I'M The One You Hurt

I'M The One You Hurt
Harus Berpikir Dewasa.



💝💝💝💝💝💝


...HAPPY READING......


.


.


Di atas panggung megah. Kelima member ALV masih terus menghibur para penonton yang dari berbagai kalangan. Dari orang tua, muda-mudi dan ada juga anak-anak. Semua ikut bernyanyi menikmati lagu yang dinyanyikan oleh Alvian dan sahabatnya.


Klarifikasi dari Marpora Emmanuel benar-benar mengobati rasa takut mereka, karena fans ALV bukan hanya mencintai idolanya saja. Akan tetapi juga mengidolakan Agensi AX Si. Salah satu Staf yang mereka cintai seperti artis adalah Staf Muzaki dan Kak Mauza.


Fans ALV tidak ingin para member harus berpisah bersama Agensi AX Si. Sejak awal berdiri bersama jadi saat menjadi aset negara pun ingin tetap bersama saling mensupport satu sama lain.


Sudah ada beberapa lagu yang dinyanyikan oleh kelima pemuda tampan tersebut. Malam ini konser terbesar karena merupakan yang terakhir juga. Terakhir sebagai artis kontrak oleh agensi.


Untuk acaranya pun tidak ada artis lain yang ikut bernyanyi. Hanya Alvian dan sahabatnya saja yang menjadi pengisi acara tersebut.


"Satu lagu lagi. Apakah kalian siap?" tanya Staf Muzaki pada artisnya. "Jika tidak sanggup lagi jangan dipaksakan. Penonton sudah cukup puas dengan perform kalian malam ini."


"Tidak masalah untuk satu lagu, Smith." jawab Bara karena sudah tahu akan kemampuan mereka.


"Oke, jika begitu bersiap-siaplah! Atur posisi masing-masing." kata Staf Muzaki sebelum pergi dari tempat persiapan. Dia harus mengecek sendiri para anak asuhnya. Begitulah cara kinerja laki-laki tersebut.


Setelah ada aba-aba dari musik lagu yang mereka nyanyikan. Satu persatu dari kelima pemuda tampan itu mulai naik dengan berbagai macam gerakan. Serta nyanyian yang membuat siapapun ingin ikut bernyanyi.


Para istri mereka yang di rumah pun ikut menikmati konser tersebut. Rasa bangga, haru bisa menjadi salah satu gadis yang dicintai. Bahkan menjadi ibu dari anaknya.


"Ku tahu engkau tutupi rasa gelisah~ diriku tanpamu apa artinya cinta~ tidak ada niat untuk berpisah darimu. Jika hati bisa berbicara akan selalu aku ucapkan kata Ayara~~~ Ketahuilah cintaku ini hanyalah untuk dirimu sendiri "



Mata Fans yang mencintai Alvian melebihi idola. Menangis haru karena tidak tahu betapa bahagianya menjadi seorang Ayara Febriani Jasmeen. Sejak awal hubungan mereka diumumkan dan sebelumnya, Alvian selalu mengigat nama Ayara. Padahal sudah jelas dia lagi melakukan konser.


"Alvin, kau membuatku selalu merasa iri." kata Hanan tersenyum karena nyali mereka tidak ada yang sekuat ayah dua anak itu.


"Kenapa harus iri, aku hanya lagi mengingat Ayara ku." tersenyum tampan membuat siapa saja menjadi tergila-gila padanya. "Aku sudah banyak menyakiti hati Aya, jadi sebisa aku masih bernafas. Akan terus berusaha untuk membahagiakannya dan kedua anakku."


"Kau suami terbaik, Teman. Semoga kami juga mendapatkan cinta seperti kau dan Ayara. Walaupun awalnya perpisahan sangat menyakiti kalian berdua. Namun, kekuatan cinta itu semakin kuat karena kalian memiliki princess Vania." Sandy ikut menimpali.


Sekarang mereka baru saja turun dari atas panggung. Soalnya tampil dengan ngedance membuat mereka kewalahan. Namun, semua itu tidak pernah ditujukan demi membuat Fans ALV bahagia.


"Akhirnya kita selesai juga!" teriak Bara membuat para staf tertawa mendengarnya. "Alvin, Hanan, Sandy dan kau Naufal. Setelah kita kembali dari sini. Kalian harus datang ke rumah ku untuk merayakan kehadiran si kembar."


"Kau mau membuat pesta?" tanya Sandy seraya membekap mulut Bara.


"Lepas! Kau kenapa menutup mulutku? Bisa-bisa aku pingsan dibuatnya." keluh Bara yang tidak paham akan maksud sahabatnya.


"Aku sedang menolong mu, Albar. Bagaimana bila ada orang yang mendengar perkataan mu tentang si triple." jawab Sandy langsung mendapatkan pelukan dari Bara.


"Sandy, kau ternyata berniat baik." ucapnya tersenyum. "Aku hanya membuat acara untuk kita-kita saja. Jadi yang memiliki anak dan pasangan silahkan datang ke rumah baru kami." kata Bara lagi.


"Bar, jadi kau sudah pindah ke rumah baru? Kenapa tidak memberitahu kami?" todong keempat member ALV.


"Bertanya nya biasa saja. Tidak usah seperti perampok." celetuk Bara. "Eum... sejak malam bertemu Lula, aku langsung membawanya pindah. Agar tidak mengingat kejadian yang pernah aku lakukan padanya."


"Baguslah! Semakin dewasa kau harus mempertimbangkan setiap tindakan mu, Bar. Apalagi sebentar lagi menjadi seorang ayah. Belajarlah dari Alvin. Dia selalu bisa berpikiran dewasa. Sehingga perasaan Ayara bisa dia jaga." timpal Hanan. Soalnya pemuda itu juga banyak belajar dari Alvian.


"Iya, mulai saat ini aku mau memperbaiki setiap kesalahan yang sudah terjadi. Akan aku jadikan Lula wanita satu-satunya yang harus aku utamakan." Bara menjawab yakin. Sambil beristirahat mereka berlima terus berbicara banyak hal yang bermanfaat satu sama lainnya.


... BERSAMBUNG......