Mommy ... I Want Daddy

Mommy ... I Want Daddy
Bab 171 Surprise Party Untuk Rin



Di mobil dalam perjalanan menuju ke lokasi syuting Rin.


"Kakak Yei, nanti ajak Yen lagi ya." Ren senang bisa menjadi co-host di online shop yang menjual camilan. Ia bisa makan enak.


"Iya. Nanti kalau Kakak ada tawaran lagi. Ren mau jadi co-host online shop apa?"


"Mainan." Ren ingin bisa bermain dan mendapat mainan.


"Tapi Ren tadi itu nggak jadi co-host. Lebih tepatnya Ren mukbang camilan." Rio melihat porsi Ren makan camilan lebih banyak daripada Ren berbicara.


"Habis enak sih camilannya. Yen suka." Ren tersenyum. Ia lupa ia jadi co-host. Ia harusnya berbicara tetapi malah makan.


"Nggak pa pa. Staf-nya tadi beritahu Kakak Rei kalau camilan yang dimakan Ren jadi camilan yang paling laku."


Mereka tiba di lokasi syuting.


Rin sedang menyelesaikan syuting terakhirnya.


Selesai berakting, semua kru film bertepuk tangan. Hana dan anak-anak nya juga bertepuk tangan untuk Rin. Sutradara memberikan karangan bunga untuk Rin. Rin diwawancara untuk konten "behind the scene".


Rin memegang mic. "Rin senang syuting sama Om Rizal. Sama Om dan Tante yang baik. Sama Kakak Rayhan yang bantu Rin selama syuting. Terima kasih banyak."


Rin memeluk Rayhan. Rin lalu pamit pulang. Sedangkan Rayhan masih melanjutkan syuting.


Rin tidak melihat Matthew dan Mark menjemputnya .


Dalam perjalanan pulang.


Ricka ingin melihat karangan bunga milik Rin. Rin memberikan satu bunga untuk Ricka. Tapi malah Ricka memeetik satu persatu kelopak bunganya sehingga mengotori lantai mobil.


Hana sudah terbiasa dengan tingkah laku bayi bayi yang berantakan. Ia hanya melihat Ricka.


Toh nanti juga bisa dibersihkan.


Mereka sampai di rumah.


Sedari tadi Matthew dan Mark menghias ruang tamu dengan cantik. Mereka juga membeli kue tart untuk Rin.


Ren langsung mendekat ke kue black forest yang berada di meja pendek itu. Ia mulai mencolek krim putih dan memakannya. Tak perlu menunggu waktu lama, Ricka ikut serta mencolek krim.


Hana mengambil pisau dan mulai memotong kue.


"Matthew, Mark thank you." Rin berterima kasih. Ia mulai memakan kue.


"RIn, this is for you." Matthew memberikan karangan bunga untuk Rin.


"Thank you Matthew." Rin merasa terharu atas perhatian Matthew.


Sore harinya Lucas pulang. Ia masih melihat dekorasi yang belum dilepas. Hana kemarin sudah memberi tahu jika hari ini Matthew dan Mark ingin mengadakan pesta kejutan karena hari ini hari terakhir Rin syuting.


"Papa." Rin menyambut Lucas. "Papa, lihat. Matthew kasih Rin banyak bunga." Rin menunjuk bunga bunga pemberian Matthew yang sudah ditaruh ke dalam vas bunga.


"Ini buat Papa." Rin memberikan potongan kue di atas piring kecil yang memang sudah disiapkan untuk Lucas. Tapi ada bekas cuilan di kue itu.


Pasti perbuatan Ren.


Lucas menerima piring kecil berisi kue itu. "Terima kasih." Ia mulai memakannya.


Lucy kemudian datang. Ia membawa kostum spider baby untuk Ricka. Ia belum membawa kostum spider untuk yang lain karena ingin melihat hasil buatannya di tubuh Ricka.


"Oma." Rin berlari memeluk Lucy. "Opa." Giliran Lukman yang dipeluk Rin.


Ren mendekati Lukman yang membawa sesuatu di tangannya. Ia tahu ada makanan di sana.


Ren mengikuti Lukman. Ia bisa mengendus bau harum masakan opa nya itu.


Lucy lalu memakaikan kostum spider baby untuk Ricka. Kostumnya agak longgar. Ia berencana mengecilkan kostum itu. Tetapi ia tidak jadi karena Ricka pasti akan membesar seiring waktu yang berlalu.