
" Dewa Malam!!! "Ujar Xiu Lang terkejut dengan yang di hadapan nya. Ia tahu kalau Haifeng adalah Ras Dewa-Dewi namun ia tak menyangka kalau Haifeng memiliki gelar sendiri.
......................
Xiu Lang masih tak percaya dengan yang film lihat nya saat ini. Keturunan Ras Dewa-Dewi akan memiliki mata berwarna biru, namun jika memiliki gelar khusus maka warna mata akan mengikuti gelar nya.
" Tidak mungkin! "Guman Xiu Lang tiba-tiba...
Kraakkk
Srriiingg
Rantai cahaya membelit Xiu Lang, mengetahui hal itu Xiu Lang meronta namun tetap tak dapat lepas.
" Aarrghhh! "Ia berteriak saat Haifeng menyentuh kala Xiu Lang yang terdapat tanduk. Mata Xiu Lang ditutupi cahaya berwarna putih serta cahaya putih itu menyebar ke seluruh tubuh nya.
" Kekal lah kau di neraka yang terdalam! "Ucap Haifeng melepaskan tangan nya lalu mengangkat tombak dan menusukkan nya ke dada Xiu Lang.
Tepat di tempat tombak itu menancap muncul cahaya putih yang menyebar dengan cabang yang mulai menutupi seluruh tubuh Xiu Lang.
" Aaaarrrggghhh!! "Teriak Xiu Lang menggelegar dengan mata nya yang benar-benar memutih lalu tubuh nya hilang di telan cahaya.
" Dasar iblis! "Umpat Haifeng pelan lalu menatap Shuwan dan Yixuan yang masih fokus melawan Xiu Min.
Melihat Yixuan yang terus melindungi Shuwan, ia jadi teringat Fu Hailan adik nya yang manis dulu.
...[~Flashback~]...
Tapp
Tapp
Tapp
" Ayo kejar aku kak!!! "Teriak seorang gadis kecil berusia 5 Tahun seraya berlari menjauhi anak kecil laki-laki yang sudah berusia 8 Tahun.
" Kemari kau Lan'er!! Jika aku menangkap mu, habis kau! "Teriak anak laki-laki itu mengejar adik nya. Tiba-tiba...
Bruuukkhh
" Huaaaaa sakit! Hiks hiks huaaa hiks hiks hiks "Gadis kecil itu menangis karena jatuh tersandung kaki nya sendiri.
" Lan'er!!! Apa kau baik-baik saja? Apa kau terluka? "Tanya sang kakak panik.
" Huaaa lutut Lan'er berdarah! "sang kakak bingung melihat adik nya yang tak berhenti menangis.
Ia semakin panik saat melihat lutut sang adik yang terluka. Lalu ia berjongkok di hadapan adik nya dan maniup luka sang adik pelan
" Fiuuuhhh!! "Tanpa sang adik sadari, ia mengalirkan Qi ke luka sang adik agar tidak terasa sakit.
" Apa masih sakit? "Tanya nya lembut mengelus kepala adik nya.
" Woaahh!! Tidak sakit lagi! Bagaimana cara kakak melakukan nya? Katakan pada ku! Katakan! "Sang adik berteriak heboh, meski luka nya tidak menutup sepenuh nya, namun ia bisa menghilangkan rasa sakit yang di rasakan adik nya.
" Emn katakan tidak ya? "Ia berlagak seolah sedang berfikir membuat sang adik menatap nya penuh harap.
" Tidak! Kakak tidak melakukan apa pun! "ucap nya tersenyum lembut pada sang adik.
" Ahh kakak kau tidak menyenangkan! Katakan ayolah katakan pada ku! "Desak sang adik nampak kesal dengan wajah memerah dan pipi menggembung lucu.
" Stts! kakak tidak melakukan apa pun! Ayo kita menemui ayahanda dan ibunda! "Ia berjongkok di hadapan adik nya seolah akan menggendong, segera sang adik naik ke punggung nya.
***
Jlebb
" Akhh!! "Teriakan pilu terdengar setelah suara daging tertusuk pedang.
" Hailan!!!! "Suara seseorang berteriak memanggil gadis yang di tusuk tadi, lalu ia berlari ke arah adik nya dan merengkuh tubuh dang adik.
" Lan'er! Ku mohon jangan tinggalkan kakak! "Ucap Haifeng menangis pilu.
" Ma... afkan ak-u! Aku ta... ak bisa ber-tahan lagi.. ih Uhuk Berjan-ji... lah untuk te-tetap Hi... dup un-tuk ku.. uhuk! "Tangan gadis bernama Hailan itu terangkat membelai lembut wajah sang kakak lalu sesaat kemudian terjatuh perlahan bersamaan dengan nafas yang menghilang.
" Lan'er! LAN'ER!!! Ku mohon hiks bangun! Jangan tinggal kan kakak! Hiks ku mohon! Bangun Lan'er, ayo hiks kita menangkap kupu-kupu lagi hiks! "Tangis Haifeng pecah saat degup jantung sang adik tak lagi terdengar.
Hujan mengguyur alun-alun Kekaisaran yang di penuhi warna merah karena pemberontakan yang ada.
" Hiks hiks Lan'er jangan tinggalkan kakak! hiks Lan'er bangun lah Lan'er! Ku perintahkan kau bangun! Jangan bercanda Lan'er, ini tidak lucu sungguh!!! Lan'er.... "Tepat setelah ia menyelesaikan kalimat nya, ia bangkit dan melepaskan seluruh kekuatan nya.
Petir saling menyambar dan api terus membakar para pemberontak itu. Haifeng mengangkat pedang nya membantai para pemberontak dengan kekuatan yang terbuka.
Di usia nya yang ke 15 Tahun, ia kehilangan sang adik dan ibunda karena pemberontakan.
...[~Flashback Off~]...
Mengingat hal ini tanpa sadar air mata kembali jatuh membasahi pipi. Kali ini ia tak akan membiarkan anak-anak nya berjuang sendirian.
Ia akan melindungi anak-anak nya dengan segenap nyawa. Tak peduli apa pun yang terjadi!
" Tian Wu, ku serahkan sisa nya pada mu! "Setelah mengucapkan itu Haifeng pergi melesat ke arah anak-anak nya meninggalkan putra mahkota Tian yang di landa keterkejutan.
***
"Teknik Petir-Kecepatan Kilat! " Shuwan melesat mengayunkan pedang nya yang retak ke arah Xiu Min.
"Teknik Halilintar- Sambaran Mega Halilintar! " Pedang terayun sedikit lagi menyentuh kulit Xiu Min.
Tringg
Kraakkkhh
Sayap hitam Xiu Min bergeser sedikit menangkis serangan Shuwan. Namun saat pedang Shuwan dan sayap Xiu Min berbenturan, pedang Shuwan patah dan hancur.
"Teknik Dewa-Dewi-Cahaya Optikal" Sesuai rencana Yixuan tiba-tiba berada di belakang Xiu Min, lalu mata Yixuan memancarkan cahaya yang menyerang Xiu Min.
Swooossshh
Srrrrriiiiinnngggg
Di sekeliling mereka muncul asap yang menghalangi pandangan. Tepat saat asap itu menghilang, terlihat lah Xiu Min yang masih berdiri tegak namun punggung nya terdapat luka bakar.
"Cih! " Xiu Min berdecih pelan lalu menghilang dari tempat nya berada.
'Kemana dia? 'Batin Shuwan seraya berbalik badan namun....
"Teknik Kaisar Angin-Hempasan Angin Hitam! "
Swoosshh
Braakkkhhh
Shuwan terhempas membentur tanah dengan sangat keras. Sedangkan Yixuan nampak khawatir dengan keadaan Shuwan namun....
Sreettt
Tiba-tiba tubuhnya tertarik ke depan dan melesat ke arah Xiu Min yang mengangkat telapak tangan nya.
Happp
Xiu Min menangkap dan mencengkram leher Yixuan dengan erat. Ekspresi yang di tunjukkan Xiu Min hanya lah ekspresi dingin nya.
"Argh! " Yixuan mencengkram tangan Xiu Min yang mencekik nya, berharap dapat melepaskan cengkraman Xiu Min.
"Ingin lepas? Hahaha~Jangan harap! " Ucap Xiu Min tertawa mengejek.
Sreettt
Srang
Tiba-tiba muncul Shuwan dengan tombak nya yang langsung memotong tangan Xiu Min. Alhasil Yixuan lepas dari Xiu Min dengan tangan Xiu Min yang masih mencekik nya.
Sreettt
Shuwan menarik paksa tangan Xiu Min, lalu Yixuan yang terlepas pun langsung mengambil nafas dengan rakus.
"Uhuk! " Shuwan terbatuk darah karena memaksa menggunakan Qi yang banyak ke tombak nya.
Mata Shuwan dan Yixuan membola saat melihat tangan Xiu Min yang tumbuh lagi seperti tidak terjadi apa-apa.
"Ba-bagaimana bisa? " Tanya Shuwan tak percaya, begitu pun dengan Yixuan yang sama terkejut nya.
"Hahaha~Semua serangan kalian hanya sia-sia! Bersiap lah untuk Meninggalkan dunia ini! " Ujar Xiu Min kembali menghilang dari tempat nya berpijak.
...----------...
Jangan lupa dukung author melalui...
Like
Vote
Rate
Favorit
Ada yang ingin berteman lebih jauh dengan author? Yuk hubungi author....
Author orangnya care kok, ga mudah tersinggung, bisa cepat akrab dan sedikit blak-blakan.
IG: @lrnrrhmnia1412 (Follow yak, Author follback kok)
WA: +6282123981798(Lira Nur) (Untuk para wibu pecinta anime, author punya group yang selalu share file video anime baik movie ataupun the movie, Seperti Naruto, One Pick Man, Black Clover, Battle Trough Heaven dll. Silahkan hubungi admin yang juga author sendiri untuk yang tertarik. Kalau mau berteman dengan author juga ga masalah sih~hihihi)
FB: Nurrahmania Art(Terima pesanan gambar sketsa wajah buatan author sendiri. Bagi yang berminat silakan hubungi. :')