Mommy ... I Want Daddy

Mommy ... I Want Daddy
Bab 182 Berkunjung Ke Osaka Castle



Tiba-tiba ada pesan masuk di Hana dari guru sekolah Rei dan Rio. Hana diberitahu jika sekolah Rei dan Rio ada libur mendadak. Hana langsung mengumumkannya ke Rei dan Rio.


Rei dan Rio tentu saja merasa sangat senang. Anak-anak Hana langsung bergandengan tangan dan membuat lingkaran sambil melompat-lompat.


Rei, Rio, Rin dan Ren langsung berkumpul. Menulis tempat yang akan mereka kunjungi di Korea jika Lucas bisa membawa mereka ke sana. Ricka ikut berkumpul juga.


"Jeju." Rin ingin menikmati pemandangan alam di Jeju.


"Jus." Ricka mendengar kata "ju" dari Rin.


"Jeju."


"Sauna." Ren ingin menikmati telur rebus dan sikhye yang dingin di Korea.


"Rei mau ke Seoul. Ma, apa Rei nanti bisa ketemu BTS?"


"Sulit, Rei. Walaupun mereka tinggal di Seoul, Mama nggak yakin kita bisa ketemu mereka. Rei mau ketemu siapa?"


"Suga Oppa." Rei tersenyum-senyum.


"That that I like that." Ren menyanyikan lagu duet Suga dengan PSY yang populer dengan lagu Gangnam style di tahun 2012.


"Yen mau ketemu Jennie Noona. Nanti kita ke YG entertainment. Kantin di sana makanannya katanya enak enak."


Rio menceletuk. "Tapi yang boleh makan cuma artisnya, karyawannya dan orang-orang tertentu."


"Papa Yicat kenal nggak ya sama oyang YG entertainment?" Ren ingin mencoba makanan di kantin YG entertainment.


"Ren ikut audisi aja. Kalau lolos, Ren bisa jadi trainee. Bisa makan di sana terus," usul Rio.


"Tapi Yen nggak mau pisah sama Mama." Ren masih lengket dengan Hana.


"Rin mau bikin film pendek ketiga Spider Family." Rin memang menginginkan membuat film pendek lagi di luar negri.


Rei, Rio mulai mengeluarkan ide mereka. Rin dan Ren juga menyumbangkan ide mereka.


"Yen boleh jadi Captain Ameyika?" Ren ingin merubah perannya.


"Boleh. Ren bisa peran ganda. Ren bisa jadi Spiderman juga bisa jadi Captain Amerika." Rei tidak akan memaksa Ren karena masih ada dua Spiderman.


Keesokkan harinya.



Mereka mengunjungi Osaka Castle. Hana sengaja menyuruh mereka berpakaian biasa.


Mereka masuk ke area Kastel Osaka. Rin membaca huruf kanji, hiragana dan katakana yang bisa ia baca.


Mereka melihat stand makanan.


"Yakisoba." Rin membaca.


"Yen mau makan yakisoba." Yakisoba adalah salah satu makanan khas Jepang yang ingin ia makan. Ren melihat Hana.


Hana tahu apa maksud Ren. Sedari tadi ia sudah melihat Ren. "Beli aja." Hana memberi uang ke Ren. Ren langsung maju ke depan kasir.


Rin langsung mendatangi Ren. "Ren, kalau di Jepang harus antri." Rin menarik tangan Ren.


"Gomen nasai. Gomen nasai." Rin meminta maaf sambil menundukkan kepalanya ke orang-orang yang mengantri. Ia mengajak Ren antri dari belakang. "Ren nggak boleh nyerobot antrian."


Budaya antri di memang sudah dibiasakan sedari dini di Jepang.


"Kakak Yei, Kakak Yio beli yang lain ya. Nanti kita makan sama-sama." Ren ingin Rei dan Rio membeli makanan juga sehingga saat ia selesai, yang lain juga selesai. Tidak perlu menunggu satu persatu.


Hana meminta Jun mengawasi Rin dan Ren. Ia lalu mengelilingi stand makanan yang lain. Ia melihat ada gambar ayam goreng. Ren pasti suka.


Hana mengantre di kios ayam goreng.


Selesai mengantri, mereka lalu makan. Ren membuang bungkus makanan begitu saja. Ia dimarahi Rin.


"Ren nggak boleh buang sampah sembarangan. Ren lihat jalanannya." Rin menunjuk jalanan sekitar mereka.


"Jalanannya bersih kan? Nggak ada sampahnya kan? Nanti orang Jepang kira orang Indonesia jorok, tidak menjaga kebersihan."


"Maaf, Kakak." Ren memunguti sampah yang tadi ia buang sembarang dan membuangnya di tong sampah.