
Pedang beradu, kekuatan mereka yang berbeda tentu membuat Haifeng terlihat lemah.
........................
Dengan cepat Xiu Min melesat dan tiba-tiba sudah berada di belakang Jendral Hang.
"Mogui De Daji" Ucap Xiu Min membuat Jendral Hang terhempas jauh dan jatuh tersungkur di tanah.
"Kau! " Geram Jendral Lin melihat Suami nya terluka, segera ia menghunus kan pedang nya mengincar area vital Xiu Min.
Trangg
Gerakan yang terbaca membuat Xiu Min dengan mudah menangis serangan itu. Jendral Hang sudah bangkit dan kembali menyerang Xiu Min meski ia sudah terluka cukup parah.
"Feng Yi" Ucap Haifeng lalu muncul lah sepasang sayap yang terbuat dari Qi elemen angin di punggung nya.
Sraangg
Wooshh
Duarrr
Serangan demi serangan di luncurkan namun Xiu Min masih bisa mengelak dengan baik. Merasa ada celah, Xiu Min segera merapalkan mantra andalan nya.
"Mogui De Daji!! " Ucap nya dengan Qi yang lebih besar dari sebelum nya.
Swooshh
Duaarr
Braakhh
Serangan itu mengenai Haifeng dan Jendral Lin, segera Jendral Hang mengambil kesempatan. Ia merapalkan mantra dan mengepalkan tangan nya untuk menyerang Xiu Min.
"Tie Shen: Tiequan"
Bughh
"Uhuk! " Tinju elemen besi milik Jendral Hang mendarat sempurna di perut Xiu Min. Serangan yang cukup kuat itu mampu membuat Xiu Min terbatuk dan meringis.
"Sshhss Lumayan untuk ukuran manusia seperti mu" Ucap Xiu Min melihat Jendral Hang yang mulai membuka sebuah segel di tubuh nya.
"Gerbang Ke Tiga terbuka lah" Ucap Jendral Hang lalu muncul pola rumit di dua kelopak mata nya. Tubuh Jendral Hang pun di selimuti cahaya berwarna Oranye dengan bola mata yang berwarna hitam juga pupil nya yang menghitam.
Swooshh
Sreett
Bughh
Brakk
Tiba-tiba Jendral Hang berada di belakang Xiu Min dan segera menendang Xiu Min hingga jatuh tersungkur. Bahkan tanah tempat Xiu Min jatuh pun retak dan berlubang.
"Uhuk Sial! " Ucap Jendral Lin seraya bangkit, begitu pun dengan Haifeng yang segera melesat ke arah Jendral Hang yang berdiri dengan Pedang besar di tangan nya.
"Kau baik-baik saja? " Tanya Jendral Hang kepada istri nya.
"Apa aku terlihat baik? Fokus lah pada musuh mu! " Ucap Jendral Lin sambil terus fokus.
"Hahaha Pertunjukan yang menyenangkan! Ayo terus menari" Gelak tawa milik Xiu Min terdengar mengerikan, tiba-tiba petir kembali bergemuruh.
"Ku rasa ini semakin buruk" Ucap Haifeng waspada.
Xiu Min mengangkat pedang di tangan kanan nya tinggi-tinggi, lalu ia merapalkan mantra.
"Shandian Yaobai!!! " Ujar Xiu Min, lalu pedang di tangan nya itu bercahaya dan di selimuti petir keunguan yang menandakan tahap nya sudah tinggi.
"Dia benar-benar serius kali ini" Ucap Jendral Lin memasang sikap waspada dengan pedang di tangan nya.
Xiu Min melesat menghunus kan pedang nya ke arah Jendral Hang yang tak dapat mengelak karena kecepatan Xiu Min Yang tak dapat di remehkan.
Sementara itu Haifeng segera melompat untuk menghindari serangan karena ia berfikir Jendral Hang dapat menghindar.
Syuutt
Sraakk
Jdaaarrr
Braakk
Seketika petir ungu menyambar dan menghanguskan sosok itu dengan sangat tragis. Jendral Hang yang jatuh segera bangkit dan melebarkan mata nya melihat Sosok itu yang mati di tempat.
"Lin'er!!!!! " Teriak Jendral Hang segera menghampiri jasad Jendral Lin yang hangus dengan berurai air mata.
"Jendral Lin!! " Teriak Haifeng dan Wen bersamaan melihat serangan dahsyat yang menyerang Jendral Lin.
"Ti-tidak mungkin" Pekik Jendral Hang lirih, ia begitu terkejut karena Jendral Lin mendorong nya dan berakhir dengan Jendral Lin lah yang terkena serangan Xiu Min.
"Itu akibat nya menghalangi ku" Ucap Xiu Min dengan nada mengejek, sementara Jendral Hang menangis memeluk Jasad Jendral Lin.
"Ibuuu!!!! " Teriak seorang anak kecil dengan air mata yang mengalir deras di wajah nya sambil berlari menuju ke arah Jendral Hang dan Jendral Lin.
"Mau kemana kau bocah?! " Gertak Xiu Min yang tiba-tiba berada di belakang Anak itu dan
Bughh
Brakk
"Aarghh" Anak itu berteriak saat punggung nya di tendang oleh Xiu Min sehingga ia terpental ke arah Jendral Hang berada.
"Lee!! " Jendral Hang segera berlari menghampiri Lee yang terluka cukup parah.
"Kau! B*jingan!!" Geram Jendral Hang dengan aura nya yang melonjak tinggi.
"Gerbang Ke Lima Terbuka Lah!!! " Teriak Jendral Hang dan tubuh nya kini di selimuti cahaya biru tua bersamaan dengan pola pola rumit terbentuk di sekitar area wajah nya. Mata nya masih berwarna hitam legam dengan rambut yang berkibar.
Pedang besar ia angkat tinggi tinggi, segera melesat ke arah Xiu Min dan melayang kan tinju tangan kiri nya serta mengayunkan pedang di tangan kanan nya.
Trangg
Krakk
Bughh
Bangg
Jendral Hang yang di kuasai emosi pun menyerang Xiu Min bertubi-tubi, sementara Haifeng mengobati Lee dengan elemen cahaya nya.
"Enyah lah!! "
Sreett
Trangg
Kreekk
Jendral Hang berteriak seraya terus melancarkan serangan nya, Xiu Min sendiri mulai kewalahan karena tak mendapat celah.
'Sial! Serangan nya begitu fatal, bisa gawat jika terkena Tujuh sampai sepuluh tinju langsung nya' Batin Xiu Min dengan dahi mengernyit merasakan lonjakan energi yang lain nya.
Itu karena Haifeng yang selesai mengobati Lee segera duduk bersila dengan tangan sejajar di paha. Perlahan namun pasti kelopak mata Haifeng berwarna kemerahan, saat mata nya terbuka, nampak bola mata nya yang berwarna biru cerah serta pola berbentuk garis Horizontal.
"Sage Mode" Ucap Haifeng setelah kelopak mata nya terbuka sempurna.
Sage Mode adalah sebuah teknik legendaris turun temurun di mana pengguna nya mengandalkan energi alam atau Qi alam untuk memperkuat fisik, mempercepat gerakan, mempertajam indra dan memperlebar dantian. Pengguna Sage Mode juga akan merasakan tubuh yang lebih ringan serta tahapan yang meningkat drastis. Teknik ini hanya bisa di pelajari oleh mereka yang memiliki dara keturunan ras God atau Dewa-Dewi.
Haifeng melesat ke arah Xiu Min dengan tangan kosong dan mulai membantu Jendral Hang melawan Xiu Min.
"Ku lupakan persahabatan kita dulu! Aku akan membunuh mu" Ucap Haifeng dengan nada tenang, pengguna teknik Sage Mode memang merasakan ketenangan dalam pikiran nya karena energi alam yang akan mempengaruhi pikiran pengguna dengan sendiri nya.
"Bagus lah kalau begitu" Ucap Xiu Min seraya membalas serangan demi serangan yang di luncurkan Jendral Hang dan Haifeng.
***
"Huaaa Ibunda ayah terluka hiks hiks, kakak di mana? " Tangis Xuan dalam dekapan ibu nya.
"Tenang lah Xu'er mereka pasti baik-baik saja" Ucap Wen mencoba tenang namun tak menutup bahwa dia sendiri pun panik, dia tak bisa bertarung karena kekuatan nya hilang di serap oleh bayi dalam kandungan nya.
Sementara Yixuan memperhatikan ayah nya dengan serius, tubuh nya mulai membaik dan ia juga bisa ber kultivasi. Ia kini sedang bersama dengan Lee yang masih pingsan, namun tiba-tiba...
Splashh
Splashh
Tak
Tak
Dua anak panah menuju ke arah nya dan Lee, segera ia menarik belati dan menangkis serangan itu.
"Wah ternyata kau hebat juga! Ku kira anak manusia itu lemah! " Ucap anak kecil berusia 7(tujuh) tahun dengan nada mencemooh.
"Siapa kau? Iblis!! " Ujar Yixuan melihat sosok iblis kecil dengan tanduk di hadapan nya.
"Aku? Aku adalah iblis yang akan membunuh mu~Hihihi" Ucap iblis itu yang tak lain dan tak bukan ialah Xiu Lang.
Xiu Lang adalah iblis kecil yang di ciptakan oleh Xiu Min dari darah seribu iblis sehingga kekuatan Xiu Lang dapat mengimbangi kekuatan Jendral Lin saat ini meski pun ia masih lah kecil.
"Kau iblis kecil Si*lan! " Ucap Yixuan marah lalu bangkit dan mulai menyerang Xiu Lang.
"Kau tak akan bisa mengalahkan ku! Menyerah saja lah! "
"Aku.... Aku tak akan pernah menyerah" Ucap Yixuan sambil terus menyerang Xiu Lang dengan belati kecil di tangan nya.
"Oh? Baiklah kalau begitu aku tak akan sungkan"
Swooshh
Bughh
Duaakhh
Brakk
"Kakak!!!" Ternyata karena Jendral Lin mati Formasi yang ia buat pun menghilang sehingga Xuan dapat berlari menuju Yixuan.
"Xu'er jangan! " Teriak Wen terkejut karena Xuan melepaskan pelukan nya tiba-tiba dan berlari ke arah Yixuan.
"Yi'er!!! " Namun sesaat kemudian Wen pun ikut berlari melihat anak pertama nya yang terluka cukup parah.
"Engh Xuan pergilah" Ucap Yixuan lemah melihat adik nya yang menghampiri dengan hujan air mata.
"Huaaa kakak " Xuan terus menangis sambil berlari namun tiba-tiba Xiu Lang berada di hadapan nya dan mencegah Xuan mendekati Yixuan.
"Kau ingin ke tempat kakak mu? Maka lewati dulu mayat ku" Ucap Xiu Lang seraya menghadang Xuan.
"Lepas hiks aku ingin ke kakak hiks hiks! Kakak tolong hiks aku aakkhh sakit" Teriak Xuan saat ia di pukul oleh Xiu Lang.
"Berisik! " Ucap Xiu Lang jengah.
"Xu'er! Pergi kau iblis! " Teriak Wen seraya kembali memeluk Xuan yang jatuh tersungkur di hadapan nya.
"Per-pergi lah Xuan" Teriak Yixuan seraya bangkit dan mulai menyerang Xiu Lang lagi.
"Kau tahu? Aku benci dengan drama keluarga seperti ini! Jadi ku akhiri saja dengan adik mu yang berisik itu" Ucap Xiu Lang seraya melompat menghampiri Xuan dan Wen.
"Mogui De Daji" Ucap Nya menghempaskan Yixuan yang bergerak melindungi adik dan ibu nya.
"Kakak!! "
"Yi'er"
Wen dan Xuan berteriak melihat Yixuan yang kini bersimbah darah mencoba bangkit.
"I-ibu bawa a-dik pergi dari si-ni" Ucap Yixuan terbata menahan sakit yang luar biasa.
Melihat Yixuan yang sudah di ambang batas, Xiu Lang segera menghampiri Wen dan Xuan. Ia melompat namun sebelum itu....
Swooshh
"Ayo pergi dari sini untuk sementara! " Wen membuka aray teleportasi dan menarik Xuan pergi sehingga serangan Xiu Lang tak sempat mengenai mereka.
Melihat ibu dan adik nya sudah aman Yixuan pun merasa tenang dan menutup mata nya dengan tersenyum tipis.
***
Sedangkan Haifeng masih terus menyerang Xiu Min meski energi Qi nya sudah terkuras habis, begitu pun dengan Jendral Hang yang di ambang batas nya.
"Huh! Mari kita akhiri ini! Mogui De Daji! " Ucap nya dan Jendral Hang pun terhempas jauh ke arah Lee dan Yixuan.
"Kau!! " Geram Haifeng meski kekuatan nya habis dan Sage Mode nya sudah berakhir karena waktu nya terbatas.
Sreett
Bughh
Braakkhhh
Druaarrkkhh
Xiu Min mengeluarkan kekuatan nya menghempaskan Haifeng cukup jauh dan Xiu Min pun nampak kelelahan, segera ia berjalan menghampiri anak nya Xiu Lang.
"Ayah, wanita itu dan anak ke dua nya melarikan diri" Ucap Xiu Lang kesal dan kini pasangan ayah dan anak itu berjalan pelan menghampiri Haifeng dan yang lain nya.
Swooosshhh
Tiba-tiba terdapat portal teleportasi yang menarik Haifeng dan yang lain nya pergi. Melihat itu Xiu Min marah karena kejadian yang sama terulang lagi.
...----------...
Jangan lupa dukung author melalui...
Like
Vote
Rate
Favorit
Ada yang ingin berteman lebih jauh dengan author? Yuk hubungi author....
Author orangnya care kok, ga mudah tersinggung, bisa cepat akrab dan b
blak-blakan.
IG: @lrnrrhmnia1412 (Follow yak, Author follback kok)
WA: +6289670108559 (Untuk para wibu pecinta anime, author punya group yang selalu share file video anime baik movie ataupun the movie, Seperti Naruto, One Pick Man, Black Clover, Battle Trough Heaven dll. Silahkan hubungi admin yang juga author sendiri untuk yang tertarik. Kalau mau berteman dengan author juga ga masalah sih~hihihi)
FB: Nurrahmania Art(Terima pesanan gambar sketsa wajah buatan author sendiri. Bagi yang berminat silakan hubungi :')