Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 256: Merasakannya



"Kemampuan teleportasi ku terbatas. Ku rasa aku membutuhkan bantuan mu De Lu! " Ucap Li Chen membuat sebelah alis De Lu terangkat.


"Apa yang bisa ku lakukan untuk membantu mu? " Tanya De Lu pada akhir nya.


"Lakukan itu! "


......................


"Kapan dia akan datang? " Tanya Wei Tianzi lagi merujuk pada seseorang yang akan segera tiba. Mungkin!


"Tunggu saja" Jawab Shuwan seraya memejamkan mata nya.


'Dengan perjanjian itu, aku dan dia sudah terikat. Dan aku dapat merasakan hawa nya dengan jelas dari sini' Lirih Shuwan dalam hati.


"Aku sudah tidak ingin berbasa-basi lagi Wei Tianzi! Jadi mari kita akhiri saja! " Ucap Shuwan seraya menarik pedang dari sarung nya.


Pedang panjang yang bengkok dengan warna biru ber gradasi biru tua yang lebih mirip hitam. Pedang yang di berikan Jiancheng pada nya saat perpisahan dulu.


Syuuuttt....!


Seseorang muncul di samping Shuwan dengan kilatan warna hitam bercampur kabut putih tipis. Seseorang itu memegang pedang nya yang berwarna putih.


Sringg


"Kau akan kalah! " Ucap Shuwan menghunus kan pedang nya ke arah Wei Tianzi.


Swooshh


"Bersiap lah menghadapi kekalahan mu! " Ucap seseorang di samping Shuwan yang tidak lain adalah Li Chen yang mengibaskan jubah putih yang entah sejak kapan sudah dia pakai. Namun ada sedikit yang berbeda dari Li Chen.


Wei Tianzi yang melihat itu dari atas tidak bisa untuk tidak tertawa. Dia terkekeh dengan suara rendah yang cukup mengiris keberanian setiap orang, tentu saja Shuwan dan Li Chen adalah salah satu pengecualian.


"Mata ungu itu! " Ucap Wei Tianzi seraya menunjuk mata Shuwan.


"Aku memiliki nya! " Lanjut Wei Tianzi seraya menunjuk mata nya sendiri yang berwarna ungu itu.


"Dan tanda itu" Ucap Wei Tianzi lagi kali ini seraya menunjuk sebuah tanda kecil yang berada tepat di antara kedua alis Li Chen. Sebuah titik hitam yang mungkin tidak akan terlihat jika tidak teliti melihat nya.


"Aku juga memiliki nya! " Lanjut Wei Tianzi lagi menunjuk dahi nya, dan satu itu lah baik Shuwan mau pun Li Chen menyadari kalau ternyata Wei Tianzi juga terhubung dengan alam.


Tanda titik hitam itu adalah pusat berkumpul nya Qi alam ke dalam tubuh kultivator yang telah membuat perjanjian. Tidak menyangka kalau Wei Tianzi memiliki nya.


Padahal kan Wei Tianzi itu hanya sekedar perwujudan dari Iblis yang sebenar nya. Kenapa harus se-istimewa ini?


"Cih" Shuwan berdecih mendengar ucapan Wei Tianzi tadi.


"Mari bukti kan!! " Ucap Wei Tianzi seraya menghunuskan pedang besar nya ke arah Shuwan dan Li Chen.


"Aku atau kalian yang lebih kuat!! " Lanjut Wei Tianzi kemudian....


Zzrrrtttt


Muncul rantai-rantai berwarna hitam yang entah muncul dari mana dan kini menuju ke arah Shuwan dan Li Chen dengan begitu cepat.


Swooshh


Syuutt


Namun Li Chen tiba-tiba melempar pedang milik nya ke atas dan membiarkan rantai-rantai itu melilit pedang nya.


Sementara Shuwan dengan cepat berpindah tempat dari sana, dan membiarkan rantai-rantai Wei Tianzi mengejar nya.


Syuutt


Syuutt


Rantai-rantai itu terus mengejar Shuwan yang berpindah-pindah tempat dengan cepat nya. Begitu cepat hingga yang terlihat hanya lah bayangan hitam.


Sreett


Kraakkh


Baik Wei Tianzi mau pun Li Chen sama-sama tidak menyangka kalau hal seperti ini akan terjadi. Rantai-rantai yang mengejar Shuwan tadi nampak saling membelit, dengan Shuwan yang berdiri di atas nya.


Swooshh


Memanfaatkan kesempatan saat Wei Tianzi memperhatikan Shuwan, Li Chen melaju cepat ke arah Wei Tianzi dan mengayunkan pedang nya.


Tranggg


Dua bilah pedang yang saling bergesekan itu menimbulkan percikan api. Dan Wei Tianzi memanfaatkan itu.


Ctakk


Ssssttt


Dengan menyulut percikan Api itu dan mengalirkan sebagai Qi nya. Untuk membuat suatu serangan dengan hantaran panas.


Dduuaarr


Api yang tersulut menimbulkan luapan energi yang kemudian menciptakan ledakan, memaksa Li Chen untuk kembali melompat dan menjauh.


Sreeettt


Li Chen mendarat di tanah berlapis Es dengan menancapkan pedang nya di sana untuk menghentikan tubuh nya yang terus terseret.


Swooshh


"Di sana! " Gumam Shuwan lalu berpindah tempat dengan kemampuan Teleportasi nya.


Shuwan muncul di hadapan Wei Tianzi dan mengayunkan pedang nya dengan gerakan santai. Namun saat Wei Tianzi bergerak hendak menangkis, dia kembali menghilang.


Syuutt


Jlebb


Shuwan kembali muncul di belakang Wei Tianzi dan menusukkan pedang nya ke perut Wei Tianzi dari belakang hingga menembus ke depan.


Wei Tianzi dengan cepat berbalik dan hendak mengayunkan pedang nya sebelum Shuwan kembali berpindah tempat dan muncul di sisi Li Chen lagi dengan pedang di tangan nya.


Nampak luka tusukan di perut Wei Tianzi itu kembali sembuh dengan sendiri nya, luka itu kembali meregenerasi kan sel yang rusak.


Shuwan dan Li Chen saling lirik lalu memasang formasi dengan saling menjauhi. Kedua nya tampak menumpukan Qi di titik dan Tianzi mereka.


"Lakukan" Ucap Li Chen kemudian...


Swooshh


Shuwan melemparkan pedang nya hingga pedang itu berputar cepat ke arah Wei Tianzi, kemudian dengan cepat menancap di pundak kiri Wei Tianzi.


Hal ini membuat Wei Tianzi menoleh dan sedikit kagum dengan kecepatan pedang Shuwan. Kemudian dia mencabut pedang Shuwan yang menancap di pundak nya.


Syuutt


Tiba-tiba Li Chen muncul di belakang nya tanpa Wei Tianzi sadari, dia menekan telapak tangan kiri nya di punggung Wei Tianzi.


Swooshh


Lalu Shuwan juga muncul di hadapan Wei Tianzi seraya mengarahkan telapak tangan kanan nya ke depan dengan tangan kiri memegang pergelangan tangan kanan nya.


"Segel-"


Swoooossshhhh


Mantra segel yang akan Shuwan dan Li Chen baca itu tersegel saat tiba-tiba Wei Tianzi menghilang membuat Shuwan dan Li Chen saling limbung ke depan karena kehilangan tumpuan tadi.


Namun dengan segera kedua nya menyeimbangkan diri dan mendarat di batu tempat Wei Tianzi berpijak tadi.


"Kalian pikir mengalahkan ku akan semudah itu? Mimpi saja! " Ucap Wei Tianzi muncul di hadapan mereka dengan melayang.


Syuuuuttt


Ddduuaaarrr


Swoooossshhhh


...----------------...


Terimakasih untuk reader yang masih setia menunggu kelanjutan cerita penulis ini.


Terakhir kali update itu kalau gak salah tanggal 16, udah lebih dari satu minggu ini author gak update.


Maaf beribu maaf author ucapkan, mungkin kalian sudah bosan membaca kata maaf yang author ketik ini. Tapi sekali lagi maaf author selalu telat update.


Untuk chapter kali ini author sudah percepat, tunggu 5-9 chapter lagi untuk tamat.


Nantikan kelanjutan cerita nya ya😄