I'M The One You Hurt

I'M The One You Hurt
Membawa Keberuntungan.



🌹🌹🌹🌹🌹🌹


...HAPPY READING......


.


.


Sekitar empat puluh menit setelah makan siang. Alvian dan keempat member ALV sudah kembali berkumpul ruang diskusi dengan jadwal manggung mereka pada Weekend ini.


Seharusnya bila tidak ada masalah. Hari ini mereka pergi ke kota S karena ada jadwal mereka besok malam. Namun, karena ada masalah yang terjadi pada member inti. Semua di pending sampai beberapa hari ke depan.


Padahal kemaren Alvian sudah menelepon Staf Muzaki bahwa dia akan ambil cuti. Namun, semua diluar perkiraan Alvian dan sahabatnya.


Mereka mengira bahwa skandal yang menyeret nama Alvian Fatir Rafael dan istrinya akan berpengaruh buruk pada Group Boyband ALV. Nyatanya justru membuat kareir mereka semakin naik.


Ternyata adanya Ayara semakin membuat mereka sukses. Suatu kebahagiaan bagi para Keluarga Rafael. Namun, bencana besar bagi keluarga Wilson.


"Jadi karena terbongkarnya tentang kehidupan pribadi Alvian tidak menyebabkan posisi ALV menurun.


"Kalian akan tetap tampil," ucap Staf Muzaki karena saat istirahat tadi siang, beliau sudah melihat bahwa anak-anak asuhnya menjadi angka tertinggi di seluruh Dunia. Yaitu sebagai artis papan atas yang tidak bisa digeser oleh artis manapun.


"Namun, jika kau mengizinkan, Al. Tolong bawa istrimu. Soalnya ada yang mengundang kalian ke peresmian gedung Apartemen mewah di bagian timur. Mereka ingin kau dan Nona Ayara yang mengunting pita nya,"


Mendengar ucapan Staf Muzaki. Ayara yang sejak tadi bersandar pada bahu suaminya langsung duduk dengan benar. Padahal Aya lagi bermain game di ponsel Alvian.


Sebetulnya tadi Aya sudah diajak oleh Alice untuk berjalan-jalan di gedung tersebut. Namun, Alvian melarangnya. Pemuda itu tidak boleh Aya pergi kemana-mana. Padahal Aya sudah senang sekali bisa bicara berdua dengan Alice.


"Sa--saya!" tunjuk Aya pada dirinya sendiri.


"Iya, Anda sekarang tidak ubahnya sama saja seperti member ALV, Nona. Bahkan penggemar Anda lebih banyak daripada para anak-anak asuh Saya yang baru debut di dunia hiburan." ungkap Staf Muzaki sesuai fakta.


Aya tidak menjawab. Akan tetapi dia malah melihat kearah Alvian yang tersenyum menatap pada istrinya.


"Tidak apa-apa! Kan aku sudah bilang agar kau ikut bersama ku. Soalnya si princess, kau tidak perlu khawatir karena ada Tuan Edward dan Nyonya Risa yang akan menjaganya." Alvian tergelak setelah mengecup sekilas pipi Ayara dihadapan Staf Muzaki.


Untungnya saat mereka berdiskusi. Orang lain tidak diperbolehkan untuk masuk ke sana. Hanya ada Staf Muzaki, kelima member ALV dan Ayara.


"Alvin!" seru Ayara dengan mata membola.


Alvian baik-baik saja, tapi Ayara yang dibuat malu karena suaminya itu seperti anak kecil. Kecup sana-sini sejak tadi.


"Huem! Staf Muzaki berdehem. "Sepertinya bila Anda ikut. perform ALV akan semakin bagus, Nona." lanjut pria itu lagi yang menyugikkan senyuman kecil yang nyaris tak terlihat.


"Agh! Ma--maaf, Saya belum bisa menjawab akan ik---'


"Baiklah! Kami istri Saya akan ikut Smith. Anda tidak perlu khawatir." sela Alvian sudah berdiri dari tempat duduknya sambil menarik tangan Aya lembut.


"Saya juga merasa bahwa perform ALV akan semakin baik, bila Nona Ayara ikut. Karena semua masalahnya sudah selesai. Kami akan pulang sekarang." imbuh Alvian mengambil keputusan sendiri. Tidak perduli tatapan tajam dari Ayara.


"Haa... ha... Saya sudah menduganya. Pergilah bila ingin pulang. Jangan lupa bahwa kau harus ngedance bersama Sandy." tawa Staf Muzaki hanya bisa tersenyum karena dia sebagai penanggung jawab ALV bisa kecolongan sampai Alvian memiliki seorang putri yang sudah hampir tiga tahun.


"Baiklah! Kalau begitu kami duluan," ucap Alvian karena dia sudah ingin bermanja-manja pada sang istri.


"Smith! Kami juga permisi mau pulang," member lain yang tidak ada keperluan lagi ikut berpamitan karena sudah hampir satu hari mereka berada di Gedung Agenci AX Si.


"Iya," jawab Staf Muzaki menatap kepergian anak asuhnya tersenyum yang tidak nampak oleh siapapun.



"Ian," panggil seseorang pada Alvian saat mereka baru mau memasuki lift menuju lantai dasar.


Sehingga membuat Alvian dan para bodyguard yang mendampingi langsung berhenti.


...BERSAMBUNG......