Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 218: Tunggu Aku Disini



"Teknik Raja Iblis-Hempasan Angin Hitam! "Ujar Xiu Min seraya menembakkan Angin.


Shuwan terdorong dan terhempas karena tenaga yang Xiu Min keluar kan jauh lebih besar dari sebelum nya.


Tetapi tiba-tiba Shuwan menghilang dan tidak di ketahui keberadaan nya. Hal ini membuat Xiu Min segera menajamkan pandangan.


......................


Shuwan kembali muncul dalam pelukan seseorang. Seseorang yang sangat Shuwan kenal, namun Shuwan tertegun melihat wajah dingin seseorang itu.


"Kau baik-baik saja? " Tanya seseorang yang tidak lain dan tidak bukan adalah Zhao Li Chen.


"Li Chen? " Tanya Shuwan dengan bingung dan sedikit terkejut.


"Apa kau terluka? " Tanya Chen lagi kali ini wajah nya terlihat marah, terutama melihat tengah dada Shuwan yang terlihat masih mengeluarkan sedikit darah.


Shuwan hanya diam tanpa mengeluarkan sepatah kata pun. Lalu Li Chen pun meletakkan Shuwan di sebuah batu, kemudian menatap mata Shuwan dengan senyuman.


"Tunggu lah aku di sini.... Aku akan segera kembali" Setelah mengucapkan itu, Li Chen pun pergi melesat ke arah Xiu Min.


Shuwan menatap kepergian Li Chen dengan dahi berkerut tidak senang. Kemudian tangan kiri nya yang masih memegang pedang itu memegang.


"Dan membuat ku merasakan kehilangan untuk kedua kali nya? Tidak akan pernah terjadi!! " Gumam Shuwan dengan penekanan lalu dia melesat lurus dan muncul di hadapan Li Chen seraya mengayunkan pedang ke arah Xiu Min.


"Wan Wan? Diam dan tunggu saja aku melakukan nya! " Ucap Li Chen namun tidak diindahkan oleh Shuwan yang tetap mengayunkan pedang nya.


Trangg


Entah sejak kapan Xiu Min mengambil kembali pedang nya, sehingga dapat menangis serangan Shuwan dengan pedang nya.


Tiba-tiba Li Chen memegang tangan kanan Shuwan yang tidak memegang pedang dengan tangan kiri nya.


Lalu Li Chen mengayunkan pedang nya di antara pedang Shuwan dan Xiu Min. Memisahkan kedua nya dengan satu kali tebasan.


Shuwan memandang Li Chen dengan tatapan bingung nya. Sementara Li Chen segera membalas tatapan Shuwan, dan menyunggingkan senyum manis.


"Kalau begitu kita hadapi bersama. Apa pun yang terjadi aku akan melindungi mu bahkan jika harus mengorbankan nyawa ku" Ucap Li Chen memberikan senyum terbaik nya untuk sang pemilik hati.


Shuwan balas tersenyum tanpa mengucapkan kata-kata, lalu mereka mulai mengayunkan pedang secara bersamaan dengan tangan yang masih saling bertaut.


"Memuakkan! " Desis Xiu Min sinis lalu melompat dengan gerakan bertumpu pada tangan.


Swooshh


Li Chen melempar Shuwan ke depan dengan gerakan lurus, dan Shuwan dengan segera menghunus kan pedang nya ke depan.


Sementara Li Chen pun bergegas pergi ke arah yang sedikit lebih jauh dari Shuwan dengan kecepatan lari nya yang sangat cepat.


Shuwan dan Li Chen menyerang dari dua sisi yang berbeda. Jika Shuwan dari depan Xiu Min, maka Li Chen berada di tempat sebalik nya.


Xiu Min yang menyadari hal itu tentu nya segera bergerak menghindar dengan menggeser tubuh nya ke samping.


Swiinggg


Shuwan menggeser pedang nya ke arah Xiu Min yang mengelak. Kecepatan gerakan tangan Shuwan membuat lengan kanan atas Xiu Min tergores.


Setelah berhasil menggores tangan Xiu Min, Shuwan dan Li Chen mendarat dengan sempurna di tanah dengan saling bersebelahan.


"Sudah aku duga kamu memang hebat" Ucap Li Chen seraya mengangkat tangan kiri nya mengusap puncak kepala Shuwan.


"Kalian memang pasangan yang memuakkan! " Ucap Xiu Min dengan tatapan sinis menatap Shuwan dan Li Chen seraya memegang lengan nya yang terluka.


"Kau terlalu berambisi" Ucap Shuwan mengulangi ucapan nya yang pertama tadi.


Secara alami membuat Xiu Min merasa kalau Shuwan akan kembali berkata-kata seperti sebelum nya, sehingga dia tiba-tiba berada di hadapan Shuwan seraya mengayunkan pedang nya yang di aliri energi listrik.


Shuwan yang terkejut pun akan segera mengelak, saat tiba-tiba sebilah pedang menghalangi pedang Xiu Min.


"Jika kau ingin melukai nya.... Kau harus membunuh ku terlebih dahulu! " Ujar Li Chen setelah menepis serangan Xiu Min.


Kemudian Li Chen mengarahkan pedang di tangan kanan nya lurus horizontal ke depan. Tepat ke arah Xiu Min yang kini berdiri di hadapan mereka.


Shuwan menatap kedua nya dengan datar sebelum menyadari sesuatu yang salah. Dia segera mengedarkan pandangan nya ke sekitar.


"Eh!? Kemana orang itu pergi? " Pekik Shuwan seraya mencari keberadaan Zhang Xueying.


Sementara Li Chen dengan segera menyerang Xiu Min lagi. Dia fokus meski sesekali memperhatikan Shuwan dan memastikan agar Shuwan dalam keadaan baik-baik saja.


Pedang Li Chen mulai di selimuti cahaya kehijauan, bahkan manik mata hijau pudar milik Li Chen pun bersinar dengan terang.


"Teknik Legenda-Jurus Hujan Kristal! " Ujar Li Chen seraya menggerakkan pedang nya dengan gerakan memutar sehingga membentuk pola lingkaran.


Lalu dari pola lingkaran itu mulai muncul kristal-kristal hijau berbentuk kecil yang melesat ke arah Xiu Min dengan cepat layak nya peluru.


Shuwan yang berada di belakang Li Chen segera menyadari teknik yang Li Chen gunakan.


Sementara Xiu Min dengan cepat menekuk siku nya lalu melesat dengan pedang terayun. Menebas satu persatu kristal menggunakan pedang nya yang di lapisi energi petir.


Melihat kehebatan Xiu Min yang tidak bisa di remehkan, Li Chen menghilang kemudian muncul di belakang Xiu Min.


Li Chen mengangkat kaki nya untuk menendang Xiu Min, namun raja Iblis itu berbalik dan hendak mengelak.


Tetapi sebuah kristal hijau kecil secara tiba-tiba menusuk ke dada kanan nya. Masuk dengan membuat lubang yang mengeluarkan darah.


"Uhuk" Xiu Min jatuh berlutut dan memuntahkan seteguk darah.


Dan tiba-tiba Li Chen menendang perut nya sehingga Xiu Min terpental ke bawah kaki Shuwan yang masih berdiri tegak.


"Kamu terlalu menderita.... Padahal kamu masih dapat mencari kebahagiaan mu sendiri" Ucap Shuwan dengan suara rendah seraya menatap nanar Xiu Min yang terlihat kesakitan.


"Sudah terlambat....! " Desis Xiu Min seraya memegang dada kanan nya yang mulai semakin nyeri.


Shuwan diam melihat Xiu Min yang kembali bangkit, begitu pun dengan Li Chen yang hanya memperhatikan saja.


"Bahkan jika aku ingin berbalik arah.... Semua nya sudah terlambat! " Ucap Xiu Min setelah berhasil menegakkan kaki nya.


Tangan kanan nya bergerak menancapkan pedang yang ia pegang ke tanah. Tatapan nya begitu tajam menusuk bola mata Shuwan yang sejak tadi terus memperhatikan nya.


"Tujuan orang itu akan segera terwujud.... "


...----------------...


Kalian pasti tahu siapa yang di maksud Xiu Min bukan?


Tentu nya.... Siapa lagi kalau bukan **********


Oleh karena itu tinggalkan like agar author dapat melanjutkan cerita ini....