
Rio dan Ren masih berada di kamar Rei. Mereka berlatih untuk acara live besok. Rei diminta untuk menjadi host siaran live di salah satu online shop yang menjual camilan.
"Ren cuma boleh sebut merk camilan ini. Nggak boleh jelek-jelekin merk lain, apalagi jelekin merk ini." Rei memberitahu Ren.
"Iya." Ren mencoba beberapa camilan yang akan ia promosikan besok. Sebenarnya hanya Rei yang ditunjuk tetapi Rei meminta ijin untuk membawa Ren ikut menjadi co-host tanpa tambahan biaya.
"Yen suka ini." Ren menikmati camilan coklat.
"Besok Ren promosin produk ini. Kita bikin asmr di acara live besok."
Rei dan Ren mulai berlatih. Besok mereka akan memulai live di tempat online shop O itu.
Rei juga memposting di instagramnya jika ia dan Ren besok akan menjadi host siaran live untuk online shop.
Keesokkan harinya. Rei dan Ren menuju ke lokasi live ditemani Hana dan Ricka juga Rio.
Staff toko online camilan O sudah mendekor background dengan beberapa hiasan yang serasi dengan warna bungkus camilan mereka. Terlihat ada balon berwarna pink.
Ricka ingin mengambilnya. Tentu saja dilarang oleh Hana. "Balonnya mau dipakai Kakak Rei dan kakak Ren untuk siaran live."
Ricka mulai rewel. Ia ingin mengambil balon. Hana hampir saja membawa Ricka pulang. Untung saja salah satu staff membawakan Ricka balon.
"Terima kasih," ucap Hana. Ricka tidak rewel lagi.
Rei dan Ren mulai bersiap-siap.
"Rei sama Ren duduknya deketan," saran Rio.
Ren turun dari kursi dan mendekatkan kursinya ke Rei.
Acara live dimulai.
"Selamat siang. Halo. Saya Rei. Dan di samping saya ada adik saya..." Tangan Rei menunjuk Ren.
"Halo Kakak, Tante, Om. Saya Yen." Ren melambaikan kedua tangannya sambil memberikan senyum manisnya.
"Kali ini Rei mau ngenalin produk-produk dari online shop O yang tentunya sudah banyak kakak kakak kenal." Rei memegang produk camilan yang berada di depannya.
"Oh iya. Jangan lupa klaim voucher gratis ongkir sama voucher diskonnya."
Salah satu staff memberikan produk nomor 10. Produk yang Ren suka.
"Ren paling suka ini." Rei memberitahu penontonnya. Ia lalu memberikan camilan itu ke Ren untuk ASMR.
"Klek." Bunyi coklat digigit terdengar. Ren mengulum coklat yang meleleh di dalam mulutnya. Ren sedikit melebih-lebihkan ekspresinya.
Rei membaca salah satu komentar. "Rin nggak ada?"
Rei menjawab, "Rin mau ikut tapi Rin nggak bisa datang. Rin masih syuting film. Oh iya trailer filmnya Rin sudah bisa ditonton. Jangan lupa nonton kalau filmnya sudah tayang di bioskop ya."
Rei mengakhiri promosi filmnya Rin. Ia harus mempromosikan produk dari online shop.
"Yang ini produk nomor 20." Rei memperkenalkan camilan kacang itu. "Mama paling suka makan ini."
Rei dan Ren memperkenalkan produk produk yang diminta penonton.
"Rei sama Ren sampai jam berapa?" tanya salah satu penonton live.
"Setengah jam lagi. Jangan lupa di-check out ya Kakak. Rei mau bagiin voucher diskon lagi."
"Ren lagi makan apa?" Salah satu penonton melihat Ren yang begitu menikmati camilannya. Ia jadi ingin beli.
"Ren makan yang nomor 15." Rei menunjuk kanan atasnya. "Kakak bisa langsung check out. Jangan lupa voucher gratis ongkir dan voucher diskonnya dipake ya."
Waktu live selesai. "Sekarang Rei sama Ren mau pamit Kakak. Sampai jumpa lagi." Rei dan Ren melambaikan tangannya ke kamera.
Rei dan Ren hendak pulang. Salah satu staff membawakan satu dus besar camilan untuk mereka.
"Tante, ini buat Yen?"
"Iya. Terima kasih sudah jadi co-host acara live."
"Sama-sama. Yen juga teyima kasih. Yen bisa makan enak." Ren membawa dus camilan itu.
Berat.
Rio datang membantu. Mereka berpamitan pulang.