
Dan di hadapan Yixuan yang seharus nya terdapat Maque dan Wei Tianzi, justru tidak ada apa pun di hadapan Yixuan.
Menyadari hilang nya musuh yang mereka hadapi. Mereka segera memasang sikap waspada. Terus memperhatikan sekitar, takut-takut Wei Tianzi menyerang tiba-tiba.
......................
Swoooosshh
Terdengar suara hembusan angin yang begitu ringan. Semua nya merasa waspada karena suasana tiba-tiba begitu hening, padahal pasukan Kekaisaran sedang bertarung sengit dengan pasukan Iblis.
"Si*l ini ilusi!! " Ujar Shuwan tiba-tiba namun semua orang seakan tidak mendengar suara nya.
Shuwan menoleh ke arah Li Chen yang berada di samping nya. Li Chen terlihat menatap kosong ke depan.
"Bagaimana ini? " Gumam Shuwan menggigit bibir bawah nya dengan pelan.
Dahi nya mengerut saat merasakan pusing yang teramat. Memejamkan mata sejenak kemudian Shuwan kembali melihat ke depan.
Degg
Mata Shuwan terbelalak lebar ketika semua orang tertusuk pedang tepat di bagian dada kiri. Jelas itu adalah tempat jantung berada.
Jlebb
Shuwan menoleh dan jantung nya semakin berdegup tak karuan ketika melihat dada kiri Li Chen juga tertusuk pedang.
Shuwan mematung dan tubuh nya tidak bisa di gerakkan tak peduli berapa keras Shuwan berusaha menggerakkan tubuh nya.
Mata Shuwan perlahan bergulir ke bawah, seketika tangan nya gemetar hebat. Tangan nya lah yang memegang pedang itu! Pedang yang menusuk Li Chen.
Tubuh Shuwan mati rasa, mata nya tanpa sengaja melirik surai yang beterbangan tertiup angin. Putih!
Rambut nya berwarna putih!!!
"Li-Chen... " Lirih Shuwan tanpa mampu mengucapkan kata yang lebih banyak.
Dia mendongakkan kepala nya sedikit kemudian kembali menunduk. Melihat bayangan diri nya sendiri, bayangan di mana kepala nya memiliki dua tanduk.
'Ini semua.... Salah ku? 'Batin Shuwan dengan tatapan kosong.
Tapi kemudian mata nya terbelalak ketika semua orang yang tertusuk pedang itu jatuh tersungkur dengan darah mengalir dari mulut.
"Mereka..... mati? " Tanya Shuwan pada diri nya sendiri dengan nada gemetar.
Tubuh Shuwan gemetar hebat ketika mata nya kembali bertubrukan dengan mata kosong Li Chen. Manik hijau itu memiliki getaran.
"Jangan menyesal Wan Wan.... " Ucapan Li Chen yang lirih ini membuat kesadaran Shuwan berputar.
Kepala nya seolah di hantam benda yang sangat keras. Shuwan menggertak kan gigi nya kemudian menggigit bibir bawah nya dengan keras.
Shuwan mengerjapkan mata nya ketika siluet seseorang melintas dengan begitu cepat. Dia menoleh ke kanan dan melihat Huo Shuai yang memandang nya dengan tatapan dalam.
"Aku pikir kau akan mampu mengendalikan kekuatan mu! Ternyata tidak! " Ucap Huo Shuai membuat Shuwan tersentak dan merasa sesak.
"Kau telah kehilangan orang-orang yang berharga bagi mu.... Dan itu karena diri ku sendiri" Ucap Huo Shuai sebelum akhirnya menghilang meninggalkan Shuwan yang menatap kosong ke depan.
"Murid ku tidak mungkin mengecewakan! " Suara ini berhasil membuat Shuwan menoleh dan kembali tersentak.
Jiancheng memandangi murid nya dengan tatapan sulit. Jiancheng yang ini terlihat seperti saat terakhir kali mereka bertemu, sosok Jiancheng saat muda.
"Jiancheng..... " Ucap Shuwan dengan suara rendah nya. Bukan berarti Shuwan melupakan semua yang Xueying cerita kan.
"Kamu pasti mengerti permasalahan sebenarnya yang sedang terjadi! Aku tak pernah mendidik murid ku untuk menjadi orang b*doh! " Setelah mengatakan itu Jiancheng menghilang begitu saja.
Tapi dia hanya sedikit tidak menyangka kalau ilusi yang tertanam itu menampilkan segala hal yang dia takuti.
Mulai dari kehilangan orang-orang yang berharga! Kematian sosok yang singgah di hati dengan tangan nya sendiri! Tidak mampu mengontrol kekuatan hingga kekecewaan sang guru pada murid nya.
***
Shuwan mengerjap pelan ketika melihat sekeliling nya tiba-tiba berubah menjadi ruang hampa yang hampir seluruh nya hanya berisi warna hitam dan putih.
Suasana hening dalam kekosongan ini membuat Shuwan bingung. Tentu saja dia bingung, kenapa efek ilusi nya sangat parah?
Seperti nya Kaisar Iblis memang tidak dapat di remehkan!
Shuwan melangkah kan kaki nya menuju setitik cahaya yang tanpa sengaja tertangkap atensi tajam milik Shuwan.
Heran nya.... Semakin Shuwan mendekat, titik cahaya itu justru semakin mengecil. Hal ini membuat Shuwan menghentikan langkah nya dan mulai mengamati sekitar.
"Bagaimana cara melepas ilusi nya? " Shuwan bergumam kepada diri nya sendiri.
Dia tidak perlu mencari cara untuk keluar dari tempat itu, yang dia pikir kan adalah cara melepas ilusi yang tertanam itu.
Parah nya... Ilusi ciptaan Wei Tianzi ini terasa nyata, karena Shuwan bisa merasakan udara dingin yang menembus tulang nya.
"Ck! Ini semakin membingungkan! " Shuwan berdecak kesal.
Krakkhhh
Tiba-tiba terdengar suara rantai yang berderak, hal ini membuat Shuwan secara alami menoleh ke arah suara.
Tepat saat Shuwan menoleh, dunia sekitar nya berubah dan memperlihatkan sosok Iblis yang sedang di ikat dengan rantai yang melilit di seluruh tubuh.
"Apa ini juga bagian dari ilusi? " Gumam Shuwan pelan kemudian melangkah kan kaki nya mendekati Iblis tersebut.
Meski sedikit merasa aneh, Shuwan tidak bisa untuk tidak bertanya. Toh ini hanya ilusi kan? Dia tidak akan mati secara nyata meski sekarang dia di bunuh. Hanya jiwa nya saja yang akan mendapat sedikit goncangan, mungkin?
"Tersesat? Gadis manis? " Langkah Shuwan berhenti saat Iblis yang awal nya tertunduk itu mengangkat kepala nya.
"Hm? " Shuwan menaikkan sebelah alis nya dengan bingung. Merasa aneh saja!
Degg
Jantung Shuwan kembali berdegup kencang ketika melihat mata Iblis itu. Sepasang mata berbeda warna, dengan Warna merah dan Biru di sisi yang berbeda.
Perlahan warna merah dan biru itu saling bertautan sehingga menjadi campuran warna yang begitu menakjubkan.
"Kenapa? " Tanya Iblis itu mengangkat sudut bibir nya yang mengerikan.
"Kekuatan mu berasal dari ku asal kau tahu! " Ucap Iblis itu lagi namun Shuwan tidak menjawab nya dan hanya diam tidak bergeming.
"Sekarang belum saat nya kita bertemu, tunggu beberapa saat lagi! " Tepat setelah Iblis tersebut berucap, Dunia Shuwan kembali berubah dan segala nya menjadi hitam.
...----------------...
Hemmm ada misteri lagi nihhhhh....
Penasaran gak? Penasaran gak? Penasaran gak?
Ayo dong komen yang penasaran!!!!
Karena author sendiri juga pemasaran hehe... Yok ahhh Nantikan kelanjutan cerita nya!!!