Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 141: Penjara Tetaplah Penjara



Sedang kan Junsi hanya bisa mengulas senyum tipis, sayang sekali Li Yue tidak melihat nya. Jika melihat, mungkin Li Yue akan berteriak dengan heboh.


......................


Chen menghilang kan aura nya saat melewati Gerbang kerajaan Xia tanpa ada yang mengetahui.


Gerakan Chen yang sangat cepat hanya terlihat seperti hembusan angin yang menerbangkan debu membuat beberapa penjaga terbatuk.


'Ku harap dugaan ku salah! 'Batin Chen seraya memelankan laju langkah nya dan bersembunyi di balik dinding dekat gerbang penjara bawah tanah.


Saat ini Chen memiliki beberapa dugaan buruk. Yang pertama adalah Shuwan memiliki masalah pribadi dengan Kerajaan Kang.


Yang kedua adalah Shuwan di culik karena telah menyembuhkan racun yang Chen derita. Atau karena Shuwan telah ikut campur.


Dan yang ketiga adalah Shuwan dan Kerajaan Kang bekerja sama untuk menaklukkan Kekaisaran Zhao.


Chen hanya berharap presepsi nya yang terakhir itu salah! Dan jika dua kemungkinan itu benar, maka Chen akan mencoba untuk menyelamatkan Shuwan.


Kemudian tanpa di ketahui siapa pun, Chen telah memasuki lorong penjara bawah tanah yang terlihat mengerikan dengan bau darah yang menyeruak.


"Apa pun itu nama nya! Penjara tetap lah penjara yang mengerikan"Gumam Chen seraya melihat satu persatu tahanan.


Namun Chen masih tidak menemukan keberadaan Shuwan di mana pun. Hingga akhir nya dia memilih keluar dan mencari keberadaan Kang De An.


Chen membuat bayangan diri nya menggunakan Elemen Kristal. Lalu memerintah kan bayangan nya untuk berpencar.


Chen menghentikan langkah nya di sebuah taman dengan bunga yang tinggi dan lebat. Dia melihat Kang De An yang mengendap-endap.


'Kenapa dia? 'Batin Chen memilih untuk mengikuti De An dari jarak aman.


Chen dapat melihat De An yang berlari dan melompat menuju hutan yang cukup lebat. Chen sedikit mengernyit kan dahi nya mencoba mengingat.


" Bukan kah ini Hutan Kabut Merah? Untuk apa De An memasuki Hutan ini? "Gumam nya dengan lompatan ringan tanpa suara.


Semakin masuk ke dalam hutan, Kabut dengan warna kemerahan itu semakin tebal dan menghalangi jarak pandangan.


Swooossshh


Tiba-tiba Chen menghentikan langkah nya di sebuah dahan pohon yang cukup besar. Dia sudah tidak melihat punggung De An.


Bukan nya Chen tidak ingin melanjutkan langkah mengikuti De An. Hanya saja Chen merasakan penghalang semacam aray yang tidak bisa dia tembus.


'Aray seribu lapis? 'Batin Chen saat mengetahui jenis Aray yang menghalangi nya.


Aray seribu lapis ini memiliki beberapa lapisan tipis yang tidak terhitung jumlah nya sehingga di sebut, Aray Seribu Lapis.


Setiap lapisan nya memiliki Formasi yang berbeda hingga Aray jenis ini menjadi salah satu yang sulit di pelajari, terutama jika tidak memiliki kemampuan dimensi.


" Jika aku tidak bisa menemukan cara mematahkan Aray ini, aku tidak akan bisa menembus nya! Tapi.... Bagaimana cara nya? "Ucap Chen pada diri nya sendiri dengan dahi mengernyit karena sedang berpikir keras.


'Jiangxi apa kau mengetahui sesuatu? 'Tanya Chen melalui teleportasi nya yang di hubungkan pada Jiangxi, Naga kontrak nya.


"Saya memiliki cara Tuan, hanya saja cara yang saya miliki cukup beresiko" Balas Jiangxi dari sebrang sana membuat Chen berpikir sejenak kemudian mengangguk mantap.


'Sejak aku berpikir untuk menyelamatkan nya, maka cara apa pun akan aku lakukan 'Jiangxi terdiam mendengar penuturan tuan nya, namun kemudian dia menjawab...


"Baiklah Tuan! Cara yang saya maksud kan adalah.......


***


De An yang sejak tadi di ikuti tampak tidak curiga sedikit pun. Dia juga tidak merasa terlalu waspada karena sudah menciptakan Barier penghalang yang cukup bagus.


Saat sampai di jantung hutan, Dia berjalan santai ke arah Gubuk tua yang hampir rubuh. Dia mendorong pintu gubuk itu dengan perlahan agar tidak benar-benar rusak.


Kemudian De An masuk ke gubuk itu dan menutup pintu nya. Dia pun berjalan masuk dan berhenti di dekat meja yang terdapat beberapa buku tidak penting.


Tidak mengangkat nya, De An memutar Cangkir itu searah jarum jam dengan menyuntikkan sedikit energi nya.


Sreettt


Dugghh


Tepat setelah itu muncul lubang di dekat meja itu dengan diameter sebesar Peraduan dengan tangga yang menuju ke bawah.


Tanpa pikir panjang, De An melangkah kan kaki nya turun ke bawah menggunakan tangga batu tersebut.


Sesaat setelah De An memasuki lubang itu, tiba-tiba lubang tadi kembali menghilang seolah tidak pernah ada.


Kemudian berjalan turun dengan mata tajam yang menelisik ke sekeliling. Tatapan nya tertuju pada sebuah pintu besar yang usang.


Krieeett


De An mendorong pelan pintu itu, lalu masuk ke dalam ruangan gelap minim cahaya yang berada di balik pintu.


Dia menatap tajam tiang berbentuk tanda tambah (+) yang sebelum nya terdapat seseorang yang terikat dengan rantai.


"Ke-mana pergi nya? " Ucap De An terperangah melihat gembok rantai yang sudah terbuka.


Swooossshh


Kemudian De An mengeluarkan bola api di telapak tangan nya yang menengadah. Dia mengarahkan cahaya dari bola api tersebut ke sekeliling ruangan yang sangat gelap.


"Mencari ku? " Tanya seseorang dari sudut sebelah kiri ruangan membuat De An dengan segera mengarahkan cahaya bola api nya.


"Kau! " De An terpekik saat melihat Shuwan yang bersandar di dinding dengan tangan berlipat di dada. Mata Shuwan terpejam dengan kepala sedikit menunduk.


Kemudian De An dapat melihat Shuwan yang membuka kelopak mata nya perlahan dan mengangkat wajah nya, mendongak ke arah De An dengan sebelah alis terangkat.


"Bagaimana bisa kau lepas? "Tanya De An tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


" Kau terkejut? "Bukan jawaban yang De An dapat kan dari Shuwan, melainkan sebuah pertanyaan yang mencemooh.


" Ah itu hanya hal biasa, tidak perlu merasa terkejut! "Lanjut Shuwan santai seraya melambaikan tangan kanan nya.


" Hal Biasa? "De An kembali terperangah mendengar ucapan Shuwan.


Namun De An mengetahui alasan Shuwan tidak bisa meninggal kan ruangan ini. Karena De An telah memasang Aray khusus!


Terlebih lagi titik Dantian Shuwan telah di tutup oleh De An, hanya bisa di buka oleh orang lain! Tidak bisa memanggil Hewan kontrak mau pun ber telepati.


...----------------...


Hai....!


Apa kabar?


Harus baik dong ya!!!


Jangan lupa LIKE!!


WA: +6282123981798(Dua grup yang mengirim Film setiap minggu nya)


IG: @lrnrrhmnia1412


Email: rahmanialiranur@gmail.com


Selalu dukung author!!!