Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 48 : Kematian Abad 21 Part 1



"Kau! Tunggu saja" Teriak Bailin lalu mengalihkan pandangan nya ke arah lain. Shuwan sendiri diam saja karena jika di balas tak akan selesai. Tak lama kemudian kereta yang mereka tumpangi sudah sampai di istana. Shuwan pun bergegas kembali ke kediaman nya lalu ia merenungkan kejadian yang membuat nya tiada pada kehidupan pertama.


...{~Flash Back~}...


.......................


Pagi hari di temani kicauan burung tak membuat seorang gadis muda terbangun menikmati indah nya pagi hari. Masih terbaring kaku di kasur empuk nya, perlahan kelopak mata itu terbuka menampilkan manik mata coklat terang nya.


Bunyi Alarm lah yang membangun kan nya, ia segera duduk dan bergegas ke dalam kamar mandi. Dia adalah Shuwan, setelah mandi dan memakai jas khas dokter ia segera turun ke parkiran apartemen nya. Ia bergegas naik ke mobil hitam nya dan melesat membelah jalanan di pagi hari yang cerah.


Cerah nya cuaca pagi ini tak membuat semangat Shuwan terbakar, ia hanya mengemudikan mobil nya dengan kecepatan sedang dan tatapan kosong.


Selang beberapa menit ia sudah sampai di parkiran sebuah rumah sakit yang termasuk elite. Rumah sakit ini adalah milik nya, milik keluarga Li Yang di turunkan pada nya.


Shuwan turun dari mobil nya dan melihat sekeliling yang masih sepi. Ia pun melangkah masuk ke rumah sakit itu dan segera naik ke lantai atas lalu menuju ruangan nya. Ia adalah seorang dokter spesialis bedah sekaligus pemilik rumah sakit tersebut.


Setelah masuk ke ruangan nya ia segera duduk dan memeriksa beberapa dokumen. Selain memiliki rumah sakit sendiri, Shuwan juga memegang sebuah perusahaan besar. Namun perusahaan nya itu di percayakan ke tangan kanan nya. Sehingga ia hanya perlu memeriksa dokumen dokumen perusahaan nya.


Tokk


Tokk


Tokk


"Permisi! " Suara ketukan pintu dan suara seseorang itu memecah keheningan yang melanda kala Shuwan memeriksa laporan dari orang kepercayaan nya.


"Masuk! " Suara dingin milik Shuwan terdengar hingga keluar, Shuwan sendiri masih fokus dengan laptop di hadapan nya.


Ceklek


Krieeett


Pintu terbuka menampilkan seorang perawat berperawakan tinggi, wajah nya yang memiliki kesan imut di sertai senyum cerah nya segera masuk ke ruangan itu seraya berjalan ke depan meja Shuwan.


"Ada apa? " Tanya Shuwan tanpa mengalihkan pandangan nya dari dokumen.


"Ada jadwal oprasi dengan Bapak Xio Yu pukul 11.00 Dok! " Ucap Suster Sekaligus teman Shuwan sambil menatap Shuwan yang fokus pada pekerjaan nya.


"Operasi apa? "


"Pendarahan pada otak"


"Baiklah kau boleh keluar" Ucap Shuwan sama sekali tidak menatap suster itu sedetik pun.


"Permisi"


Cklek


Setelah kepergian suster sekaligus teman nya, ruangan yang Shuwan tempati menjadi begitu hening. Suasana sepi dan senyap membawa ketenangan untuk Shuwan.


Masih sibuk berkutat dengan dokumen dan laporan, tak terasa kini sudah waktu nya melakukan oprasi. Ia bergegas keluar dan mengganti pakaian dengan baju khusus oprasi.


Shuwan melakukan oprasi di bantu beberapa dokter dan suster. Tak berlangsung lama, ia sudah selesai dan kini sedang makan siang di kantin rumah sakit.


Ia makan sambil menatap handphone nya untuk membaca Novel online. Ya, Shuwan menang memiliki hobi membaca sebuah karya. Shuwan masih sibuk membaca novel nya, meski ada dialog yang lucu atau sedih, Shuwan sama sekali tak menunjukkan perubahan pada ekspresi nya.


Kringg.... Kringg.... Kringg.... (Nada dering telpon)


Shuwan melirik handphone khusus nya yang sudah berada di genggaman nya. Ia berdecak melihat nama kontak yang menelpon nya.


"Ada apa? " Tanya Shuwan tanpa basa-basi ketika panggilan terhubung.


"Datang ke markas sekarang! Misi baru menanti! "Ucap seseorang di sebrang sana lalu langsung memutuskan panggilan membuat Shuwan memutar bola mata nya malas.


Segera ia merapikan alat yang ada di meja makan, lalu bergegas pergi ke ruangan nya untuk mengambil tas. Setelah selesai ia bergegas menuju parkiran rumah sakit dan memasuki mobil nya. Segera ia melesat menggunakan mobil nya membelah jalanan yang ramai, maklum karena masih jam makan siang.


Setelah itu ia di antar menuju lift oleh petugas keamanan tersebut, di dalam lift ia sendirian karena memang lift yang ia gunakan khusus untuk agent predikat-S saja seperti diri nya.


Naik ke lantai atas setelah nya ia berjalan menuju ruang penerima misi khusus. Di tatap nya ruangan itu sejenak dengan tatapan tajam, setelah itu ia pun menggerakkan tangan nya guna mengetuk pintu.


Tokk


Tokk


" Masuk! "Cukup dua kali ketukan pelan, suara intruksi memberi izin terdengar hingga ke luar. Shuwan kenal jelas dengan suara itu, tanpa menunggu lama lagi ia segera bergerak membuka pintu.


Cklek


Pintu terbuka, Shuwan masuk dengan wajah datar nya yang sudah di hafal oleh pria pemilik ruangan itu. Tanpa menunggu perintah, Shuwan segera menarik kursi dan duduk di hadapan pria itu.


" Katakan! "Tegas Shuwan sambil menopang dagu nya dengan kedua tangan di meja. Pria itu mengalihkan pandangan nya ke Shuwan lalu menghela nafas pelan.


" Tugas mu adalah menyamar menjadi kekasih Tuan Muda Liu untuk melakukan transaksi obat-obatan terlarang. Kau harus melindungi nya dan memata-matai markas penyeludup tersebut! "Ucap Pria itu seraya menyerahkan berkas berisi rincian informasi tentang misi yang akan ia laksanakan.


" Lalu? "Tanya Shuwan seraya membaca berkas tadi dengan cermat dan teliti.


" Tuan muda Liu akan datang malam ini di kafe X jalan XX, guna membahas hal lain nya. Misi akan di laksanakan besok malam. Segera lah bersiap! "Ujar Pria itu lagi. Shuwan segera mengangguk lalu pamit kembali untuk bersiap.


Sebelum pulang ke rumah nya ia menyempatkan diri untuk mampir ke S'LI Company, di sana ia segera naik ke ruangan nya dan bertemu asisten nya di sana.


" Selamat siang Nona! "Sapa Anna sang asisten sekaligus sekretaris pribadi nya.


" Ehm Anna bisa bawakan saya kopi? "Tanya Shuwan sambil berjalan dan duduk di kursi kebesaran nya.


" Akan segera siap Nona"Setelah itu Anna pamit dan Shuwan pun kini sendirian.


Shuwan menatap sekitar nya yang tak berubah, masih bersih dan terawat meski ia jarang mengunjungi ruangan nya ini. Ia meregangkan otot nya yang kaku seraya mengangkat kedua tangan nya tinggi tinggi dan menautkan nya.


"Bosaaann" Gumam Shuwan sambil melirik sekitar mencari sesuatu yang menarik.


Nihil. Tak ada yang menarik di sana, ia pun mengambil handphone nya. Shuwan sendiri bingung ingin apa, lalu ia melemparkan handphone nya ke sembarang arah dan membuka laptop nya.


Ia melirik dokumen misi yang di berikan pria itu lalu membaca nya sekilas dan kembali ke laptop nya. Ia mencari biodata tentang Tuan Muda Liu, ia juga mencari hal-hal yang berkaitan.


"Oh? Begitu kah? Hem" Gumam Shuwan menarik bibir nya menjadi seringaian.


...----------------...


Jangan lupa dukung author melalui...


Like


Vote


Rate


Favorit


Ada yang ingin berteman lebih jauh dengan author? Yuk hubungi author....


Author orang care kok, ga mudah tersinggung, bisa cepat akrab dan b


blak-blakan.


IG: @lrnrrhmnia1412 (Follow yak, Author follback kok)


WA: +6289670108559 (Untuk para wibu pecinta anime, author punya group yang selalu share file video anime baik movie ataupun the movie, Seperti Naruto, One Pick Man, Black Clover, Battle Trough Heaven dll. Silahkan hubungi admin yang juga author sendiri untuk yang tertarik. Kalau mau berteman dengan author juga ga masalah sih~hihihi)


FB: Nurrahmania Art(Terima pesanan gambar sketsa wajah buatan author sendiri. Bagi yang berminat silakan hubungi. )