
Hana melihat Rin yang sedang terlelap. Ia merasa kasihan dengan Rin. Di saat Rin masih bayi, ia sudah menjadi yatim. Hana bisa melihat perjuangan Luke untuk dapat tetap hidup karena Rin. Tapi belum sempat Rin bisa memanggilnya papa, Luke sudah tiada.
Lucas melamar Hana lagi, “Hana ... Menikahlah denganku. Aku akan menjadi ayah Rin.”
Hana melihat dalam-dalam mata Lucas. Ia bisa melihat Luke di diri Lucas. Lucas dan Luke memang kembar identik. Hana bahkan nyaris tidak bisa membedakan mereka.
“Aku ... Aku setuju menikah denganmu lagi.” Hana memutuskan untuk menerima lamaran Lucas. Kali ini ia akan memberi kesempatan lagi untuk Lucas.
Hana dan Lucas menikah lagi. Kali ini mereka masih tidak mengadakan pesta karena masih berkabung atas kematian Luke. Lucas mengajak keluarganya untuk foto bersama.
Hana mengganti pakaiannya dengan gaun pengantin berwarna putih.
Cantik ...
Mata Lucas tidak bisa lepas dari Hana.
“Papa ... Om fotografernya sudah mau fotoin kita.” Rio menarik jas Lucas.
Mereka foto berpasangan terlebih dahulu. Membuat beberapa pose. Ada pose mereka saling berpandang-pandangan. Ada pose Lucas mencium Hana. Begitu juga sebaliknya.
Kemudian Rei, Rio dan Rin ikut berfoto bersama. Kemudian Lucy dan Lukman juga ikut berfoto bersama. Saat foto terakhir, mereka sengaja membiarkan ada ruang kosong di sebelah Lukman. Rencananya Rio akan menambahkan foto Luke di sana. Seolah-olah Luke juga ikut berfoto dengan mereka.
Hana dan Lucas pergi berbulan madu. Berhubung Rin yang masih bayi dan masih menyusui, juga tidak bisa lepas dari Hana, Lucas membawa seluruh keluarganya untuk honeymoon. Mungkin lebih tepatnya familymoon karena Lucas tidak yakin ia akan bisa menikmati yang namanya bulan madu saat membawa anak-anak.
Lucas mengajak keluarganya ke Hawaii. Rei memulai vlog-nya dibantu Rio sebagai kameramen.
“Aloha ...” Jari-jari Rei membuat salam khas Hawaii.
“Sekarang Rei lagi di Hawaii. Kita lagi di mana, Pa?” Rei lupa dengan nama tempat yang ia kunjungi.
“Pantai Waikiki.”
“Rei sekarang lagi di pantai Waikiki. Lihat ... ada uncle yang lagi berselancar.” Rei menunjuk para peselancar yang tengah bermain dengan ombak. Rio mengarahkan kameranya ke laut. Merekam para peselancar yang ahli memainkan papan selancar.
“Wah ... Mereka hebat, ya. Rei mau coba juga.”
Hana lalu membayar trainer untuk mengajari Rei. Rio sibuk merekam Rio.
“Rio mau belajar?” Lucas bertanya.
Rio menganggukkan kepalanya.
“Biar papa yang rekam kalian.” Lucas mengambil alih kamera dan mulai merekam putra-putrinya.
Rei dan Rio masih berada di tepi pantai. Mereka belum boleh masuk ke dalam air.
Trainer mengajari cara berenang di atas papan selancar. Kemudian cara berdiri. Akhirnya Rei dan Rio diperbolehkan masuk ke dalam air.
“Sekarang Rei dan Rio mau selancar beneran.” Rei berkata di depan kamera. Rio lalu memasang go pro yang tahan air di ujung papan selancar Rei dan dirinya.
Rei berbaring di atas papan selancar mini dan melambaikan tangannya ke kamera go pro. Tak lupa memamerkan senyum manisnya.
Rei mulai mengayuhkan tangannya. Papan seluncur mulai memasuki laut. Saat ada ombak Rei berusaha untuk berdiri tapi gagal.
Kemudian Rei dan Rio beristirahat.
Tetapi sepertinya ada keributan di dekat mereka. Baru saja ada yang tenggelam. Lucas yang melihatnya langsung menuju orang yang tenggelam tadi.
“I’m a doctor.” Lucas lalu berlutut di pasir dan berusaha membangunkan orang itu.
“Do you hear me, Sir?”
Tidak ada tanggapan dari orang itu. Lucas harus segera melakukan CPR. Ia mulai menekan dada pria itu lalu menghembuskan nafas melalui mulutnya. Ia melakukannya beberapa kali. Sampai akhirnya pria yang tenggelam tadi batuk dan mulutnya mengeluarkan air.
Semua orang yang melihatnya merasa lega. Istri pria itu berulang kali mengucapkan terima kasih ke Lucas.
Rei dan Rio yang melihat langsung papanya menyelamatkan orang merasa bangga.
He is my dad.
Mereka lalu kembali ke hotel tempat mereka menginap. Lucas sengaja menyewa kamar yang di dalamnya ada dua kamar. Satu untuk dirinya dan Hana juga Rin. Satu lagi untuk Rei dan Rio. Karena jika ia hanya menyewa satu kamar ia harus menunggu sampai mereka pulang baru mereka bisa melakukannya.
Rio mulai mengedit video di pantai Waikiki untuk diupload di channel Youtube Rei. Sedangkan Rei memposting foto di instagramnya. Foro dirinya berdiri memegang papan seluncur. Rei menulis “At Waikiki Beach”.
Tak lama kemudian ada komentar masuk.
Penggemar Rei yang berada di Hawaii ingin bertemu Rei. Rei lalu bertanya ke papanya, “Pa ... Fans-nya Rei yang di Hawaii mau ketemu Rei.”
Lucas melihat jadwalnya. Ia berencana membawa keluarganya melihat patung Kamehameha. Lucas penggemar anime dragon ball dan sering mendengar jurus kamehameha. Tapi tentu saja patung yang ia lihat tidak ada hubungannya dengan anime dragon ball.
“Ketemunya di patung Kamehameha jam sepuluh.”
Rei lalu memposting lagi di instagramnya.
“Tidak sabar untuk menunggu kalian di Kamehameha. 10 o’clock.”
Keesokkan harinya Lucas dan keluarganya menuju ke patung Kamehameha. Sudah ada penggemar Rei yang menunggu. Mereka ingin melihat Rei yang asli bukan hanya di video.
“Hello ...” Ri menyapa mereka. Penggemarnya mulai berselfi dengan Rei dan tak ketinggalan mempostingnya di instagram. Ada juga yang mem-video Rei untuk konten vlognya.
Rei senang bisa bertemu penggemarnya. Selama ini mereka hanya bisa bertemu di live instagram. Rei lalu mulai menari untuk penggemarnya. Kemudian sesi tanda tangan. Rei sudah belajar membuat tanda tangan saat dulu ada yang pernah meminta tanda tangannya untuk pertama kali. Rei saat itu hanya menulis Rei tapi sekarang ia bisa membuat tanda tangan yang otentik.
Kemudian acara selesai. Rei dan penggemarnya berpisah.
“Rei ... Mama nggak nyangka di Hawaii ada penggemar Rei.” Hana jadi tambah kagum dengan Rei. Saat pertunjukkan di sekolah, Hana sudah sangat kagum apalagi sekarang.
Merek mulai berjalan untuk melihat-lihat Hawaii. Rei dan Rio sibuk dengan vlog mukbang-nya. Mereka membuat konten makan burger dan hotdog juga camilan khas Hawaii, hadiah dari fans Rei.
Hana juga sedang menyusui Rin dengan penutup untuk ibu menyusui. Lucas masih sibuk memakan makanannya. Ia menyuapi Hana.
Menjaga anak yang masih bayi itu tidak mudah. Mereka butuh perhatian 24 jam sehari. 7 hari seminggu. Belum lagi jika Rin rewel di tengah malam saat mereka tidur. Apalagi saat ini saat Rin mulai tumbuh gigi. Rin jadi lebih sering rewel. Kadang Lucas bangun dan menjaga Rin. Kadang Hana yang menjaga Rin.