I'M The One You Hurt

I'M The One You Hurt
Wilson Group.



🌹🌹🌹🌹🌹🌹


...HAPPY READING......


.


.


Dua hari kemudian. Sudah dua hari pula Ayara dan Alvian meninggalkan sang putri pada kedua orang tua mereka. Namun, setiap hari mereka selalu melakukan panggilan video call sampai satu jam dan terkadang bisa lebih dari itu.


Setiap hari Vania selalu ikut bersama Tuan Abidzar ke perusahaan bersama oma tersayangnya. Wanita yang sangat menyayangi Vania.


Si princess benar-benar telah menjadi ratu kecil di keluarga Rafael. Semuanya begitu memanjakan si cantik karena ingin menebus waktu yang sudah terbuang


Padahal semua itu terjadi bukanlah kesalahan mereka. Melainkan memang tidak tahu jika Alvian memiliki seorang anak.


Sedangkan keluarga Wilson telah bangkrut karena anak Nyonya Rose. Wanita serakah yang tidak cukup menjadi istri dari Tuan Edward saja. Namun, juga ingin merebut pria itu dari putrinya sendiri.


Ternyata Arianti yang begitu disayang oleh Tuan Edward dan ibunya yang sangat membenci Ayara. Bukanlah putri kandung beliau. Arianti bukan darah dari keturunan Wilson. Melainkan anak Nyonya Rose degan mantan suaminya.


Nyonya Rose masih terus melakukan hubungan suami-istri bersama mantan suaminya yang merupakan tukang judi dan mabuk-mabukan. Sehingga dia bisa hamil Arianti.


Semua itu ketahuan karena Arianti sakit parah dan kekurangan darah. Namun, setelah dilakukan pengecekan darah gadis itu tidak sama dengan Tuan Edward. Begitu pula dengan darah Nyonya Rose.


Justru Arianti memiliki darah bergolongan O. Sama seperti kakaknya. Dari sanalah Tuan Edward baru mengetahui hal tersebut.


Satu-satunya harta mereka saat ini hanyalah rumah utama dan ada anak dari perusahaan Wilson yang ada di kota itu juga. Hari ini adalah hari terakhir Tuan Edward menjabat sebagai direktur di perusahaan Wilson.


Bukan Tuan Abidzar yang membuat bangkrut mereka. Tapi anak kesayangan Tuan Edward sendiri. Pemuda yang dia sayangi melebihi pada putra kandungnya sendiri. Anak yang selalu dia banggakan dan dikuliahkan di luar negeri. Ternyata telah menggadai perusahaan Wilson dan rumah kediaman beliau pada Bank dan uangnya digunakan untuk berjudi.


Bukan hanya itu saja. Pemuda itu juga sudah menjual beberapa aset perusahaan Wilson pada perusahaan lain. Sehingga membuat perusahaan tersebut memiliki begitu banyak hutang. Atau gulung tikar bila tidak diteruskan oleh Tuan Abidzar.


Berhubung Ayara memiliki seratus persen saham di sana. Jadi Tuan Abidzar langsung datang sebagai pahlawan dan membayar semua hutang-hutang tersebut dengan uang putranya.


Termasuk rumah yang ditempati oleh Tuan Edward saat ini. Ya, mereka belum pindah dari sana. Karena tidak ada tempat yang dituju lagi.


Adapun rumah utama yang ditempati oleh keluarga Wilson. Yaitu ibu Tuan Edward. Nyonya Rose dan kedua anaknya dilarang ikut kesana karena. Sekarang ibu dari Tuan Edward baru menyesali perbuatannya.


Setelah tahu bahwa mereka telah ditipu oleh Nyonya Rose dan lebih parahnya lagi perusahaan turun-temurun keluarga Wilson harus terjual karena perbuatan putra Nyonya Rose.


Jadinya Tuan Edward masih tinggal di rumah tersebut karena kata orang yang membayarnya boleh menempati rumah tersebut sampai pemiliknya datang. Namun, mereka tidak tahu jika rumah tersebut dibeli oleh Alvian untuk membahagiakan istrinya.


Sebetulnya Tuan Abidzar bisa membeli rumah maupun perusahaan Wilson untuk sang menantu. Namun, karena Alvian sudah berpesan pada papanya. Jika dia yang akan membayar dengan uangnya sendiri. Jadilah Tuan Abidzar hanya memerintahkan pada sekertaris nya untuk menyelesaikan masalah tersebut.


Bukan hanya itu saja. Saat ini Alvian sudah membangun sebuah rumah mewah tepat di samping rumah orang tuanya. Hanya di jarak oleh tembok pembatas dan itu semua tanpa sepengetahuan Ayara.


Disaat Ayara mengeluh pada suaminya karena rumah mereka jauh dari rumah utama keluarga Rafael. Kebetulan ada rumah mewah dan tanah yang luas mau dijual. Jadinya langsung dibeli oleh Alvian.


Hal tersebut tentu langsung disetujui oleh Tuan Abidzar karena setelah menantu dan cucunya pindah ke rumah yang beliau berikan sebagai hadiah pernikahan. Barulah merasakan kesepian.


Akan tetapi bila rumah Alvian berdekatan dengan rumah orang tuanya mereka bisa bebas kapan saja mau ke rumah utama.


Soalnya antara pagar rumah utama dan rumah Alvian terdapat pintu penghubung. Mereka memliki uang yang berlebih. Tentu tidak ada yang susah mau membangun istana sekalipun.


Kali ini rumah yang dibangun adalah rancangan Alvian sendiri. Rumah sesuai impian Ayara. Maka dari itu yang mengetahuinya hanya Alvian dan Tuan Abidzar. Serta Denis dan sekretaris pribadi beliau saja.


Rencananya rumah tersebut harus selesai dalam waktu dua bulan paling lama. Alvian ingin disaat ulang tahun Vania yang ketiga tahu. Mereka sudah pindah ke rumah baru yang sangat mewah daripada rumah yang ditempati saat ini.


Besok pagi adalah saat nya Alvian dan sahabtanya liburan di kota XX sebelum kembali ke kota S. Jadi malam ini sekaligus perpisahan mereka bersama masyarakat di kota tersebut. Lalu rencananya setelah liburan yang belum tahu akan berapa hari itu.


Sekarang di sebuah lapangan besar yang mampu menampung sekitar sepuluh ribu penonton. Sudah dipenuhi oleh fans ALV sejak tadi pagi. Soalnya tadi sore mereka bisa untuk bertemu dengan sang idola yang didampingi oleh istrinya.


Jadi semua yang mendapatkan keberuntungan undian bangku yang dipesan. Meminta untuk berfoto dengan Ayara juga. Gadis itu sudah sama saja seperti artis papan atas. Sudah mengalahkan posisi Alice yang mulai ditinggalkan oleh orang-orang yang setuju pada hubungannya dan Alvian.


Lampu dari Lingstick menyinari sekitar panggung yang gelap. Sudah seperti bintang bertaburan di langit biru. Sangat indah karena warna dari Lingstick ALV adalah warna biru muda.


"ALV! I love you... ALV selalu di hatiku," seru para fans yang rata-rata adalah anak muda. Atau dibawah umur empat puluh tahun.


ALV!


ALV!


Teriak para fans ALV begitu melihat Alvian dan kelima member lainya berjalan menaiki panggung sambil bernyanyi. Ya, malam ini adalah acara terakhir mereka di kotak XX. Setelah siang malam selalu dipadati oleh acara-acara di berbagai tempat.


Seperti tadi siang adalah acara peresmian sebuah perusahaan ternama di kota tersebut. Selain member ALV yang lainya. Alvian dan Ayara adalah orang yang menggunting pita atas pembukaan tempat usahanya.


Agar selalu abadi seperti mana cinta pasangan suami-istri tersebut. Sebab Alvian dan Ayara sudah dinobatkan sebagai pasangan paling romantis dan cinta tanpa memandang status.


Tidak perduli mau kaya ataupun miskin. Jika ingin bahagia harus bisa menerima kelebihan dan kekurangan dari pasangannya masing-masing. Maka dari itulah mereka langsung dinobatkan.


Begitu banyak anak-anak muda yang langsung menyatakan cintanya pada gadis yang dicintai. Padahal sebelum itu mereka tidak berani untuk lebih dari sekedar teman. Karena status sosial yang berbeda.


Akan tetapi setelah sang artis papan atas saja menikahi anak pembantu. Membuat mata hati mereka terbuka lebar. Bahwa harta saja tidak menjamin seseorang bisa hidup bahagia.


"Siapa dia~ yang sudah mencuri hatiku Oh~hoo~ooo!" suara merdu Alvian yang selalu tampil sempurna mulai bernyanyi dengan gerakan tubuhnya.


Apalagi semenjak pernikahannya dan Ayara diumumkan. Perform Alvian sangat meningkat drastis.


Sudah dua hari ini. Dia konser disaksikan langsung oleh istrinya. Tentu kebahagiaan diwajah tampannya semakin terlihat berseri-seri.


"Ian... Ian..." teriak histeris mereka saat posisi Alvian semakin berjalan sampai ke ujung panggung.


"Bara... Ian I love you..." berbagai macam teriakan terus dilontarkan oleh penonton. Semua fans ALV sangat menyukai Ayara. Karena gadis itu sudah mengatakan saat wawancara kemarin pagi. Alvian adalah milik kalian dan teruslah mencintainya. Sedangkan yang menjadi suamiku adalah Alvin. Seperti itulah Ayara berkata pada para fans suaminya.


Sehingga mereka semua sangat bahagia dan merasa dihargai sebagai pengemar. Berbeda jika itu adalah Alice. Sudah pasti akan melarang orang mencintai Alvian walaupun hanya sebagai pengemar.


"Silahkan jika ada bintang yang bertaburan di atas langit. Namun, cintaku padamu tidak akan bisa digantikan oleh siapapun. Oh ~~ Hoo~~~ooo~~~" Sekarang Alvian kembali lagi menyambut lagu tersebut setelah Sandy.



Sehingga membuat Ayara ikut berdiri seperti mana para tamu penting yang ikut berdiri dan bernyanyi bersama para member. Ibu satu anak itu melambaikan tangannya keatas dengan tersenyum bahagia melihat Alvian yang juga tersenyum padanya.


Itulah alasannya kenapa para member ALV selalu mengunakan alat in air monitor pada telinga mereka.


Agar music yang mereka nyanyikan tidak pecah dan menghalagi saat mereka bernyanyi. Berbeda dengan artis lainya. Fans mereka tidak terlalu heboh seperti fansnya ALV.


"Siang malam aku memikirkan dirimu. Padahal kau ada di sisiku. Mati aku karena cintamu."


Suara Hanan yang langsung disambut lagi oleh Alvian.


"Siapa dia yang sudah mencuri hatiku~~ hooo~~ hoo~ siapakah orangnya karena aku ingin bilang I love you padanya. Hooohooo~~."



Saat bernyanyi seperti itu. Alvian yang posisinya tidak jauh dari Ayara langsung mengarahkan kedua jari-jari tangannya disertai senyuman tampan pada sang istri. Yaitu tanda I love you, yang sangat tulus.


Padahal saat ini dia lagi bernyanyi. Namun, didalam keseriusan tersebut Alvian pergunakan untuk mengungkapkan perasaannya pada istrinya.


"Aaaaaa... Ian, Ayara! Forever," teriak histeris karena mereka seakan-akan berada diposisi Ayara saat ini. Sehingga Ayara memutar tubuhnya kearah belakang untuk menyapa para fans ALV.


Sampai hampir sepuluh menit kemudian. Alvian, dan sahabatnya kembali menyanyikan lagu kedua. Lalu berlanjut lagu ketiga sampai seterusnya. Atau sampai mereka selesai bernyanyi sekaligus. Agar tidak naik panggung lagi.


...BERSAMBUNG......