Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 250: Perasaan Yang Hancur



"Kau sudah cukup banyak beristirahat Shuwan! Sudah saat nya kembali ke dunia nyata dan menyelesaikan semua ini! "


Secara alami Shuwan berbalik ke arah samping dengan ekspresi rumit. Hingga wajah nya sedikit menegang karena terkejut.


"Kau masih hidup!? " Tanya Shuwan secara spontan.


......................


Pedang Zhang Xueying di tangkis menggunakan rantai yang sama dengan rantai ungu kehitaman yang juga menahan Huo Shuai tadi.


Syuuuttt


Muncul rantai yang lain dan kali ini rantai tersebut mengincar Huo Shuai dengan ganas nya.  Dan Huo Shuai terlihat menggerakkan pedang nya dengan gerakan menusuk.


Krakkhhh


Rantai ungu itu menarik pedang Zhang Yueying lalu melilit dan mengikat seluruh tubuh Zhang Yueying.


Srakhhh


Tapi kemudian rantai ungu itu tiba-tiba putus ketika sebilah pedang terayun memotong nya. Ini adalah pedang milik Huo Shuai.


"Awal nya aku masih ingin melakukan pemanasan, tapi kau lebih dulu bertarung serius. Jadi tak ada pilihan lain selain mengikuti alur bukan? " Tanya Huo Shuai membuat Wei Tianzi menatap nya tajam.


Jujur saja, Wei Tianzi sama sekali belum pernah bertukar pukulan dengan seorang Huo Shuai. Namun mereka pernah bertemu beberapa kali dan sempat berkenalan.


Tapi itu juga seperti nya sudah berlalu sejak ribuan tahun lalu. Sehingga dia hanya melihat samar kekuatan Huo Shuai.


"Di saat seperti ini.... Tidak ada dan tidak perlu lagi pemanasan atau candaan!! " Ucap Wei Tianzi dengan dingin mengulurkan tangan kanan ke depan.


Seketika dari belakang tubuh Wei Tianzi muncul begitu banyak rantai-rantai yang semakin mengincar Zhang Yueying dan Huo Shuai.


Trangg


Trangg


Tanpa di duga, Huo Shuai memotong dan menghancurkan semua rantai mengincar nya. Ini benar-benar di luar dugaan Wei Tianzi.


Swoooosshh


Sementara Zhang Xueying dengan mudah menghempaskan rantai-rantai Wei Tianzi, meski beberapa kali harus melompat untuk menghindar.


Kedua nya secara bersamaan maju ke arah Wei Tianzi dengan sama-sama memegang pedang.


Melihat hal itu, Wei Tianzi mengangkat tangan nya dan menarik kembali Rantai-rantai yang sempat mengincar Huo Shuai dan Zhang Xueying tadi.


Wei Tianzi menoleh ke samping saat tiba-tiba merasakan panas, terlihat sebuah bola cahaya yang semakin membesar dengan Huo Shuai yang mengulurkan tangan nya.


Sreettt


Wei Tianzi melompat untuk menjauhi Huo Shuai, namun tiba-tiba kaki besar nya di cengkram dan dia merasakan tubuh nya melayang.


Brukkhh


Hening sejenak setelah dia merasa tubuh nya menghantam tanah dengan begitu kuat.


Wei Tianzi menghilang dari sana dan muncul di tempat lain dengan mengepakkan sayap hitam berduri nya.


Di belakang tubuh nya muncul rantai-rantai hitam yang seolah tumbuh dari tulang ekor nya. Menyerupai ekor Iblis murni.


Swoooosshh


Huo Shuai tiba-tiba muncul dengan ayunan pedang yang begitu cepat. Namun Wei Tianzi berhasil menghindar dengan mudah.


Slassh


Slassh


Wei Tianzi memiringkan kepala nya beberapa kali untuk menghindari angin yang membentuk garis tipis dan hampir saja memenggal kepala nya.


Itu serangan manipulasi milik Zhang Xueying. Dan Wei Tianzi cukup terkesan dengan pengendalian yang sempurna itu.


Buuaghhh


Wei Tianzi mengayunkan kaki nya ke atas dan menendang dada Huo Shuai sehingga leluhur tampan itu terhempas jauh.


Beruntung Huo Shuai segera menyeimbangkan diri nya agar tidak menghantam tanah yang keras karena berlapis Es.


Swooshh


Wei Tianzi kembali menghilang membuat Huo Shuai dan Zhang Xueying meningkatkan kewaspadaan dan melirik sekitar.


Huo Shuai seketika tersentak mendengar itu, terutama saat Wei Tianzi tiba-tiba muncul di hadapan nya dan mengarahkan tangan.


Trakkhh


Dengan segera Huo Shuai mengayunkan pedang nya ke atas dan hendak memotong tangan Wei Tianzi yang terarah pada nya.


Srakkkhhh....!!!!


Namun Wei Tianzi menghilang bersamaan dengan terdengar suara yang berhasil membuat Huo Shuai menoleh dan terbelalak.


"Pengalih perhatian" Gumam Huo Shuai saat melihat rantai Wei Tianzi yang menusuk dan menembus tubuh Zhang Xueying.


Wei Tianzi tadi mengarahkan tangan kanan nya menyentuh bagian depan tubuh Zhang Xueying.


Kemudian sebuah rantai muncul dan menusuk tubuh Zhang Xueying, sebelum akhir nya rantai itu menggandakan diri.


Sehingga menciptakan lubang yang cukup besar di tubuh Zhang Xueying. Dan ini membuat Zhang Xueying terbatuk dan memuntahkan seteguk darah segar.


"Uhuk...! "


Huo Shuai hanya menyaksikan itu dengan wajah datar nya. Tidak ada yang berubah selain terkejut dan sedikit ekspresi kasihan.


"Ternyata meski sudah bereinkarnasi, kau tetap lemah! " Ucap Wei Tianzi dengan tampang mencemooh.


"Ka-au sa-lah... Hah.. Hah.. " Zhang Xueying berucap dengan nafas tersenggal.


"Ak-ku me-mang le-ma...h! Ta-pi ak-ku akan me-nye...ret-mu untuk ma-ti bersa...ma ku!!! " Ujar Zhang Xueying seraya menyeringai lebar.


Swoooosshh....!!!


Tiba-tiba angin berhembus dengan sangat kencang nya. Berhembus dan membentuk pusaran yang kian memadat.


Perlahan tapi pasti Wei Tianzi dan Zhang Xueying terkurung di tengah pusaran itu. Alis Wei Tianzi terangkat sebelah.


"B*doh! " Maki Wei Tianzi menatap Zhang Xueying dengan tatapan merendahkan.


"Apa perasaan mu pada ku sudah benar-benar lenyap A-Zi? " Tanya Zhang Xueying dengan nada lirih.


Wajah datar Wei Tianzi tidak memiliki perubahan sedikit pun. Hal ini membuat Zhang Xueying terkekeh miris.


"Apa kau benar-benar sudah melupakan kenangan kita A-Zi? Kau benar-benar tega mengingkari janji mu? " Tanya Zhang Xueying lagi seraya menatap manik mata Wei Tianzi dengan dalam.


"Sejak aku memilih untuk melepaskan mu.... Sejak saat itu lah aku menghancurkan semua perasaan yang ku miliki" Ucap Wei Tianzi seraya mengalihkan pandangan nya ke samping.


"Kalau begitu baiklah...... " Ucap Zhang Xueying tersenyum manis dan menundukkan kepala nya.


Kemudian Zhang Xueying dengan susah payah mengangkat tangan kanan nya dengan pedang yang entah kemana.


Dia menyentuh wajah Wei Tianzi yang kasar dengan mode Iblis nya, dia membelai wajah Wei Tianzi.


"Lebih baik kita hancur sama-sama" Ucap Zhang Xueying kemudian memajukan wajah nya dan meletakkan bibir nya di atas bibir Wei Tianzi.


Wei Tianzi sedikit terkejut dengan mata terbelalak, dia diam mematung dan menatap Zhang Xueying dalam diam.


Hingga tanpa sadar kalau sebenarnya pusaran angin itu sudah menjadi bola padat dan kedua nya mungkin tidak bisa keluar lagi.


...----------------...


Hallo apa kabar?


Rasa nya udah lama banget sejak terakhir kali Author update.


Disini Author mau minta saran....


Boleh gak pertarungan Tiga Legenda nya di percepat aja?


Soalnya belakangan ini author sibuk bangeett sampai gak sempat luangin waktu untuk buka NT.


Jadi biar author nya bisa lebih santai, sekaligus biar rasa penasaran readers terobati juga.


Gimana?


Atau mau di lanjut aja pertarungan nya yang panjang?


Komen ya.... author butuh masukan.


See You!