Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 196: Cara Yang Sama



"Kalau begitu, kita lanjut kan perjalanan dengan berlari" Ujar De Lu lantang kepada para pangeran lain, sementara Chen hanya menatap tanpa gelombang saja.


Kemudian mereka pun mulai melanjutkan perjalanan menuju Menara Penghubung Tiga Dunia dengan segerombolan burung yang terbang di atas mereka.


......................


Bola-bola Es tiba-tiba saja terlempar ke arah Xio Xin dan Yun Xie. Bola-bola Es itu seperti nya muncul dari bongkahan Es.


Segera Xio Xin dan Yunda Xie berusaha untuk menghindar dengan gesit. Lalu tiba-tiba di ujung bongkahan Es itu, muncul Shuwan yang berdiri dengan tangan yang membentuk segel.


Shuwan menatap ke sekeliling nya, kemudian membuat segel tangan yang lebih rumit dari sebelum nya seraya merapalkan mantra....


"Teknik Kristal Es-Bola Es Pembekuan! " Ujar Shubuh kemudian dari bongkahan Es itu keluarga bola-bola Es yang kembali terlempar ke arah Xio Xin dan Yun Xie.


Xio Xin dan Yun Xie tentu nya bergerak menghindar dengan gesit. Sehingga bola-bola Es jatuh menghantam tanah.


Seketika daerah tempat bola-bola Es itu jatuh segera membeku dengan udara dingin di sekitar. Xio Xin dan Yun Xie terkejut melihat itu.


"Meski Teknik ini tidak membunuh mereka, setidak nya ini dapat mengalihkan perhatian mereka sejenak" Gumam Shuwan pelan kemudian menghilang dari tempat nya berpijak tanpa di sadari siapa pun.


"Teknik Halilintar-Sambaran Pedang Halilintar!! " Ujar Shuwan yang tiba-tiba berada di sisi Xio Xin seraya mengayunkan pedang berupa cahaya nya.


Xio Xin terkejut dan menghindar ke samping, bertepatan dengan jatuh nya sebuah bola salju dari bongkahan Es tadi.


Sraaakkk


Xio Xin begitu terkejut ketika tangan kanan nya terkena bola salju, alhasil tangan nya membiru dan kaku. Membeku secara perlahan, memberikan rasa sakit menusuk yang tidak tertahan.


"Akkh! " Secara alami Xio Xin mengerang seraya menyentuh tangan nya yang membeku. Setelah nya Xio Xin menoleh ke arah Shuwan, namun Shuwan sudah tidak berada di sana.


"Kemana dia? " Tanya Xio Xin lebih kepada diri nya sendiri, tiba-tiba.....


"Teknik Halilintar-Sambaran Seribu Burung! " Serempak Xio Xin dan Yun Xie menoleh di mana Shuwan berada di belakang Yun Xie.


Yun Xie pun berbalik, dan seketika alangkah terkejut nya dia ketika dada kiri nya di tusuk oleh Shuwan menggunakan tangan yang di lapisi petir biru keunguan.


"Ba-bagaimana bisa? " Tanya Yun Xie dengan mata terbelalak kaget. Sementara Xio Xin tidak kalah terkejut nya, sehingga dia dengan segera menghampiri Yun Xie dan berdiri tepat di belakang Yun Xie.


"Si-sa nya ku.... serah kan.... pa-da mu" Ucap Yun Xie dengan nafas mulai tidak beraturan seraya mencengkram erat tangan kanan Shuwan yang menusuk tepat di jantung nya.


Dahi Shuwan menukik tajam, dia mencoba menarik tangan nya kembali namun cengkraman Yun Xie begitu kuat.


Sreett


Shuwan menatap ke atas di mana Xio Xin mengayunkan pedang seraya melompat. Terlihat mata Xio Xin yang memerah.


Sratt


Syutt


Shuwan segera berteleportasi dan muncul tidak jauh di tempat Xio Xin berada dengan membawa serta jasad Yun Xie.


"Dia bahkan sempat memberi orang ini kesempatan untuk menyerang ku" Gumam Shuwan pelan kemudian melepaskan tangan nya dengan sekali hentak.


Setelah nya dia menatap datar jasad Yun Xie lalu pergi begitu saja meninggalkan nya. Petir di tangan kanan Shuwan kembali muncul ketika dia bergerak menyerang Xio Xin lagi.


Serangan meleset karena Xio Xin dengan gesit menghindar. Lalu Shuwan kembali menyerang nya tanpa henti, hingga....


Sreett


Takk


Hal ini awal nya membuat wajah Shuwan menoleh ke kanan bawah. Namun perlahan mengangkat wajah nya dan menatap Xio Xin dengan seringaian.


Xio Xin terkejut ketika melihat luka di pipi Shuwan sembuh dan dengan segera meregenerasi kan sel yang rusak.


Xio Xin melompat ke belakang, membentuk segel tangan dan berkata merapalkan mantra....


"Teknik Api Hitam-Semburan Naga Api! " Ujar Xio Xin menarik nafas kemudian menghembuskan Api yang keluar dari mulut nya.


Shuwan menekuk satu kaki nya dengan kedua telapak tangan menempel di tanah. Mulut nya bergerak merapalkan mantra....


"Teknik Es-Perisai Es" Ucap Shuwan pelan, seketika di hadapan nya muncul dinding Es.


Swooosh


Serangan Xio Xin membentur perisai Shuwan. Tatapan Shuwan fokus ke depan dan tidak sedikit pun lengah atau kehilangan konsentrasi.


Syutt


Namun Tiba-tiba Xio Xin berada di belakang Shuwan dan memberikan tinju tepat di punggung Shuwan dengan satu tangan lain nya mencoba menekan kepala Shuwan di dinding Es.


Brukh


Karena serangan Xio Xin yang terlalu tiba-tiba, Shuwan terhempas dan menubruk dinding Es nya.


Kepala nya di tekan menggunakan tangan kiri oleh Xio Xin. Lalu di tangan lain nya, tiba-tiba muncul tombak yang keluar dari telapak tangan Xio Xin.


'Di lihat dari sisi ini, dia harus di serang dengan serangan jarak dekat' Ucap Xio Xin dalam hati seraya bergerak menusukkan tombak nya ke arah Shuwan dengan mengincar titik vital.


Zzrrrtthhh


Namun tiba-tiba seluruh tubuh Shuwan di aliri petir sehingga secara alami tangan Xio Xin yang menekan kepala Shuwan pun terlepas begitu saja.


"Ahk! " Xio Xin berteriak ketika tubuh nya tersengat petir yang sengaja Shuwan alirkan melalui sentuhan fisik langsung tadi.


Brukkh


Tanpa memberi jeda, tubuh Shuwan membungkuk dan kaki kanan Shuwan terangkat menendang dada Xio Xin.


Hal ini membuat Xio Xin terhempas dari tempat awal dia berdiri sebanyak beberapa langkah.


Xio Xin terguling di tanah, namun segera bangkit dan menghunus kan tombak di tangan kanan nga sedikit ke atas.


Dan dari arah berlawanan Shuwan juga menghunus kan tangan kanan nya yang di selimuti petir keunguan.


Seperti Slow motion, mereka mengarahkan senjata ke lawan masing-masing. Ekspresi kedua nya terlihat begitu serius. Seketika...


Sreett


Jlebb


Zzzrrtthhh


...----------------...


Apakah yang terjadi selanjutnya???


Ayo nantikan kelanjutan cerita nya!!!


Jangan lupa komen dan Like!!!