Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 77: Wujud Xiu Min yang Sebenarnya!



"Awal nya aku ingin mencari Jinsu namun aku melihat mu" Jawab nya yang di balas anggukan oleh Shuwan. Lalu Shuwan menoleh dan menatap Jinsu yang ia lindungi dengan elemen Es nya.


......................


"Uhuk! " Fu Lee memuntahkan seteguk darah segar saat setelah Xio Xin mengarahkan serangan nya pada Fu Lee.


"Teknik Raja Petir-Tebasan Sambaran Petir! " Menahan sakit Fu Lee mengayunkan pedang nya ke arah Yun Xie yang berada paling dekat.


Sraakk


Drrrtttthh


Tak dapat menghindar, Punggung Yun Xie terkena serangan Fu Lee. Alhasil punggung nya terdapat luka yang menganga lebar.


"Kau! " Geram Xio Xin seraya melesat ke arah Fu Lee seraya mengarahkan pedang nya.


"Teknik Angin Hitam-Tebasan Pedang Angin! "


Tranggg


Krakk


Segera Fu Lee menangis nya alhasil pedang nya retak dan bisa patah kapan saja. Lalu Fu Lee melompat ke belakang dan merapalkan mantra...


"Teknik Legenda-Gerbang Ke Tujuh Terbuka lah! " Tubuh nya kini di selimuti cahaya ungu di sertai bola mata nya yang hitam dan pupil nya berwarna putih.


"Teknik Alam-Segel Kayu Ilusi! " Tiba-tiba di sekitar Fu Lee keluar kayu-kayu yang segera melesat ke arah Xio Xin dan Yun Xie.


Kayu-kayu itu mulai melilit Yun Xie dan Xio Xin, tentu mereka berdua berusaha menghindar dan memotong kayu itu.


"Uhuk! " Fu Lee tetap mempertahankan teknik nya meski rasa sakit menjalar ke seluruh tubuh membuat nya terbatuk-batuk.


"Teknik Racun-Kabut Asap Beracun! " Ucap Yun Xie sambil terus melompat dan membuat segel tangan, lalu dari tubuh nya keluar asap berwarna ungu.


"Teknik Raja Angin-Badai Angin Berhembus! " Ucap Xio Xin mengarahkan teknik nya agarku dapat membawa asap beracun milik Yun Xie.


"Teknik Kombinasi-Badai Angin Beracun! " Teriak mereka bersamaan mengarahkan tangan mereka ke arah Fu Lee.


"Teknik Raja Air-Perisai Air! " Tiba-tiba Junsi muncul di hadapan Fu Lee dan menciptakan perisai karena ia melihat Fu Lee yang tak sempat membuat perisai atau menghindar.


Swooossshh


Srettt


Duaaarrrrr


Di sekeliling Fu Lee dan Junsi terdapat asap beracun membuat Junsi menciptakan lingkaran air untuk melindungi mereka sampai asap itu menghilang.


"Kau? " Tanya Fu Lee bingung namun ketika melihat wajah Junsi ia mengingat sosok itu.


"Apa kabar Lee? " Tanya Junsi santai, mereka pernah bertemu saat Fu Hang mengajari Junsi.


"Seperti yang kau lihat! " Jawab nya singkat kembali fokus pada musuh nya.


"Bagaimana kabar Guru Hang? "


"..... " Fu Lee diam tak menjawab pertanyaan Junsi namun ia mengalihkan pandangan nya ke Junsi.


"Fokus lah pada musuh mu! " Ucap Fu Lee datar lalu asap beracun itu berangsur-angsur menghilang.


Bersamaan dengan itu Junsi melepaskan teknik nya, segera Fu Lee dan Junsi melesat ke arah Dua Raja Iblis.


***


Sesaat setelah Junsi menghampiri Fu Lee sesuai keinginan Shuwan. Kini ia tengah menghadapi Naga hitam milik Xiu Min.


"Teknik Halilintar-Sambaran Mega Halilintar" Shuwan mengarahkan pedang nya ke Naga itu dan...


Srettt


Jdaaarrrr


Rooaaarrhhh


Petir menyambar kepala Naga itu membuat sang Naga mengaum. Sedangkan Xiu Min yang berada di atas nya tengah memulihkan diri merasa terganggu.


"Gawat! Jika dia kembali pulih, maka semua nya akan semakin berantakan. Aarrghhh andai aku bisa menghubungi Shan Lan... " Gumam Shuwan frustasi lalu terdiam saat mengatakan kalimat terakhir.


"Akh benar! Shan Lan! " Pekik Shuwan namun sesaat kemudian ia kembali murung mengingat ia tak dapat menelepati Shan Lan.


"Teknik Pedang-Tarian Pedang Bulan! " Shuwan mengangkat pedang nya tinggi lalu memutar nya ke arah jarum jam dan melesat dengan cepat ke arah Naga Xiu Min.


Sreettt


Sraattt


Srakk


Shuwan terus menebas Naga itu dengan cepat dan lihai. Lalu ia melompat saat Naga itu hendak menyemburkan api nya, Shuwan segera melompat dan memotong kumis Naga itu.


Sreettt


Roooaaaaarrrrrkkkhh


Naga itu berteriak kesakitan dan ia kehilangan keseimbangan membuat Xiu Min yang sedang memulihkan diri terjatuh karena nya.


"Huh! " Shuwan mendengus melihat dua kumis yang telah terpotong itu. Lalu ia menyentuh salah satu nya dan mengalirkan Qi ke dalam nya.


Sringg


Tiba-tiba kumis itu berubah menjadi tombak, segera Shuwan mengambil nya dengan rasa sedikit senang.


"Terimakasih Naga Jelek! " Ejek Shuwan lalu mengangkat tombak nya.


Sreettt


Ia tidak melesat ke arah Naga itu melainkan ke arah Xiu Min. Namun lagi-lagi sang Naga menghalangi nya, lalu ia kembali terpikirkan dengan Shan Lan.


"Enyah Kau! " Shuwan mengangkat tangan kiri nya dan menarik nya tiba-tiba...


Sreettt


Roooaaaaarrrrrkkkhh


Entah dari mana pedang Shuwan melesat dengan sendiri nya memotong kumis Naga itu di tempat yang berlawanan dengan kumis pertama. Lalu pedang itu kembali ke tangan kiri nya.


"Teknik Petir-Kecepatan Kilat! " Dengan sangat cepat ia melesat menyerang Naga itu.


Namun ia melupakan satu hal, seharusnya ia mengecoh Xiu Min agar tak berhasil pulih. Ia kini berada di punggung Naga yang mengamuk.


Srreeettttt


Lalu Shuwan melompat turun dengan pedang terangkat menusuk Sayap sang Naga. Alhasil sayap kiri Naga itu robek panjang ke bawah karena nya.


Roooaaaaarrrrrkkkhh


Kembali Naga itu beteriak kesakitan dengan keseimbangan yang goyah. Lalu Shuwan melompat dan berdiri tepat di atas kepala Naga itu dan...


Jlebb


Roooaaaaarrrrrkkkhh


Shuwan menusukkan tombak nya tepat dj kepala Naga itu membuat nya mengaum lalu jatuh dari terbang nya. Segera Shuwan melompat turun melihat Naga yang seperti nya sudah mati.


"Astaga! " Shuwan terpekik mengingat ia belum menyegel Xiu Min, segera ia melesat ke arah Xiu Min seraya mengayunkan pedang nya.


"Teknik Kaisar Es-Tebasan Phoenix Es! "


Tranggg


Krakkk


Tepat sedikit lagi pedang Shuwan menyentuh leher Xiu Min, tiba-tiba Xiu Min langsung menangkap pedang Shuwan dan meremas nya.


"Ba-bagaimana mungkin? " Gumam Shuwan dengan mata membola tak percaya.


"Pertarungan yang sebenarnya baru saja di mulai! " Ucap Xiu Min, terlihat dua tanduk di kepala nya yang kini bengkok ke depan dengan warna merah ber gradasi hitam di ujung.


Mata merah menyala di sertai sepasang sayap hitam berduri dan memegang tombak dengan bentuk mengerikan di tangan kiri nya.


Swooossshh


Tiba-tiba Xiu Min menghilang dari hadapan Shuwan membuat Shuwan waspada.


Jlebb


Sreettt


"Akh! " Pekik Shuwan saat tombak milik Xiu Min menusuk perut nya lalu di cabut kasar. Shuwan berbalik namun Xiu Min sudah tidak berada di sana.


"Aku di sini! " Suara itu berada di samping Shuwan, saat ia menoleh tiba-tiba...


"Teknik Kaisar Angin-Hempasan Angin Hitam! "


Swooossshh


Brakkh


Brukkhh


Brugh


Shuwan terhempas sangat jauh dan terus terpelanting di tanah dengan sangat keras. Berkali-kali Shuwan mencoba berhenti namun tak berhasil, hingga ia mengangkat tombak nya dan....


Traaakk


Sraattt


Ia menancapkan tombak nya di tanah dan menyeret nya membuat ia terhenti dengan posisi berlutut.


"Uhuk! " Shuwan memuntahkan seteguk darah lalu segera menyeka nya.


"Dia terlalu hebat! " Gumam Shuwan merasa tak sanggup.


"Inikah kekuatan Raja iblis yang sebenarnya? " Tanya Yixuan yang baru saja melenyapkan satu jendral iblis yang menghalangi nya.


"Hebat! " Lanjut nya merasa takjub namun juga takut.


Lalu Yixuan melesat ke arah Shuwan dan berdiri tegak di hadapan Shuwan.


"Pergi lah biar aku yang mengalihkan perhatian nya! " Ucap Yixuan berniat melindungi Shuwan.


"Jangan bercanda! Kau bukan tandingan nya! Kau cari mati ya? " Teriak Shuwan marah membuat Yixuan terdiam kaku dalam hati ia membenarkan ucapan Shuwan bahwa ia bukan tandingan Xiu Min.


***


"Xiu Min? " Gumam Haifeng seraya mengayunkan pedang nya ke arah Xiu Lang yang mengimbangi kekuatan nya saat ini.


"Fokus saja menghadapi ku paman! "Ucap Xiu Lang tersenyum mengejek.


" Akh menyingkir lah kau! "Geram Haifeng melihat anak-anak nya terluka lalu mata nya berubah menjadi kuning emas.


Terdapat tanda berbentuk bulan sabit berwarna biru di tengah kening Haifeng. Sepasang Sayap putih muncul di punggung nya di sertai tongkat dengan ujung berbentuk bukan sabit di tangan kanan nya.


" Dewa Malam!!! "Ujar Xiu Lang terkejut dengan yang di hadapan nya. Ia tahu kalau Haifeng adalah Ras Dewa-Dewi namun ia tak menyangka kalau Haifeng memiliki gelar sendiri.


...----------...


Jangan lupa dukung author melalui...


Like


Vote


Rate


Favorit


Ada yang ingin berteman lebih jauh dengan author? Yuk hubungi author....


Author orangnya care kok, ga mudah tersinggung, bisa cepat akrab dan sedikit blak-blakan.


IG: @lrnrrhmnia1412 (Follow yak, Author follback kok)


WA: +6282123981798(Lira Nur) (Untuk para wibu pecinta anime, author punya group yang selalu share file video anime baik movie ataupun the movie, Seperti Naruto, One Pick Man, Black Clover, Battle Trough Heaven dll. Silahkan hubungi admin yang juga author sendiri untuk yang tertarik. Kalau mau berteman dengan author juga ga masalah sih~hihihi)


FB: Nurrahmania Art(Terima pesanan gambar sketsa wajah buatan author sendiri. Bagi yang berminat silakan hubungi. :')