
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
...HAPPY READING......
.
.
"Sayang, ayo bangun," Alvian mengelus pipi istrinya agar ibu muda itu terbangun.
"Sayang," kembali membangunkan degan suara pelannya.
"Eum... apakah kita sudah sampai?" tanya Ayara mengerjakan matanya pelan. Dengan bantuan suaminya. Ayara pun kembali duduk dengan benar.
"Iya, kita sudah sampai di kota XX. Sekarang Ayo kita turun," jawab Alvian menyelipkan anak rambut Ayara ke telinganya.
"Baiklah," jawab Ayara karena para penumpang pesawat itu sudah mulai turun satu persatu.
"Al, aku satu mobil dengan mu saja," ucap Bara yang sama-sama berdiri mau keluar serempak dengan Alvian dan Ayara.
"Iya," jawab Alvian singkat karena dia lagi menunggu istrinya untuk berdiri. "Bar, kau duluan saja. Nanti aku akan menyusul," titah Alvian karena Bara malah berdiri menunggu dirinya.
"Oke, aku duluan," Bara pun akhirnya turun lebih dulu. Sedangkan para member ALV yang lainya juga sudah turun. Jika Alvian memang sengaja ingin turun paling belakangan.
"Setelah dari sini kita akan pergi ke mana dulu?" tanya Ayara sambil berjalan turun bersama suaminya.
"Kita akan langsung ke tempat konsernya diadakan, karena kami harus mengadakan gladi resik terlebih dahulu. Sebelum konser nanti malam. Agar sorenya bisa istirahat terlebih dahulu," jawab Alvian karena sudah diberitahu oleh setiap Muzaki bahwa mereka akan langsung ke tempat stadiun terbesar yang ada di kota tersebut.
"Oke, aku akan ikut kemanapun kau pergi," Ayara tersenyum kearah suaminya. Tidak disangka-sangka impian mereka berdua akhirnya hari ini bisa terwujud.
Bukan hanya Alvian yang bercita-cita akan membawa Ayara ikut bersamanya konser ke berbagai tempat. Namun, juga Ayara yang memiliki impian akan menemani alvin nya.
"Sayang, aku sangat bahagia sekali karena kita bisa pergi bersama seperti ini, dan untungnya mama sangat mengerti bahwa anak dan menantunya butuh waktu untuk menikmati masa muda kita yang sempat tersita," ucap Alvian yang membuat Ayara tersenyum dan berkata.
"Bukannya yang tersita masa muda itu adalah aku. Sedangkan dirimu selama empat tahun belakangan ini. Hidup bebas pergi kemanapun yang kau mau. Bahkan bersama si alien itu," cibir Ayara seraya mengasih kode lewat matanya. Agar Alvian juga tahu ke mana arah pandangan yang dia maksud.
"Haa.. ha... sudahlah tidak usah cemburu padanya. Apa kau tidak kasihan melihat dia selalu menampilkan wajah jutek sejak kita menunggu di bandara tadi," tawa Alvian karena merasa lucu melihat kecemburuan istrinya.
Ayara kalau lagi marah malah terlihat sangat menggemaskan, begitulah menurut pandangan Alvian. Karena dia sudah terkena penyakit kucing akut.
"Huh! Biarkan saja. Suruh siapa dia selalu menyindirku," jawab Aya mulai diam karena mereka sudah mulai memasuki kerumunan para Bodyguard yang akan mengawal mereka sampai tiba di mobil.
"Aya sayang, apakah kau pikir aku akan tergoda oleh Alice ataupun wanita lainnya. Sedangkan untuk mendapatkanmu kembali saja aku bersusah payah. Jadi mana mungkin aku menyia-nyiakan gadis yang sangat aku cintai." gumam Alvian semakin menggenggam erat tangan Ayara. Sebagai bentuk penyaluran segala rasa cinta dan sayang yang dia miliki.
Begitu melihat kedatangan mereka, para wartawan dan fans ALV. mulai Riuh untuk mengambil video ataupun foto. Bidikan kamera seperti mana kilat yang terus menyambar.
Untungnya Ayara sudah tidak kaget lagi ketika berhadapan dengan wartawan maupun fans suaminya. Malahan sekarang gadis itu pun sama saja seperti artis. Semua fans setia ALV tentu sangat penasaran melihat sosok gadis yang paling beruntung sedunia halu.
Ayara Febriani Jasmeen. Adalah nama terfavorit bagi bayi perempuan yang lahir setelah pernikahan Alvian diumumkan. Hampir seluruh dunia menamai putri mereka dengan nama Ayara.
Gadis cantik yang dianggap memiliki keberuntungan. Sebab bagaimana tidak beruntung. Ayara hanyalah putri dari pasangan asisten rumah tangga. Lalu bagaimana mungkin bisa menjadi istri kesayangan dari member ALV.
Begitulah menurut pandangan para orang tua, yang mengidolakan artis papan atas tersebut. Jadi agar putri mereka juga memiliki keberuntungan yang sama seperti istri Alvian. Maka bayi perempuan yang baru lahir itu dinamai Ayara juga.
"Wah, aku ingin sekali bisa memeluk Nona Ayara. Ternyata dia sangat cantik, pantas saja Ian ALV bisa jatuh cinta padanya," seru keluarga ibukota XX yang menanti kedatangan para artis papan atas tersebut.
"Iya, kau benar. Ternyata orangnya lebih cantik daripada yang kita lihat dari siaran televisi ataupun sosial media lainnya," begitulah ucapan para fans yang sudah menunggu sejak pagi agar bisa ikut menyambut langsung kedatangan idola kesayangan mereka.
"Al, kenapa mereka malah jadi menatapku seperti seorang penjahat saja," bisik Aya sambil berjalan disela riuhnya suara jerit bahagianya dari warga setempat.
"Itu semua karena istriku sangat cantik. Jadi mereka begitu tertarik untuk melihatnya," Alvian tersenyum diikuti juga oleh Ayara juga ikut tersenyum mendengar gombalan dari suaminya.
Kebetulan sekali mereka tidak memakai masker penutup wajah. Jadi senyum tersebut langsung diabadikan oleh kamera para wartawan. Mereka langsung mengabadikan dengan caption bahwa sang artis sangat bahagia dengan pernikahannya. Jadi mari bersama-sama kita mendoakan Agar pernikahan mereka selalu dikaruniai kebahagiaan.
Begitulah berita trending topik utama hari ini. soalnya sangat jarang mereka semua melihat Alvian sebahagia itu.
Walaupun saat di atas panggung Alvian selalu menunjukkan wajah ceria dan bahagianya. Yaitu tertawa bersama member lain. Namun, senyum bahagia saat bersama Ayara benar-benar sangat berbeda. Begitulah di mata orang-orang yang menyayanginya sebagai fans ALV.
Puluhan mobil mewah yang akan mengawal mereka ke tempat acara sudah berjejer dan ada juga ya mulai meninggalkan bandara satu persatu.
Braak!
Bodyguard menutup pelan pintu mobil. Setelah Alvian dan Ayara menyusul Bara yang sudah lebih dulu duduk di dalam mobil tersebut.
"Aya, kau sangat hebat," puji Bara tersenyum pada Ayara. Gadis yang dianggap seperti adik perempuan mereka.
"Hebat?" Aya mengulangi ucapan Bara.
"Iya, aku sangat senang melihatmu berani melawan perempuan yang akan merebut Alvian darimu," ungkap Bara karena dia dan teman-temannya tentu saja sudah tahu bahwa sejak dulu Alice menyukai sahabat mereka.
"Aku hanya ingin mempertahankan apa yang sudah menjadi milikku saja," jawab Aya yang membuat Alvian tersenyum kecil mendengarnya.
"Sayang, aku tidak akan melakukan kebodohan untuk kedua kalinya. Untuk bisa hidup bersamamu itu sangatlah sulit. Jadi mana mungkin aku akan menduakan dirimu, hanya karena perempuan seperti Alice," ucap Alvian menyakinkan.
"Iya, aku percaya padamu, tapi aku tidak percaya padanya,"
"Benar, Al. Kau harus berhati-hati pada Alice. Aku takutnya dia melakukan sesuatu untuk menghancurkan hubungan kalian," imbuh Bara ikut membenarkan ucapan Aya.
"Baiklah, aku akan lebih berhati-hati lagi," jawab Alvian yang mengerti bahwa Bara peduli pada hubungannya dan sang istri.
Setelah membahas Alice. Mereka bertiga kembali membicarakan hal lain. Termasuk niat mereka yang mau liburan setelah konser berakhir. Soalnya pemandangan di ibukota XX memang sangat terkenal indah.
Begitu banyak tempat wisata dan hiburan lainnya yang siap menyuguhkan kepada pendatang yang berkunjung ke sana.
Lalu karena asik mengobrol tidak terasa mereka sudah tiba di depan gedung olahraga yang dijadikan sebagai tempat konser malam ini. Dengan panggung megah di tengah-tengah tempat tersebut.
Bagitu mobil dibuka oleh bodyguard. Alvian dan Bara keluar dari mobil dan diikuti oleh Ayara.
Masih sama seperti sebelumnya Alvian selalu menggenggam erat dengan sang istri melewati para kerumunan wartawan ataupun fans mereka. Tidak ada perbedaan dengan saat di bandara. Ternyata begitu mereka tiba di stadiun terbesar tersebut. Ratusan penonton sudah pada berdatangan.
Padahal waktu menjelang malam masih ada beberapa jam lagi. Ralat! Jangankan malam hari. Waktu makan siang pun masih lama. Namun apresiasi para penonton sungguh sangat tinggi. Jadinya mereka sudah datang untuk menyaksikan gladi resik yang akan dilakukan para artis tersebut.
Tiba di dalam gedung. Yaitu tempat yang telah disediakan untuk mereka semua.
"Hanan, apakah kalian semua ingin berganti pakaian atau tidak? jika Iya maka Kakak akan mempersiapkan semuanya?" tanya Kak Mauza pada artis yang dia urus.
"Jika aku tidak, Kak. Cukup seperti ini saja. Lagian kami hanya akan melakukan gladi resik. Setelah itu baru kita kembali ke hotel, kan?" jawab Hanan sambil melirik jam pada pergelangan tangannya, yang baru menunjukkan pukul sembilan pagi.
"Iya, benar! Setelah kalian melakukan gladi resik panggung. Maka kita boleh meninggalkan tempat ini lagi untuk istirahat di hotel. Sedangkan untuk performnya nanti sudah ada tempat khusus di hotel. Telah disiapkan oleh Smith Muzaki. Agar kalian bisa berlatih sebelum tampil nanti malam," jelas Kak Mauza.
"Oh, baguslah! Jika sudah siapa kami akan melakukan gladi resik sekarang saja. Selagi cuacanya masih dingin," timpal Naufal karena dia adalah orang paling tidak tahan bila berhadapan dengan panas matahari.
"Oke, tunggu kakak bilang pada Staf Marlin," jawab Kak Mauza langsung memanggil seorang wanita yang seumuran dengannya. Namun, mereka berbeda jabatan.
"Marlin, jika sudah siap. Adik-adikku mau naik duluan. Untuk artis lainnya, kau pending saja dulu. Biarkan mereka di belakangan," ucapnya pada staf wanita yang tengah sibuk mengecek perlengkapan manggung artis dari agensi mereka.
"Oke, kalian bersiap-siap saja. dalam waktu sepuluh menit kalian sudah boleh naik ke atas panggung," jawab wanita bernama Marlin yang langsung memberikan perintah lagi pada teman satu kru nya.
"Sayang, kau tunggu saja bersama Kak Mauza, ya. Tidak boleh kemana-mana," ucap Alvian pada Ayara yang masih berdiri belum ikut duduk.
"Baiklah! tapi jika aku ingin melihatmu melakukan gladi resik. Bagaimana caranya?" tanya Ayara karena dia memang belum pernah melihat secara nyata. Seperti apa suaminya manggung.
"Kau mau melihat juga? Tapi ini hanya gladi, bukan konser?" tanya Alvian yang langsung dianguki oleh Aya.
"Jika kau mau ikut melihatnya. Nanti ikut bersama Kakak. Kita akan melihat dari tempat kru Agensi AX Si," sahut Kak Mauza yang mendengar ucapan Ayara.
"Benarkah! Wah kalau begitu Kakak temani aku, ya?" seru Ayara yang membuat Alvian semakin tersenyum lebar. Soalnya Aya malah bertingkah seperti mana para penonton saja. Padahal Ian ALV, sang vokalis inti adalah suaminya sendiri.
"Kau kenapa semakin menggemaskan," Alvian menarik pipi istrinya gemas.
"Haa... ha... aku kan lagi menikmati masa mudaku. Jadi biarkan saja aku menonton seperti mana fans ALV yang lain," tawa Ayara yang membuat orang lain ikut tertawa setelah mendengar ucapannya.
"Ian, makanya jangan menikahi gadis yang masih muda. Begitulah akibatnya, Ayara tidak bisa ikut menonton konser kalian," Kak Mauza ikut tersenyum karena walaupun mereka baru mengenal Ayara. Namun, sudah menyukai gadis itu yang memiliki sifat tidak sombong. Walaupun sudah menjadi istri seorang member ALV.
...BERSAMBUNG......