Mommy ... I Want Daddy

Mommy ... I Want Daddy
Bab 125 Relvis Live Instagram



Lucy mencuci dan mengeringkan kostum Elvis mini milik Luke. Ia akan memberikannya ke Ren.


Lucy datang ke rumah Lucas.


"Oma ..." Ren yang mendengar suara mobil Oma dan Opa nya langsung berlari keluar. Begitu juga Ricka.


"Oma, Yen kangen." Ren memeluk Lucy.


"Oma juga kangen Ren."


"Yen bantu bawain." Ren mengambil tas yang berisi kostum.


"Oma bawa yang Ren mau?"


"Ada." Lucy menunjuk tas yang ia bawa.


Saat berada di dalam rumah Lucy memberikan Ren apa yang ia janjikan sebelumnya, sebuah gitar mini permintaan Ren.


"Om Eyvis suka pakai gitay. Yen mau belajay main gitay." Jari-jari Ren mulai bergerak memetik senar gitar. Bunyinya cempreng.


Ricka juga ingin ikut memetik senar gitar. Bunyi yang dihasilkan membuat penasaran. Ricka tersenyum saat tangannya berhasil membuat gitar bersuara.


"Sini, Opa yang main." Lukman mengambil gitar mini dan mulai memainkannya. Ricka melihat dengan takjub. Musik dari lagu "Happy birthday" terdengar.


Ricka bertepuk tangan.


Sementara itu Lucy mulai mendandani Ren. "Ren jangan banyak gerak. Nanti jambul Ren jadi ambyar lagi kayak kemarin."


Ren memang tidak betah harus berlama-lama diam di suatu tempat.


Lucy memberikan krim rambut dan hairspray. Juga menempelkan cambang di kiri dan kanan wajah Ren.


"Nanti kalau Yen tua, seperti ini ya, Oma."


"Mungkin. Tapi ada laki-laki yang lebat cambangnya, tapi ada juga yang tipis."


"Papa Yicka punya janggut. Nanti Yicka juga punya janggut." Ren tertawa memikirkan adiknya itu akan punya kumis, cambang dan janggut.


Lucy ikut tertawa. Membuat rambut Ren jadi tertarik.


"Sakit, Oma."


"Maaf. Oma minta maaf. Habisnya Ren bilang Ricka nanti punya janggut. Oma jadi ketawa."


Rambut jambul Elvis jadi. Ren lalu mengenakan kostum Elvis milik Luke. Ukurannya pas.


"Ini Oma bikin yagi?"


"Bukan. Ini dulu Oma bikinkan buat om Luke. Adiknya papa Lucas."


"Om Luke itu mirip papa." Ren hanya pernah melihat Luke di foto dan video karena Ren lahir setelah Luke meninggal.


"Karena mereka kembar."


Rei datang. "Ren, live instagramnya sudah mau dimulai."


Rei memulai Instagram live nya.


Komen pertama muncul. "Ren di mana?"


Kemudian komen yang menanyakan Ren lagi. "Ren masih tidur?"


Rei menjawab. "Ren nggak tidur."


"Yen di sini." Ren nongol dari bawah meja.


"Ren bajunya baru." Rei membacakan komentar.


"Ini bajunya om Yuke. Oma kasih ke Yen," Ren berkomentar.


"Ren nyanyi, dong."


"Sekayang Yen mau nyanyi yagu Opa James Byown. I feey good."


Rei memutar musik.


Whoa! I feel good,


I knew that I would, now


I feel good,


I knew that I would, now


So good, so good, I got you


Whoa! I feel nice,


like sugar and spice


I feel nice, like sugar and spice


So nice, so nice, I got you


Ren menggerakkan tangan kakinya dengan lincahnya.


Sementara itu Lucy menitikkan air matanya kembali. Ia merasa melihat Luke dalam diri Ren. Ia cepat-cepat menghapus air matanya agar tidak dilihat yang lain.


Sementara itu di kamar Rei mengadakan live instagram.


Ren tiba-tiba berhenti. Ia menyentuh celananya yang tadi berbunyi krek krek karena gerakan hebohnya. Celana yang dipakai Ren robek.


"Maaf, ya. Yen peygi duyu. Ceyana Yen yobek." Ren berusaha menutupi robekan dengan jubahnya.


Rei tersenyum kecil. Ia meneruskan live nya sedangkan Ren mengganti kostum.


"Maaf ya, Oma. Bajunya yobek "


"Nggak pa pa. Nanti Oma jahit."