Mommy ... I Want Daddy

Mommy ... I Want Daddy
Bab 192 Putra Dan Putri



Lisa yang saat ini berusia lima tahun berada di sekolah. Ia melihat teman-temannya banyak yang dijemput oleh mama mereka.


"Papa." Lisa melihat papa nya. Ia berlari menuju papa nya.


Di mobil dalam perjalanan pulang.


"Pa, Lisa mau punya mama." Lisa merasa iri dengan teman-temannya yang mempunyai mama. Mereka dikuncir rambutnya oleh mama mereka. Mereka dibuatkan bekal yang enak oleh mana mereka.


"Papa aja nggak cukup?"


"Lisa mau punya mama." Lisa mulai ngambek.


Kevin masih mencintai mama Lisa. Karena itu ia tidak ingin menikah lagi.


Tetapi sang ibu dan ibu mertuanya menyarankan Kevin untuk menikah lagi karena Lisa masih kecil. Lisa butuh sosok seorang ibu.


Kevin akhirnya membuka diri. Ia menjalin hubungan dengan seorang wanita.


Lisa tentu saja sangat menyetujui hubungan ayahnya. Ia ingin mempunyai mama. Apalagi wanita yang dikenalkan oleh ayahnya itu baik dan cantik.


Singkat cerita Kevin menikah lagi. Tetapi disitulah kesengsaraan Lisa dimulai.


Wanita itu berhati busuk. Ia tidak menyukai Lisa. Dulu ia hanya berpura-pura baik supaya Lisa suka dengan dirinya.


Lisa sering dipukul karena kesalahan yang sepele.


Kevin melihat luka di kepala Lisa. "Ini kenapa, Lis?"


"Tadi Lisa nggak sengaja kebentur pintu, Pa," alasan Lisa. Padahal ia tadi didorong oleh ibu tirinya. Ia tak berani mengatakan yang sebenarnya.


"Lain kali hati hati."


"Iya, Pa."


Sampai akhirnya Lusa dibawa ke sebuah gudang besar yang terbengkalai. Ia dipukul, ditendang oleh ibu tirinya. Lisa pingsan dan ditinggal begitu saja. Ibu tiri Lisa memang berharap Lisa meninggal.


Ibu tiri Lisa tidak mengetahui ada yang melihat perbuatannya. Ia adalah Putra. Anak laki laki berusia sepuluh tahun. Ia merawat Lisa.


Lisa akhirnya terbangun. Tetapi ia hilang ingatan. Putra berbohong jika Lisa adalah Putri, adik kandungnya yang sudah meninggal.


Hidup berdua tanpa orang tua yang menafkahi mereka, membuat mereka harus mendapatkan uang dengan tangan mereka sendiri.


Putra mengajak Putri mengamen. Dari warung ke warung mereka menyanyikan lagu. Terkadang ada yang memberi, terkadang tidak, terkadang malah ada yang memberi lebih.


Mereka yang terlihat dekil juga membuat orang lain jadi jijik dengan mereka. Saat mereka ingin membeli makanan, mereka diusir karena dikira pengemis. Padahal mereka punya uang untuk membeli lauk yang murah.


Putra memang menghemat pengeluaran mereka karena ia ingin menyekolahkan Putri.


Tetapi mereka juga bertemu orang yang baik yang memberi mereka makan.


Suatu saat mereka menemukan sebuah dompet. Putri melihat uang yang cukup banyak di dompet itu. Ia ingin membeli mic dan speaker bluetooth yang bisa ditenteng untuk mengamen juga ukulele yang baru untuk Putra. Tetapi Putra tetap mengembalikan dompet itu ke pemiliknya karena dompet beserta isinya bukan hak mereka.


Saat malam hari Putri terkena demam. Sepertinya karena cuaca yang sering hujan. Belum lagi mereka tidur hanya beralaskan tikar.


Putra segera menggendong Putri menuju ke rumah sakit.


Di rumah sakit Kevin tidak sengaja melihat Putri yang seperti Lisa. Ia merasa yakin Putri itu Lisa.


Ibu tiri Lisa yang mengetahui Lisa masih hidup berencana menghabisi Lisa lagi. Ia takut rahasianya terbongkar.


Tetapi Putra berhasil menggagalkan rencana ibu tiri Lisa. Putra juga memberitahu Kevin apa yang telah dilakukan oleh ibu tiri Lisa ke Lisa.


Kevin menjebloskan ibu tiri Lisa ke penjara. Ia juga memutuskan untuk bercerai dari istri keduanya itu.


Lisa perlahan lahan bisa mengingat kembali siapa dirinya. Putra menjauhi Lisa.


Lisa hidup bersama Kevin. Ia kembali ke rumahnya semula. Lisa dan Kevin juga terus berusaha mencari Putra tetapi gagal. Putra sudah tidak tinggal di gudang lagi.


Sampai suatu ketika Lisa melihat Putra sedang mengamen. Lisa mendekati Putra. Lisa ikut bernyanyi di samping Putra.


Selesai mengamen, Putra hendak kabur. Tetapi berhasil dicegah Kevin.


"Kak, Lisa ingin Kakak tinggal sama Lisa." Lisa tetap menganggap Putra itu kakaknya.


"Tapi Put. Tapi Lisa. Putra nggak pantas jadi Kakak Lisa." Putra malu dengan dirinya sendiri.


"Saat Lisa pingsan, Kakak yang rawat Lisa. Saat Lisa sakit, Kakak bawa Lisa ke rumah sakit. Kakak itu Kakak Lisa."


Kevin mendekati Putra. "Putra mau ya jadi anak Om." Kevin ingin mengadopsi Putra.


Putra akhirnya luluh. Ia memang sudah menyayangi Lisa yang mengingatkannya pada sosok Putri, adik kandungnya.


Mereka bertiga akhirnya bisa tinggal bersama.


Happy ending.