Mommy ... I Want Daddy

Mommy ... I Want Daddy
Bab 74 Happy to See You



Hana melihat Rei dan Rio berada di depannya. Apa ini hanya ilusi? Hana merasa ia salah lihat dan mengalami halusinasi karena begitu merindukan Rei dan Rio.


"Kakak Yio." Rin berlari memeluk Rio. Ren juga tidak mau kalah ia agak berlari dengan langkah yang masih sedikit ganjal. "Kakak Yei."


Hana menyadari bahwa Rei dan Rio benar-benar datang ke Amerika. Richard sengaja tidak memberitahu Hana sebagai kejutan. Richard juga meminta Rei dan Rio merahasiakannya dari Hana


"Mama kangen." Hana memeluk dan menciumi pipi Rei dan Rio.


"Rei juga kangen Mama," ucap Rei.


"Rio juga kangen Mama," ujar Rio sambil memeluk Hana.


"Rei sama Rio istirahat dulu di kamar. Kalian pasti capek, kan berjam-jam di pesawat," ucap Hana setelah ia merasa puas memeluk Rei dan Rio.


"Tadi Rei sudah tidur di pesawat." Rio menunjukkan foto Rei yang tertidur pulas.


"Rei habis latihan koreo. Jadi Rei capek," alasan Rei.


"Kakak Yio bawa keyupuk?" Stok kerupuk Rin sudah habis karena ia sering membagikan kerupuk ke teman-teman sekolahnya.


"Bawa." Rio mengeluarkan kerupuk mentah untuk Rin. Rio membawa banyak kerupuk karena Rin pernah curhat di telepon kalau kerupuknya habis. Selain kerupuk udang, ikan dan bawang, Rio juga membawa kerupuk terasi, kerupuk Kupang, kerupuk puli tak lupa melinjo.


"Makasih kakak Yio." Rin merasa senang. Ia mencium pipi Rio sebagai ungkapan kebahagiaannya.


Untuk sementara Rei dan Rio tinggal di Amerika bersama Hana. Sampai liburan mereka habis barulah mereka pulang ke Indonesia.


Rei baru saja meng-upload video dance cover untuk channel YouTube-nya. Banyak komen berdatangan.


Hana melihat raut wajah Rei yang sedih. Tidak biasanya putrinya muram setelah meng-upload video. "Rei kenapa?"


Mata Rei terlihat berkaca-kaca. Ia memperlihatkan ponselnya. "Ada yang bilang tarian Rei jelek. Rei sedih. Rei sudah latihan berjam-jam biar tarian Rei bagus "


Hana membaca beberapa komentar negatif. Ada yang komen Rei tidak berbakat. Rei terlalu berlebihan (lebay). "Rei, kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Akan ada orang yang suka dengan tarian Rei. Tapi akan ada juga yang nggak suka tarian Rei."


Hana melanjutkan, "Nggak pa pa. Komen negatif itu Rei jadiin semangat buat Rei latihan lebih giat lagi. Rei suka menari, kan?"


Rei menganggukkan kepalanya. "Rei sangat suka menari. Rei merasa bahagia saat Rei menari. Apalagi saat ada yang bilang kalau mereka suka tarian Rei."


"Mama juga suka sama tarian Rei. Mama nggak nyangka banyak yang suka dengan channel YouTube Rei. Awalnya Mama upload video untuk iseng-iseng aja. Untuk kenang-kenangan saat kalian kecil."


"Rei masih ingat saat Mama belajar bikin kue dulu?" Hana bertanya.


Rei masih ingat. Kue yang dibuat mamanya bantat dan gosong. "Waktu itu Rei dan Rio takut makan kue bikinan Mama. Kuenya coklat bukan karena rasa coklat tapi karena hangus terlalu lama di oven. Cuma Ryu aja yang mau makan supaya mama nggak sedih. Rei jadi kangen Ryu."


"Mama juga kangen Ryu " Hana terkadang melihat video lama Rei di channel YouTube Rei's World karena merindukan Ryu


"Sekarang Rei mau latihan lagi." Rei jadi bersemangat. Ia memutar lagu dan mulai menari.


"Mana juga mau latihan bikin kue lagi." Hana jadi ikut terpicu untuk bisa membuat kue dengan baik.