
Hana juga mencari tahu apa itu bayi tabung. Bagaimana prosesnya. Berapa total dana yang harus disiapkan. Melihat video YouTuber yang gagal mendapatkan bayi melalui bayi tabung, ia juga ikut sedih karena Hana tahu prosesnya tidak mudah, biayanya juga cukup mahal. ~ Kalau aku jadi dia, aku juga pasti sangat sedih.
Hana saat ini sedang berbincang dengan Richard.
"Kak, aku dengar selain bayi tabung, ada yang namanya inseminasi buatan atau kawin suntik. Biayanya juga lebih murah. Bisa pilih jenis kelamin bayi juga. Kalau mau bayi laki-laki juga bisa. Katanya dengan memilih sper ma dengan kromosom X."
"Bukan X tapi Y." Richard mengkoreksi.
"Ah, iya. XY jadi cowok. XX jadi cewek."
*Inseminasi buatan \= memasukkan sper ma ke dalam organ reproduksi wanita supaya lebih dekat dengan sel telur. Sehingga peluang untuk hamil lebih besar.
"Aku lebih pilih bayi tabung karena kita bisa tahu embrio mana yang unggul. Juga apakah ada penyakit bawaan." Walaupun biaya bayi tabung di Amerika berkali-kali lipat dibandingkan di Indonesia, Richard ingin yang terbaik buat calon putranya.
"Oh, gitu."
*Sekali lagi semua info saya dapat dari google, YouTube, dan sumber-sumber lainnya. Jadi jika ada yang salah, boleh dikoreksi.
Setelah berbagai pemeriksaan, proses bayi tabung dimulai.
Proses pertama.
Pertama-tama Hana diberi obat suntik kesuburan supaya produksi sel telurnya meningkat. Hana harus menyuntik hormon itu ke perutnya. Hana menyusun dan merangkai peralatan suntik. Dari menaruh obat lalu menyuntik hormon itu ke perutnya.
"Mama sakit?" Rin melihat ibunya menyuntikkan sesuatu ke perut dan terlihat mengernyitkan dahinya.
"Sakit sedikit. Mungkin seperti waktu Rin di imunisasi."
Rin menyentuhkan tangannya di perut Hana.
Proses kedua.
Setelah ultrasound dan saatnya tepat, dokter kemudian menyuntik Hana dengan HCG (Human Chorionic Gonadotropin) untuk mematangkan sel telurnya.
Proses ketiga.
Setelah satu setengah hari dokter melakukan proses pengambilan sel telur. Dokter membius Hana terlebih dahulu agar tidak merasakan sakit.
Proses keempat.
Pembuahan sel telur. Sel telur yang bertemu dengan sper ma menjadi embrio. Dari dua puluh sel telur yang berhasil dipanen, yang menjadi embrio ada lima belas. Jumlah yang cukup banyak. Embrio itu berkembang dan berkembang.
Proses kelima.
Setelah lima hari, Hana menjalani proses pemindahan sel telur. Ada dua embrio dengan grade terbaik yang diletakkan di rahim Hana Setelah semuanya selesai dan obat biusnya mulai memudar, Hana merasa sedikit kram di area perutnya.
Hana berharap ia bisa hamil. Ia dan Richard harus menunggu dua minggu. Jika semua embrio berkembang di rahim Hana, kemungkinan Hana akan mengandung bayi kembar. Bisa juga satu jika hanya satu yang berkembang.
Di rumah Hana menghabiskan banyak waktu dengan beristirahat. Ia tak boleh terlalu banyak melakukan aktivitas berat. Boleh dibilang saat ini ia "hamil muda" tapi tanpa kejelasan apakah ia akan benar-benar hamil.
Aku jadi salut dengan ibu-ibu yang pernah melalui proses bayi tabung. Mereka punya semangat yang hebat.
"Mama, heyikoptey." Rin menunjuk langit yang penuh bintang.
"Rin mau coba naik helikopter?" Richard bertanya.
"Iya." Mata Rin melihat helikopter yang sudah berlalu.