I'M The One You Hurt

I'M The One You Hurt
Agar Punya Pendirian.



🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


         HAPPY READING...


.


.


Di ibukota Tersebut hujan besar masih melanda. Sehingga membuat Bara terus berpacu untuk menggali kenikmatan bersama gadis yang saat ini sudah menjadi wanitanya.


Ya, Lula bukanlah perawan lagi, karena Bara sudah berhasil melakukan tugasnya sebagai seorang suami.


Setelah melakukan pemanasan sampai gadis itu memohon supaya sang suami segera melakukannya. Sampai kurang lebih satu jam mereka masih terus memberikan kenikmatan satu sama lain.


Bara ataupun Lula silih berganti melenguh keras. Untungnya di rumah tersebut hanya ada mereka berdua dan juga sedang hujan. Jika tidak alangkah kasihan bagi orang yang mendengarkannya.


"Lula, aku menyayangimu." ungkap Bara masih terus berpacu walupun peluh membasahi tubuhnya.


"Aku juga sangat menyayangimu, Bar. Terima kasih sudah memilihku untuk menjadi pendamping hidupmu." jawab Lula disela erangan kecil yang membuat Bara semakin ketagihan.


Walaupun dihatinya merasa ada yang kurang. Gara-gara sampai saat ini sang suami belum pernah mengucapkan kata cinta. Namun, Lula tidak mau serakah ingin lebih dari itu. Bisa menikah dengan Bara yang merupakan seorang member ALV saja bagaikan mimpi baginya.


Aaah!


Aaah!


Suara tersebut terus menggema dalam kamar mewah tersebut. Begitulah seterusnya sampai hampir dua jam lamanya. Barulah terdengar suara erangan panjang dari Bara maupun Lula.


"Aaaghhk! Lula terima kasih! Aku sangat menikmatinya." ucap Bara tulus dan mengecup lama kening istrinya. Lula tidak menjawab karena merasakan lelah setelah bertempur dua jam lebih. Tubuhnya bagaikan tidak memiliki tulang. Sehingga Bara yang juga lelah ikut berbaring disampingnya.


Hal pertama bagi mereka. Walaupun tidak dilakukan saat malam hari. Namun, tetap saja keduanya menikmati indahnya sebuah pernikahan.


"Tidurlah! Maafkan aku sudah membuatmu kesakitan dan lelah." kata pria tersebut menarik Lula kedalam dekapannya. Membuat mereka akhirnya sama-sama tertidur pulas.


Rencananya sore ini mereka baru pergi ke rumah orang tua Bara. Jadi untuk saat ini mau menghabiskan waktu bersama.


Tidak berbeda dari mereka berdua. Pasangan Ayara dan Alvin juga baru saja selesai acara penjegukan bayi. Ya, itulah perkataan pria tampan tersebut saat mau melakukan penyatuan bersama istri tercintanya.


Jika Vania, jangan tanyakan kemana? Karena sudah pasti lagi bersama dengan oma dan apanya. Si cantik lagi berada di rumah sebelah. Jadi tidak ada yang mengaggu Aya dan Alvian. Mereka berdua masih bisa menghabiskan waktu berduaan saja.


"Sayang, jika tidak ada perubahan aku dan yang lainnya mau mulai melakukan konser. Namun, kata Staf Muzaki melihat perkembangan satu atau paling lama dua Minggu." ucap Alvian sambil membelai rambut panjang istrinya.


"Ya, pergilah! Tapi jika kau tidak ada, maka aku akan kerumah Papa Abidzar. Jika disini tidak ada temannya karena Via selalu disana." jawab Aya yang tau jika suaminya memiliki kontrak pekerjaan.


"Itu jauh lebih baik, lagian aku tenang juga meninggalkan kalian."


"Tapi, Al. Aku khawatir pada Lula. Aku takut ibunya Bara mencari cara untuk memisahkan mereka." Aya yang sangat menyayangi sahabatnya kembali menyampaikan isi hatinya.


"Soal itu aku juga tidak tahu. Namun, kita berdo'a saja Semoga pernikahan mereka langgeng." jawab Alvian menenangkan hati istrinya. Sebab vokalis dari group terkenal itu juga melihat ketidaksukaan orang tua Bara.


"Tapi kau tidak usah khawatir ya, aku tidak mau terjadi sesuatu pada kandungan mu. Masalah Lula nanti aku akan menasehati Aldebaran. Agar dia bisa memiliki pendirian sendiri." lanjutnya lagi yang membuat Aya mengangguk setuju.


... BERSAMBUNG......


.


.


...Hayo... masih adakah yang menanti karya receh Mak Author 🥺 Terima kasih atas semua do'a yang kalian berikan. Insya Allah apabila Keadaannya terus stabil. Mak Author mau kembali menulis lagi. Soalnya sudah 3 bulan sakit yang tidak kunjung sembuh. Namun, sudah dua hari ini mulai mendingan lagi. Maaf untuk komentar kalian yang tidak bisa Mak Author balas satu persatu. Terima kasih!🙏🙏🙏...