Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 131: Roh Naga Halilintar



Kemudian Shuwan mengepalkan tangan nya menggenggam erat pedang dalam genggaman nya seraya menggertak kan gigi.


"Sudah cukup sampai di sini saja!! " Ujar Shuwan menatap dingin sisi gelap nya, dan suatu fluktuasi energi mulai meningkat.


......................


"Perisai Angin! "


Swooossshh


Bruuaaakkkhhh


Tiba-tiba muncul perisai tipis yang tercipta dari energi angin di hadapan Junsi. Dan Junsi dapat melihat sosok Yixuan yang berdiri tegak di hadapan nya.


"Menepi dan Netral kan dulu racun yang memasuki tubuh mu! " Ucap Yixuan kemudian menarik pedang nya.


Junsi terkesiap dan langsung menyadari racun yang mengalir melalui luka nya. Namun belum sempat dia menepi, Tiba-tiba...


Slaasshhh


Laba-laba itu memekik marah dan menyerang Yixuan mau pun Junsi menggunakan kaki-kaki nya. Secara alami mereka berdua bergerak menghindar.


"Teknik Angin-Tapak Raja Angin! " Ucap Yixuan mengarahkan telapak tangan kiri nya seraya menunduk dan menempelkan telapak nya pada bagian bawah Laba-laba itu.


Laba-laba itu memekik dan secara reflek melompat ke belakang, dan dengan segera Yixuan menarik pedang nya dan mengalirkan Qi dalam pedang nya.


Srreeettttt


"Woah! " Junsi terkagum-kagum dengan Yixuan yang membelah laba-laba itu hanya dengan satu kali tebasan.


Di sisi lain Junsi bingung, bagaimana mungkin Yixuan sekuat itu? Setahu Junsi, Yixuan memang kuat namun tidak bisa menandingi Shuwan.


"Sebaik nya kita segera pergi sebelum darah laba-laba itu menarik perhatian hewan lain" Ucap Yixuan dengan wajah tenang nya seraya menggenggam batu permata berwarna merah kehitaman.


"Benar" Timpal Junsi lalu melesat pergi di ikuti Yixuan.


Swooossshh


***


Shuwan melompat dan memutar tubuh nya dengan ayunan Pedang yang sangat cepat melebihi kecepatan cahaya.


Sedangkan sisi gelap nya tampak segera mengangkat sabit neraka dan di arahkan ke depan. Tepat setelah itu Shuwan membenturkan pedang nya pada sabit milik sisi gelap Shuwan.


Traanggg


Kraakkk


Qi yang Shuwan alirkan pada pedang nya membuat ketajaman meningkat hingga titik tertentu dan membuat sabit neraka tersebut memiliki retakan yang cukup parah.


Traaangggg


Kemudian Shuwan menekan pedang nya dengan kekuatan yang lebih di berat kan sehingga Sabit Neraka milik Sisi gelap Shuwan seketika patah.


"Apa!? " Sisi gelap Shuwan secara alami sangat terkejut, bagi nya tidak mungkin Shuwan sekuat ini!


Namun dengan wajah datar penuh misteri, Shuwan mengibas pedang nya dan mengangkat tangan kiri seperti menarik suatu energi.


"Teknik Kombinasi-Terpaan Badai Penghancur! "Ucap Shuwan dengan cahaya biru muda yang terpancar dari kepalan tangan kiri nya.


Tes


Jdaaarrrr


Tess


Tess


Secara tiba-tiba hujan turun dengan deras nya di sertai petir yang menggelegar, jangan lupakan hembusan angin kencang yang akan menerbangkan apa pun yang di lalui nya.


Sisi gelap Shuwan mengangkat kedua tangan nya yang terkepal dan membentuk silang guna melindungi wajah.


Gtrkkk


"Si*l! Bagaimana bisa sekuat ini? " Gumam Sisi gelap Shuwan seraya menggerakkan gigi nya, dia menatap Shuwan dengan bengis.


Kemudian sisi gelap Shuwan menghentakkan kaki kanan nya dan muncul lah asap hitam yang melindungi sisi gelap Shuwan.


'Aku tidak akan membiarkan mu lolos kali ini! 'Ucap Shuwan dalam hati kemudian menajamkan pandangan nya dan seketika menghilang dalam ketiadaan.


"Teknik Kegelapan-Kristal Iblis! " Ucap Sisi gelap Shuwan yang merasakan keberadaan Shuwan di hadapan nya.


Tiba-tiba dari bawah kaki sisi gelap Shuwan muncul kristal hitam kemerahan yang runcing di ujung nya.


"Teknik Kombinasi-Cahaya Kristal Abadi! " Ucap Shuwan turut menggunakan elemen kristal nya dengan memunculkan Kristal putih di sekitar.


Sreettt


Masih dalam terpaan badai dahsyat, Shuwan melompat dan bersalto kebelakang hingga mendarat tepat di salah satu kristal cahaya yang muncul.


Berdiri dengan ujung kristal yang di injak oleh satu kaki dan kaki lain nya berada di belakang kaki yang berpijak.


"Sekarang sudah berakhir!! " Gumam Shuwan dengan penekanan, mata tajam nya menatap dingin sisi gelap Shuwan yang masih berusaha bertahan dalam badai.


"Ukh! Teknik Iblis-Raja Naga Kegelapan! " Sisi gelap Shuwan yang geram dengan badai pun melompat dengan salto, tiba-tiba muncul gumpalan asap yang perlahan membentuk Hewan Mitologi bertubuh panjang.


'Naga ya? Cih!' Batin Shuwan berdecih, dia bisa merasakan kekuatan nya yang berkurang drastis.


Seharus nya Shuwan tidak terlalu mengulur-ulur waktu lagi. Terlalu banyak energi yang keluar dengan sia-sia.


Kemudian naga milik sisi gelap Shuwan itu meraung dan melesat ke arah Shuwan di tengah-tengah badai yang menerpa.


Sreettt


Secara alami Shuwan melompat dan melesat dengan kecepatan cahaya. Tangan nya terkepal menunjukkan sengatan-sengatan petir ungu.


Rooaaarrhhh


"Mati lah kau!!! " Teriak sisi gelap Shuwan bersamaan dengan raungan naga iblis itu ke langit, membuat batin Shuwan berdecih.


Saat naga milik sisi gelap Shuwan berada tepat di tengah-tengah lingkaran, Shuwan menghentikan langkah nya secara tiba-tiba dan berbalik melompat ke arah naga hitam itu.


"Teknik Dewa Petir-Roh Naga Halilintar! " Ucap Shuwan dengan kepalan tangan kanan ke atas dan di tarik ke bawah.


Zzzrrrzzztttthhhh


Tiba-tiba langit menjadi sangat gelap tertutup angin hitam yang terdapat sengatan-sengatan petir ungu dan biru.


Roooaaaaaerrrrrkkkhh


Lalu terdengar raungan yang memekakkan telinga membuat siapa pun yang mendengar nya akan merinding dan merasa takut.


Jjddddeeeerrrttttthhhhhh.....!!!!!


Kemudian setelah itu muncul sambaran petir yang sangat besar menyerupai Bentuk Naga berwarna Biru keunguan.


Naga petir itu langsung menggigit leher naga Hitam milik sisi gelap Shuwan. Sontak saja naga hitam itu meraung dengan sangat keras.


"Aaarrrgghhhh!! " Sisi gelap Shuwan berteriak kencang, sementara Shuwan merasa energi nya benar-benar terkuras.


"Teknik Dimensi-Segel Kematian! " Ucap Shuwan mengarah kan tangan kanan nya ke arah Sisi gelap Shuwan.


Dengan sisa-sisa energi nya, Shuwan membuat cahaya dan cahaya gelap saling terhubung kemudian mengikat sisi gelap Shuwan.


"Uhuk! " Setelah itu Shuwan terbatuk memuntah kan seteguk darah segar dengan wajah yang pucat seperti tidak di aliri darah.


Badai yang Shuwan cipta-kan pun berhenti, langit kembali seperti sedia kala....


Brukkhh


Seketika Shuwan pun ter-jatuh dengan kesadaran yang perlahan memudar. Bersamaan dengan itu tubuh Shuwan memudar menjadi cahaya.


Gelap!!


Kini hanya itu yang Shuwan lihat, tak ada apa pun sejauh mata memandang. Hanya kekosongan yang nyata!


Tak ada nada yang menyapa rungu, kecuali hembusan nafas yang dia hembuskan.


...----------------...


Hai....!


Apa kabar?


Harus baik dong ya!!!


Jangan lupa LIKE!!


WA: +6282123981798


IG: @lrnrrhmnia1412


Email: rahmanialiranur@gmail.com


Selalu dukung author!!!