Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 164: Mengerikan Dan Menjijikkan!



"Kalau begitu cepat lah, lebih cepat lebih baik" Ucap Shuwan memotong ucapan Chen yang sudah jelas di mana akhir nya.


Dan Chen hanya bisa pasrah dengan sikap Shuwan yang masih saja tertutup, tidak peduli orang di sekitar nya. Mengerikan bukan? Itu lah yang Chen rasa kan saat ini, rasa nya seperti anda mengajak patung hidup untuk makan bersama.


......................


Di sisi lain, Xuan terlihat duduk di kursi dengan santai melihat seorang wanita dengan wajah dan tubuh mengerikan yang sedang di periksa oleh tabib.


Tabib itu duduk di tepi ranjang seraya menyentuh tangan Qin Lizan menggunakan sapu tangan. Dia memeriksa denyut nadi Lizan.


Dahi tabib itu berkerut dalam menyadari keanehan yang ada. Lalu dia bergumam dengan suara yang tidak terlalu pelan sehingga masih dapat di dengar.


"Tidak ada yang aneh dengan denyut nadi nya, ini bukan penyakit biasa" Gumam tabib itu membuat kernyitan cemas dalam dahi Qin Lizan semakin dalam.


"Ap-apa kah ini tidak bisa di sembuh kan? " Tanya Qin Lizan menggenggam erat tangan Tabib muda itu, bahkan hingga sapu tangan yang tabib itu gunakan terjatuh.


"Em maaf Nona" Ucap tabib itu sedikit tidak enak, lebih kepada diri nya sendiri. Seraya menarik tangan nya dengan sedikit keras, alis tabin itu sedikit menukik tidak senang.


'Wanita mengerikan ini... Tidak hanya mengerikan, dia juga menjijikkan' Gumam tabib itu dalam hati, seandainya Shuwan mendengar jeritan hati tabib itu mungkin Shuwan akan tertawa menertawakan kesengsaraan yang Lizan alami.


"Kau! " Ucapan Qin Lizan terhenti karena ia tidak bisa menyalahkan perbuatan sang tabib.


"Khem...! Jadi apa dapat di sembuh kan? " Tanya Xuan mengalihkan perhatian, dia duduk dengan santai tanpa memikirkan Qin Lizan yang sakit hati dengan perbuatan tabib tadi.


"Sebenar nya terdapat dua kemungkinan yang mungkin Nona ini alami. Yang pertama adalah Nona ini terkena penyakit mematikan yang tidak dapat Saya ketahui, dan yang kedua.... " Tabib muda itu menjeda ucapan nya sejenak, kemudian melanjutkan dengan sedikit takut.


"Kemungkinan yang kedua adalah Nona ini di racuni, namun karena saya tidak mengetahui Jenis racun nya maka saya juga tidak dapat men detoksifikasi nya" Lanjut tabib itu menundukkan kepala nya dengan hormat.


'Hebat sekali laki-laki ini... Bahkan saat wanita nya mendapatkan penyakit yang mengerikan, laki-laki ini tidak menjauh. siapa pun yang memiliki nya pasti akan sangat beruntung' Lirih tabib itu dalam hati, kagum dengan kesetiaan Xuan.


Andai Xuan mendengar hal ini, mungkin dia akan muntah karena tidak kuasa membayangkan.


"Lalu... apa kau bisa memberikan obat untuk menahan nya? " Tanya Xuan lagi masih dengan raut wajah datar, namun dalam hati dia tersenyum dengan sedikit rasa senang.


"Saya akan mengusahakan nya" Ucap Tabib itu semakin kagum dengan sosok Xuan.


***


Chen dan Shuwan kini berada di lorong gelap yang sudah sepi. Kedua nya saling berpandangan sejenak kemudian mengangguk bersamaan dan melangkah maju.


'Energi di tempat ini semakin aneh' Gumam Shuwan dalam hati seraya memperhatikan sekitar dan mengedarkan Qi nya untuk merasakan energi sekitar.


Shuwan dan Chen sama-sama menyamarkan energi mereka agar tidak di ketahui oleh orang-orang. Mereka berjalan tanpa menimbulkan suara menyusuri penginapan yang mereka sewa saat ini.


Kemudian Shuwan memandang Chen, ternyata Chen yang merasakan tatapan pun segera menatap Shuwan balik.


Pandangan mereka bertemu lalu tatapan kedua nya teralih pada sebuah pintu yang mereka rasa terdapat jalan menuju ke bawah.


Lalu mereka kembali saling berpandangan, tatapan mereka seolah sedang mengatakan 'Apa kau merasakan nya? Ya, aku merasakan nya'.


Mereka yang seperti nya mengerti arti tatapan satu sama lain pun saling mengangguk. Chen menjulurkan tangan nya guna menggeser pintu.


Sreettt


Dengan Qi yang Chen sebarkan, gesekan pintu tadi hampir tidak menimbulkan suara apa pun. Kedua nya hanya melihat ruangan yang gelap.


Lalu mereka masuk secara bersamaan, tanpa sadar tangan mereka saling bertautan. Saling menggenggam di antara jemari.


Melihat ruangan itu yang sepi, mereka kembali berpandangan lalu pandangan mereka teralih pada sebuah karpet di sisi kasur.


Chen dan Shuwan kembali mendekat ke arah karpet tadi, Lalu dengan perlahan Chen menyingkap karpet tadi dan menggeser nya ke arah lain.


Ternyata di bawah karpet terdapat garis Persegi di lantai, dan terlihat cekungan di ujung seperti untuk mengangkat.


Melihat anggukan Shuwan, Chen pun mengangkat melalui lubang cekungan tadi. Perlahan kotak dengan diameter seluas ½ Meer tersebut terangkat.


Kedua nya melihat sebuah tangga yang menuju ke bawah, hal ini membuat Chen sedikit merasa tidak asing dengan adegan kali ini.


Shuwan pun berjongkok di sisi Chen, kedua nya menyebarkan Qi udara ke bawah sana. Namun seolah memiliki formasi pelindung, Qi milik Shuwan mau pun Chen tidak bisa menembus nya. Tiba-tiba....


Brakkhh


Seketika Chen jatuh tersungkur dan tidak sadar kan diri saat balok kayu tebak menghantam belakang kepala nya. Tepat pada tengkuk sebelah atas.


'Siapa itu? Aku tidak merasakan energi apa pun? ' Batin Shuwan bingung seraya berbalik dengan cepat, namun pandangan nya memburam kemudian dia ikut jatuh tidak sadar kan diri.


Siapa yang menyangka kalau di tengkuk belakang Shuwan tertancap sebuah jarum kecil. Rupa nya benda itu lah yang membuat Shuwan seperti itu.


"Cepat, kita harus membawa mereka ke bawah! " Ucap seseorang memakai pakaian berwarna ungu dengan balutan luaran biru.


"Sebelum mereka sadar, kita harus segera mengurus mereka! " Ucap yang lain nya dengan seringan gila nan jahat.


Mereka pun segera membawa Shuwan dan Chen melewati tangga yang menuju ke bawah tadi. Masing-masing dari mereka menggendong satu.


......................


Author mau promosi sebentar.....


Jangan lupa mampir di karya author yang lain, salah satu karya terbaru author adalah


-WEST FRONTIER-CUAN XING VILLAGE



Pada jaman Dinasti, dua orang ini sama-sama menjadi orang yang selalu mengikuti perang. Kedua nya memiliki gelar masing-masing, sang wanita mendapat gelar jendral Wanita pertama. Maka sang pria memiliki Gelar sebagai Raja.


Awal nya sang pria yang memiliki Gelar Raja Li mulai mendekati jendral wanita itu karena memiliki tujuan tersembunyi.


Sedangkan jenderal wanita yang bernama Huang Di Fei itu tidak tertarik sama sekali. Hingga perlahan waktu mulai membawa perubahan.


Kedua nya mulai menyadari perasaan saat sedang menjalankan tugas Di Perbatasan Barat-Desa Cuan Xing.


Namun suatu tragedi terjadi dan merenggut segala nya.


Pemeran Pria- Qin Li Zhen/Raja Li


Pemeran Wanita- Huang Di Fei/Jendral Muda Huang


...----------------...


Hai....!


Apa kabar?


Harus baik dong ya!!!


Jangan lupa LIKE!!


WA: +6282123981798(Dua grup yang mengirim Film setiap minggu nya)


IG: @lrnrrhmnia1412


Email: rahmanialiranur@gmail.com


Selalu dukung author!!!