengalihkan pandangan nya dan melihat Shuwan yang terluka. Manik mata Luan berkilat marah. Tapi tidak bisa mengabaikan Naga yang akan menghanguskan nya ini.


Swoooosshh


Swoooosshh


Swoooosshh


Naga itu menyemburkan Tiga bola api raksasa sekaligus ke tiga arah yang berbeda. Yang satu menuju arah Luan, satu nya lagi ke arah Shuwan. Dan yang terakhir ke arah para Prajurit Kekaisaran.


Luan di ambang kebimbangan, tapi kemudian dia memenangkan diri dengan menarik nafas kemudian membuang nya perlahan.


Wooosshhh


Nnngggggg


"Teknik Legenda-Kombinasi Air dan Petir! " Ujar Luan dengan mata yang terbuka perlahan.


Lalu tiba-tiba muncul Air tipis yang membentuk seperti dinding di udara yang menyelimuti hampir seluruh daerah di dekat Menara Penghubung Tiga Dunia.


Lalu air itu tiba-tiba memiliki kilatan-kilatan cahaya yang tentu nya berasal dari elemen Petir yang Luan gunakan untuk memperkuat unsur.


Kemudian dengan cepat Luan berlari ke arah Shuwan yang sedang berdiri dan mencabut dua pedang itu dengan santai.


"Sudah ku duga kau tidak akan mati dengan mudah" Ucap Xiu Min yang membuat Shuwan mendengus.


Luka di perut Shuwan menutup seolah tidak pernah ada. Itu termasuk sebuah kemampuan regenerasi yang luar biasa.


"Kakak kembar mu itu seperti nya sangat khawatir" Ucap Xiu Min seraya melirik ke arah Luan yang kini berada di sisi Shuwan dengan raut wajah cemas.


"Hmm" Balas Shuwan tanpa minat.


"Kau baik-baik saja? " Tanya Luan khawatir dia memeriksa luka Shuwan yang sudah menutup sempurna.


"Tiga.... Dua.... Sa.. " Alih-alih menjawab, Shuwan justru menghitung mundur dari angks tiga.


"Tu! "


Duaaaaaarrrr


Duaaaaaarrrr


Duaaaaaarrrr


Tepat saat Shuwan menyelesaikan hitungan nya, Terjadi tiga ledakan berturut-turut membuat Luan mengingat kalau tadi dia sempat melupakan Naga milik Xiu Min.


"Di mana An Ri? " Tanya Shuwan masih dengan mata yang menatap lurus ke depan.


"An Ri pergi menuju jalur Prajurit Kekaisaran Alam Baka yang di pimpin oleh Pangeran Li Shen. Dan aku juga memerintah kan Yu Si bawahan ku untuk menyusul Kak Xuan" Jelas Luan membuat Shuwan menganggukkan kepala nya.


Sringg


Luan menarik pedang dari sarung nya, kemudian merentang kan tangan kanan lurus ke samping.


"Jangan menanggung beban sendirian! Kita hadapi bersama!! " Ucap Luan tanpa menatap Shuwan, tatapan nya dingin menghunus ke arah Xiu Min.


Perkataan Luan itu berhasil membuat Shuwan menoleh ke arah nya. Shuwan tersenyum singkat, dia menyadari perasaan kakak kembar nya itu.


Mengikuti pose Luan, Shuwan merentangkan tangan kiri nya ke samping sehingga pedang yang berada di tangan kiri nya itu lurus ke samping kiri.


Manik mata kedua nya yang berwarna Kuning keemasan terlihat berkilat tajam. Bersamaan dengan terlukis nya seringai lebar di bibir kedua nya. Pasangan kembar yang serasi!


...----------------...


Yo! Yo! Yo!


Ketemu lagi sama author!!


Ada yang kangen!? Yaudah kalo gak ada ya gak apa-apa😔


Wkwk bercanda 😄


Gimana nih sama episode yang satu ini?


Ada yang pengen komen? Komen ya....


...Attention Please!!...


Author ingin memberi tahu kalian kalau baru-baru ini Author sedang membuat cerita di aplikasi lain yaitu W*ttpad.


Jadi author sudah menetapkan sesuatu! Di aplikasi Novel Toon ini hanya akan ada Cerita Fantasi atau Romansa Istana.


Di Novel Toon hanya ada cerita yang berkaitan dengan Fantasi berlatar belakang Masa Dinasti atau zaman kerajaan.


Untuk cerita "The Female Cold KETOS" itu akan terus di lanjut karena sudah terlanjur kontrak.


Dan di aplikasi W*ttpad sendiri, author sudah merilis sebuah cerita berjudul "The Deepest"


The Deepest artinya adalah Yang Terdalam, cerita ini mengisahkan tentang perjuangan Revan untuk merebut hati Diana, Istri nya.


Pernikahan yang dilandasi perjodohan dan kerjasama membuat Diana semakin tidak menyukai Revan karena Diana telah memiliki kekasih.


Tetapi Revan tidak peduli! Bagi Revan, di dunia ini tak ada yang mustahil! Namun cinta butuh pengorbanan.


Sahabat nya mengajar Revan kalau Cinta itu tak harus memiliki. Sahabat perempuan nya itu mengajarkan Revan kalau Cinta yang suci adalah Cinta yang cukup hanya dengan melihat senyuman nya.


Hingga perlahan masalah yang melanda pun mulai mencapai klimaks nya. Revan telah menyadari betapa kokohnya hubungan Diana dengan Digo, kekasih Diana sejak masa SMA.


Dengan hati yang lapang, Revan akhirnya memutuskan untuk melepaskan Diana menuju kebahagiaan. Dia memutuskan untuk berubah haluan, dia mencintai sahabat nya yang selalu membantu dia saat kesulitan.


Namun kenyataan pahit kembali di rasakan oleh Revan. Kenyataan yang bahkan jauh lebih menyakitkan ketika dia melepas seorang Diana.


Sahabat nya.... Lagi-lagi mengorbankan sesuatu untuk menyelamatkan nya. Revan yang saat itu menderita Kanker Hati, mendapatkan donor hati dari sahabat nya.


Dan sahabat perempuan Revan itu tidak dapat di selamat kan karena sebelum ini telah mengalami kecelakaan.


Luka di hati Revan akhirnya tidak dapat di sembuhkan ketika mengetahui perasaan sahabat nya terhadap dia.


Sahabat yang selalu membantunya itu ternyata menyimpan perasaan kepada Revan. Dan Revan menyesal telah menjadi egois dan berkali-kali melukai sahabat nya.


Bisakah.... Bisakah Revan berharap kalau semua itu hanya mimpi?


***


Update nya belum menentu! Tapi Author masih terus menulis hingga beberapa chapter, Bagi kalian yang memiliki aplikasi W*ttpad silahkan mampir ya...


Dijamin tidak mengecewakan karena cerita itu dapat dibaca oleh berbagai kalangan. Meski memiliki unsur pernikahan, cerita itu tidak memiliki satu pun adegan dewasa.


Cerita The Deepest itu lebih fokus pada masalah dan klimaks dibandingkan dengan cerita lainnya yang kadang terlalu sering di putar.


Silahkan mampir!!


Dan Nantikan kelanjutan cerita nya ya😄😄😄