I'M The One You Hurt

I'M The One You Hurt
Garda Terdepan.



🌹🌹🌹🌹🌹🌹


...HAPPY READING......


.


.


"Memalukan... kenapa kalian berbohong?" berbagai macam pertanyaan ditanyakan oleh fans ALV maupun para Heater yang berpura-pura menjadi pengikut sang idola.


"Ini semua tentunya untuk menghindari pertanyaan masyarakat. Agar tidak ada yang tahu jika Ayara sialan itu adalah anak haram dan melahirkan anak haram pula."


Alvian sampai mengepalkan tangannya erat ketika ada yang komentar tentang Ayara maupun putrinya.


"Bunga Jingga, siapa kau? berani sekali kau menghina Nona Ayara kami. Atas dasar apa kau berkata demikian?" pembela dari fans ALV yang setia dan terus memberikan pembelaan.


Begitulah sejak awal Alvian live sampai saat ini. Mereka sanggup saling serang saat siaran masih berlangsung.


"Siapa lagi kalau bukan Heater. Dia adalah musuh ALV. Ingatlah kami sebagai fansnya, kelima pemuda kesayangan. Tidak akan tinggal diam dan akan terus berada di garda terdepan untuk membela mereka. Mau siapapun asal usul Nona Ayara, bukanlah hak masyarakat untuk menilainya buruk. Pasti ada alasan tertentu makanya Ian ALV tidak berkata jujur saat melakukan klarifikasi jumpa pers di gedung Agensi AX Si beberapa waktu lalu."


Ada seorang fans ALV yang mulai menunjukkan betapa kuatnya pengaruh mereka sebagai fans Alvian dan keempat sahabatnya. Sehingga berbagai pembelaan mulai bermunculan.


"Benar sekali... aku memang memiliki alasan kenapa menunjukan bahwa istriku hanyalah anak seorang pembantu. Tidak ada niat buat membohongi siapapun karena istriku memang anak seorang pembantu," ucap Alvian setelah melihat fans ALV mulai menampakan taringnya.


"Baiklah, aku rasa cukup untuk hari ini. Terima kasih atas pengertiannya. Bay... bay..." Alvian langsung mematikan siaran tersebut. Lalu ia meregangkan otot-ototnya yang terasa kaku. Padahal hanya melakukan live selama kurang lebih tiga puluh menit.


Ttttddd!


📱 Alvian : "Iya, ada apa?" tanya Alvian setelah mengangkat panggilan telepon dari Bara.


📱 Bara : "Al, kau sudah melakukan yang terbaik. Percayalah ini hanya angin kecil di member ALV. Jadi jangan terlalu khawatir pada karir kita,"


📱 Alvian : "Huem, semoga saja iya. Saat aku live, orang-orang papaku juga sudah melacak akun yang berkomentar buruk tentang kami. Pasti besok pagi sudah terungkap siapa dalang di balik ini semua," jelas pemuda itu yang sudah membaca pesan dari Denis.


Bahwa Alvian diminta untuk terus melakukan live. Sampai mereka berhasil melacak akun-akun Heater dan setelah sudah selesai. Alvian pun langsung berpamitan untuk mematikan siaran langsung yang ia lakukan.


📱 Bara : "Syukurlah! Aku juga akan melakukan live malam ini. Mungkin tengah malam. Agar fans ALV ada waktu untuk menonton live kita secara bergiliran,"


📱 Alvian : "Iya, biarkan mereka menilai sendiri dan memberikan dukungannya terhadap ALV maupun untuk Aya. Sekarang Papa ku juga lagi mengusut kasus penyerangan di Apartemen ku beberapa tahun lalu,"


📱 Bara : "Apakah ada kaitannya?" seru Bara tidak pernah tahu akan hal itu.


📱 Alvian : "Tentu saja ada dan Noah Norin terlibat di dalamnya. Namun, Papa ku curiga jika dia sekarang bekerja sama dengan Marlin dan Rose. Makanya berita tentang siapa orang tua kandung Ayara sebenarnya bisa terungkap," jawab Alvian juga memiliki pemikiran yang sama dengan papanya.


📱 Bara : "Semoga masalahnya cepat selesai. Agar kaluarga mu juga bisa hidup tenang. Oya, Al.n Sekarang aku tertahan di Apartemen Lula. Tidak bisa keluar dari sini,"


📱 Alvian : "Apa? Kau tidak berbohong, kan?" seru pemuda itu sedikit kaget.


📱 Bara : "Hey... kau kenapa bisa kaget seperti itu. Aku hanya terjebak disini tidak bisa pergi ke mana-mana. Mobilku juga sudah diamankan oleh Staf Muzaki. Takutnya ada heater yang tahu bahwa mobilku berada di gedung Apartemen ini,"


📱 Alvian : "Bar, di Apartemen Lula hanya ada satu kamar. Kau mau tidur di mana?"


📱 Bara : "Tentu saja aku akan tidur di mata. Memangnya mau tidur di mana lagi. Sudah dulu ya, ini aku mau menerima telepon dari mamaku," pamit Bara karena dia mau menerima panggilan dari orang tuanya.


...BERSAMBUNG......