Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 203: Membelokkan Dimensi



"Ya....! Sayang sekali kalian tidak mengenal ku! Kalau begitu perkenalkan, aku adalah.... Yun Xi" Tiba-tiba di sebuah batu besar yang terletak di hadapan para prajurit Kekaisaran, muncul seorang wanita dengan hanfu merah dan membawa sebuah alat musik.


"Aku adalah Pilar Istana Negara.... Salam kenal! " Ucap Wanita yang mengaku bernama Yun Xi seraya tersenyum lebar. Wajah nya memang cantik, namun senyum itu justru terlihat mengerikan.


......................


"Pilar Istana? "Tanya Shan Lan mengulang ucapan Yun Xi dengan seringaian.


Sreett


Bughh


Yun Xi melompat dari sana dan mendarat tepat di hadapan Shan Lan. Para prajurit secara alami mengambil langkah satu kali ke belakang.


Lain hal nya dengan Shan Lan yang berdiri tegak menatap Yun Xi yang hanya sebatas dada nya saja saat ini.


" Phoenix? Menarik sekali.... Mari buktikan, siapa lebih hebat? Kau atau aku? "Ucap Yun Xi dengan sinis dan percaya diri.


Kemudian secara tiba-tiba Yun Xi kembali berada di atas batu tempat awal dia berdiri. Namun kali ini dia muncul dalam posisi duduk dan memegang Zhong Ruan nya.


Notes: Zhong Ruan memiliki sebutan lain yaitu Pipa. Namun kedua nya memiliki perbedaan yakni... Pipa (琵琶)- Alat musik petik ada wujud buah pir dengan 4 atau 5 senar. Ruan (阮)- Alat musik petik ada wujud bulat dengan 4 senar. Tetapi Zhong Ruan juga lebih sering di samakan dengan Yueqin. Jadi di sini Penulis akan menggunakan Yueqin untuk memudahkan penulisan. Terimakasih!



Yueqin atau Moon Guitar adalah alat musik tradisional Tiongkok yang di gunakan dengan cara di petik. Memiliki bentuk seperti Gitar namun hanya memiliki Empat senar nada.


Trengg


Yun Xi mulai memetik Yueqin milik nya membuat alunan musik yang merdu dan lembut. Namun seketika segerombolan orang yang di sebut Manusia Racun itu tiba-tiba bergerak.


Para manusia racun itu mulai menyerang prajurit Kekaisaran. Sontak membuat para prajurit secara alami menarik pedang masing-masing.


"Jangan mundur!!! Lawan mereka dan musnahkan dengan segenap kekuatan kalian!! Ingat keluarga menunggu kalian pulang di rumah!! " Teriak Chen menyemangati pasukan nya dan di susul sorakan para prajurit dan pimpinan pasukan.


Trangg


Pertarungan tidak terelakkan antar dia pasukan. Baik dari pasukan Kekaisaran mau pun pasukan Manusia Racun, kedua nya terlihat unggul.


Sesekali prajurit Kekaisaran menggunakan teknik baik teknik Bela diri mau pun Teknik Supranatural. Chen dan para pangeran lain tentu nya juga ikut bertarung.


Sementara itu Shan Lan mulai menarik tombak nya dan melesat ke arah Yun Xi dengan Tombak yang di hunuskan. Para pasukan Burung Es juga ikut membantu.


Swoosshh


Yun Xi melompat ketika sebuah Tombak terhunus ke arah nya. Namun dia tetap mengusahakan agar tidak berhenti memetik senar Yueqin nya.


Dengan cepat Shan Lan memutar tombak nya dan Yun Xi juga segera menghindar. Menyadari kecepatan Yun Xi, Shan Lan tidak bisa untuk tidak merasa kagum walau sedikit.


"Seharus nya putaran tombak yang ku gunakan tadi tidak bisa di hindari oleh kultivator biasa mau pun tingkat Menengah. Seperti nya dia memang cocok menjadi pilar di Istana Neraka" Gumam Shan Lan seraya menggunakan tangan kiri sebagai topangan, lalu mengangkat kaki nya.


Bughh


Shan Lan berniat menendang dada Yun Xi, namun perempuan itu menyilangkan tangan kanan di depan sehingga tendangan Shan Lan tidak benar-benar melukai nya.


Kemudian Shan Lan kembali berdiri lalu mundur satu langkah ke belakang. Dia membuat segel tangan lalu merapalkan mantra....


"Teknik Phoenix-Tombak Mengoyak! " Ujar Shan Lan kemudian menghunus kan tombak nya ke depan.


Menyadari teknik yang Shan Lan gunakan bukan lah teknik sembarangan, Yun Xi melompat mundur dengan tangan terus memetik senar Yueqin nya.


Trengg


Setelah terdengar alunan musik yang berbeda, beberapa dari para manusia racun itu mulai berbalik dan menyerang Shan Lan secara serentak.


Shan Lan yang di serang pun tetap diam, lalu mulai menghunus kan tombak nya ke segala arah. Terlihat tidak beraturan padahal seperti itu lah pola serangan nya.


Satu persatu manusia racun tumbang oleh Shan Lan dan yang lain. Namun heran nya para manusia racun yang sudah mati itu kembali bangkit dan menyerang seolah masih hidup.


'Mereka adalah mayat!! 'Ujar Shan Langsung dalam hati ketika menyadari hal aneh yang terjadi sedari tadi.


Melihat ekspresi terkejut Shan Lan, secara alami Yun Xi menarik sudut bibir nya menyeringai tipis kemudian kembali memetik senar.


Shan Lan pun mulai terlihat semakin serius, terlebih saat dia melihat bahwa pasukan Kekaisaran mulai berjatuhan karena para manusia racun itu tidak bisa di bunuh.


Lalu dia pun menempel kan telapak tangan kanan nya di dada salah satu manusia racun. Seketika manusia racun tersebut perlahan berubah menjadi Es. Namun...


Trengg


Krakhh


Shan Lan kembali terkejut ketika manusia racun itu berhasil lepas setelah Yun Xi memetik senar Yueqin nya.


Lalu setelah menetralkan rasa terkejut nya, Shan Lan mulai maju menghiraukan para manusia racun.


Dia mengarahkan tombak ke arah Yun Xi, kali ini kecepatan nya tidak main-main lagi membuat Yun Xi mengerut kan dahi nya dalam.


Trengg


Yun Xi memetik senar Yueqin nya lalu melangkah mundur dua kali, kemudian membuat alunan nada kasar dalam petikan Yueqin nya.


Swooshh


Shan Lan menghunus kan tombak nya, namun serangan nya meleset dengan sengaja membuat Shan Lan kembali terkejut.


'Dia... bisa membelokkan dimensi? 'Batin Shan Lan penuh keterkejutan, untuk memastikan dia kembali memutar tombak nya kemudian di arah kan ke Yun Xi.


Lagi dan lagi serangan Shan Lan seolah di hentikan dan meleset dengan sengaja. Namun Shan Lan mencoba untuk tetap tenang.


Dia menusuk kan Tombak nya ke tanah, kemudian melompat dan menginjak di gagang tombak nya.


Lalu dia menekan kaki nya dengan letupan energi, kemudian dia kembali melompat tinggi ke Udara.


Swoooosshh


Asap putih menyelimuti tubuh Shan Lan, seketika dia pun berubah kembali menjadi Phoenix dan dia mengeluarkan suara nya yang nyaring.


...----------------...


Author kehabisan ide nih! Ada yang bisa membantu author untuk memikirkan strategi peperangan nya?


Ayo dong komen!!! Dan jangan lupa Like!!!