
"Kak, aku mau bikin roti panggang. Mau?" Hana bertanya ke Richard.
"Boleh."
Rin yang baru saja bangun dari tidurnya pergi ke dapur. Ia lapar dan ingin makan.
"Ting." Roti tawar panggang meloncat dari toaster.
Hana terkejut. Sampai sekarang ia masih saja suka terkejut saat roti panggang melompat ke atas.
"Yen, mau bantu Mama." Ren sudah memegang dan membuka toples selai coklat.
"Ingat! Kita makan roti panggang isi selai. Bukan makan selai."
"Iya." Ren mulai mengoles selai coklat. Ia memberi potongan pertama untuk Ricka.
"Ini untuk Kakak." Ren memberikan potongan kedua untuk Rin.
Rei dan Rio baru saja pulang dari les bahasa Inggris. Rei langsung mencari Hana. "Mama, paket untuk Rei sudah datang?"
"Sudah. Mama taruh di meja belajarnya Rei."
"Thank you, Mama."
Rei langsung menuju kamarnya. Adik-adiknya ikut melihat saat Rei membuka paket.
Rei melihat isi paket. Ia mendapatkan hadiah 1 set postcard BTS dari salah satu toko online karena menjawab kuis.
"Ini buat Rio." Rei memberi postcard Suga.
"Ini buat Rin." Rei memberi postcard RM.
Begitu juga Ren mendapat postcard Jung Kook dan Ricka mendapat postcard Jimin.
"Terima kasih, kakak Rei." Semua adik-adik Rei memeluk Rei.
"Sama-sama."
Hana lalu memanggil Rin. Ia ingin berbicara dengan Rin tentang Luke.
Saat ini Hana dan Rin berada dalam kamar Rin. Mereka duduk di ranjang.
"Rin tahu papa kandung Rin siapa?"
"Papa kandung Rin itu papa Lucas."
Otak Rin berusaha mengolah informasi. Ia masih diam. "Rin sama seperti Ricka? Papa kandung Ricka bukan papa Lucas. Tapi Om Richard."
"Bisa dibilang seperti itu." Hana tidak mungkin bercerita detail peristiwa terjadinya Rin. Ia tak ingin Rin membenci Luke. Untuk mengatakan jika Luke adalah papa kandung Rin itu sudah cukup sulit.
Rin tersenyum. "Papa Rin ada tiga sekarang. Papa Lucas, papa Luke, papa Richard."
Anak-anak Hana kadang memanggil Richard dengan sebutan papa seperti Ricka. Kadang juga dengan sebutan om.
"Papa Luke itu seperti apa, Ma?" Rin bertanya. Ia masih bayi saat Luke meninggal.
"Papa Luke orangnya ... Ia pintar menari. Rin pernah lihat video tari papa Luke sama kakak Rei?"
"Pernah. Mereka nari lagunya Michael Jackson."
"Mama, lihat. Kakak Rei kasih Rin foto RM." Rin memperlihatkan postcard pemberian Rei. Boleh dibilang Rin mirip RM. Ia pintar. Ia juga urutan keempat sama seperti RM yang usianya di BTS urutan keempat.
*Saat bab ini diupload (12 September 2022) RM sedang berulang tahun yang ke 28 tahun.
Happy Birthday RM.
"Fotonya disimpan baik-baik. Kakak Rei nggak mudah menangin kartunya." Setahu Hana hanya peringkat 1-70 yang berhasil mendapat hadiah saat menjawab kuis selama tujuh hari.
"Iya."
Hana merasa bebannya sedikit berkurang. Walaupun bukan cerita keseluruhan tetapi setidaknya Rin tahu siapa ayah kandungnya.
Malam harinya.
Lucas pulang dari rumah sakit. Hana memberitahu Lucas. "Aku sudah bicara ke Rin."
"Rin bagaimana?"
"Sepertinya ia bisa menerima fakta kalau ayah kandungnya adalah Luke. Rin mengira ia seperti Ricka. Ia mengira Luke memintaku mengandung anaknya. Aku tidak menceritakan apa yang sesungguhnya terjadi. Rin masih terlalu kecil."
"Aku juga sudah memberitahu mama dan papa kalau kita akan memberitahu Rin."
"Setelah memberitahu Rin, aku juga sudah memberitahu Rei dan Rio. Tapi sepertinya mereka juga sudah tahu mengenai hal ini. Tak ada ekspresi kaget di wajah mereka."
"Akhirnya beban kita berkurang satu."