Mommy ... I Want Daddy

Mommy ... I Want Daddy
Bab 173 Spiderman Yang Buncit



Ren mendekati Lucy. Ia tak sabar ingin memakai kostum Spiderman. "Oma, besok Yen bisa pakai kostumnya?"


"Untuk Ren, kakak Rin, Matthew sama Mark, Oma nggak bikin. Oma langsung beli online aja." Lucy membuka ponselnya. Ia membuka aplikasi e-commerce. Ia mengetik kata kunci "kostum Spiderman" dan mulai mencari kostum yang cocok.


"Yen suka ini." Ren menunjuk kostum Spiderman yang dominan warna hitam.


"Tapi nanti Ren lain sendiri. Yang lain kostumnya warna biru dan merah."


"Nggak pa pa. Kalau pake wayna hitam, nanti Yen kelihatan kuyus. Peyut Yen buncit, Oma." Ren sengaja menaikkan kaos yang ia pakai. Ia memperlihatkan lemak perutnya yang menonjol.


Lucy tersenyum. "Okay. Oma beliin yang warna hitam."


"Teyima kasih Oma." Ren memeluk Lucy.


"Ren tolong Oma panggilin kakak Rin, Matthew sama Mark. Oma mau ukur badan mereka."


Ren langsung berlari menuju kamar Rin. "Kakak, dipanggil Oma."


Ia langsung menuju ke kamar Matthew dan Mark. "Kakak Matthew, kakak Mark dipanggil Oma."


Rin, Matthew dan Mark berdiri di depan Lucy.


"Angkat tangannya." Lucy mulai mengukur lingkar dada, lingkar pinggang dan tinggi mereka.


Lucy lalu menunjukkan gambar beberapa kostum Spiderman yang ia pilih di online shop. Rin melihatnya.


"Yang ini bagus Oma." Rin menunjuk desain yang ia suka.


Lucy mulai menanyakan kesediaan barang di fitur chat dan menanyakan apakah bisa dikirim langsung. Jawabannya bisa. Lucy langsung check out.


Tak lama kemudian datang driver online. Lucy pergi ke depan rumah mengambil barang belanjaannya ditemani Ren.


"Teyima kasih Om." Ren berterima kasih.


Ren tak sabar ingin segera mengenakan kostum. Lucy membagikan kostum. Mereka mencobanya.


Rin melihat dirinya di cermin. Ia mendekati Lucy. "Oma, Rin minta tolong dibikinin rok mini sana kayak Ricka."


"Terima kasih Oma." Rin langsung memakainya.


Ren juga memamerkan kostum yang ia pakai. "Oma, yihat. Peyut Yen kuyus." Ren menahan nafasnya. Ia membuat perutnya masuk ke dalam sehingga tampak rata.


Tapi ia tak bisa menahan lebih lama. Perut buncitnya muncul lagi. Ren dan Lucy tertawa bersamaan.


...***...


Beberapa hari ini Rei, Rio dan Rin sibuk menyiapkan perlengkapan untuk film pendek pertama karya RM Production dengan judul "Spider Family."


Mereka akan syuting di rumah dan rumah Richard.


Rei ditunjuk sebagai sutradara. Rio sebagai kameramen dan editor grafis.


Rin melatih Matthew, Mark, Ren dan Ricka. Rin sengaja memberikan porsi agak sedikit untuk Ricka karena Ricka masih batita. Tetapi peran Ricka sebagai Spider Baby cukup penting di jalan cerita yang Rin buat.


Mereka berlima duduk di meja. Ren belum bisa membaca dengan lancar. Ren banyak dibantu oleh Rin.


Reading dimulai.


"Baby ..." ucap Ren. Ia berperan sebagai Black Spider.


Rin mulai mengarahkan. "Di sini Ricka menoleh."


Ricka tidak paham. Ia masih bingung dengan pergantian namanya dari Ricka menjadi Baby.


"Yicka, lihat Kakak," ucap Ren.


Ricka menoleh. Rin menulis catatan di skenario yang ia buat. Ada kemungkinan akan ada audio yang di-mute untuk mengarahkan Ricka.


Matthew dan Mark berperan sebagai Spider Twin.


Rin berperan sebagai Red Spider.


Satu hari itu mereka habiskan untuk menghafal skenario yang dibuat oleh Rin.