
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
...HAPPY READING......
.
.
"Baiklah! Untuk juara dua ini diraih oleh member Chabi Ar. Yaitu Nona Ais, dan kedua sahabatnya. Dimohon untuk naik keatas panggung sebelum acara ini kembali dilanjutkan," ucap host pembawa acara yang merupakan artis terkenal juga.
Sehingga suara riuh tepuk tangan kembali memenuhi stadiun tersebut. Fans Alice berteriak histeris karena Chabi Ar mendapatkan juara dua, yang pastinya akan bersanding dengan Alvian.
Ais!
Ais!
Teriak yang berupa nyanyian nama Alice terus menggema karena tidak adanya suara musik.
Chabi Ar!
Chabi Ar!
"Aaaa yang pantas bersanding dengan Ian hanya Ais!" berbagai teriakan dari pengemar saling bersahutan. Namun, para pengemar yang mendukung Alvian dan Ayara juga ikut menyerukan nama idola mereka.
"Ian hanya cocok bersama Nona Ayara," saling lempar serangan kata. Terus di teriaki oleh penonton. Yaitu antara pendukung Ayara dan Alice.
"Sayang! Jangan pernah mendengar hal yang tidak seharusnya kau dengar. Itu semua tidak penting, karena yang penting adalah kebersamaan kita," ucap Alvian masih tetap memeluk tubuh istrinya dari samping.
Ralat! Setelah mendengar teriakan dari fans Alice. Pemuda tampan itu justru semakin memeluk erat tubuh istrinya. Padahal Ayara baik-baik saja.
"Huem, iya! Aku tidak butuh pendukung, Al. Tapi... aku membutuhkan kesetiaan mu," jawab Ayara tersenyum dan tidak ambil hati teriakan dari arah belakang panggung.
Penonton bukan hanya seratus, atau dua ratus orang. Jadi mana mungkin mereka bisa mencegah mulut fans Alice untuk berhenti berteriak.
"Tenang-tenang! Jika kalian tidak bisa diam dan malah mau memancing keributan. Maka silahkan keluar dari tempat ini," ucap host yang juga mendengar dari atas panggung.
Takutnya para pendukung Ayara dan Alvian malah tidak terima dan akhirnya akan menjadi saling serang. Itulah yang ditakutkan oleh para penyelenggara acara tersebut dan juga Staf Muzaki.
Kru dari Agensi AX Si sudah memangil bodyguard buat melindungi para member ALV. Itulah yang harus mereka jaga. Jika artis lain mereka tidak peduli.
"Untuk juara satu tetap diraih oleh member ALV dan diharapkan untuk naik ke atas panggung," lanjut host itu lagi karena setelah diancam. Fans Alice langsung diam tidak mengejek Ayara lagi
"Al," ucap Hanan karena Alvian tidak ikut berdiri dan masih memeluk tubuh Ayara seperti tadi.
"Naiklah! Aku akan diam disini menemani Ayara," jawab Alvian berubah pikiran tidak mau membawa istrinya naik ke atas panggung megah tersebut.
"Kami naik dulu dan kalian berdua akan naik berdua," putus Naufal dan dianguki oleh yang member lainnya.
Berhubungan nama mereka sudah dipanggil. Hanan, Naufal, Sandy dan Bara, naik duluan. Sehingga membuat semua penonton menjadi riuh karena Alvian tidak ikut naik seperti biasanya. Bukan hanya penonton saja. Para penyelenggara pun juga merasa heran.
"Agh! Maaf, Ian, kenapa tidak ikut mengambil penghargaan ini?" tanya host laki-laki. Mewakili pertanyaan mereka semua yang tidak tahu apa alasan Alvian hanya duduk dibawah panggung bersama istrinya.
"Maaf! Kami tidak bisa menerima perhargaan ini. Karena ada orang yang lebih berhak menerimanya. Yaitu adalah fans pertama kami," jawab Hanan telah memutuskan agar Ayara lah yang menerima penghargaan tersebut.
Sebab mereka berlima bisa berhasil seperti saat ini. Semuanya tidak lepas dari dukungan Ayara. Gadis itu bukan hanya sekedar menemani mereka latihan dan saat ikut lomba berbagai audisi saja. Namun, juga memberikan support. Agar mereka terus berjuang dan tidak patah semangat. Supaya bisa menjadi penyanyi terkenal.
"Tentu saja ada. Dia adalah Ayara Febriani Jasmeen Rafael. Berkat dialah kami semua bisa berhasil seperti saat ini. Aya tidak pernah bosan mengingatkan kami agar terus berjuang tanpa kenal lelah, karena katanya. Keberhasilan itu tidak akan terasa indah. Apabila kita mendapatkannya dengan cuma-cuma," ungkap Hanan yang disetujui oleh ketiga sahabatnya.
Begitu mendengar cerita dari Hanan. Suara riuh dari para penonton. Yaitu fans ALV yang sangat setuju bila Ayara bersama Alvian. Mulai membentuk suatu gelombang dari kamera ponsel yang dinyalakan serempak.
"Ian, Ayara!
"Ian, Ayara!"
"Ian, Ayara!
Dua nama tersebut telah dinyanyikan secara serentak. Sebagaimana gerakan tangan mereka yang memegang kamera ponsel. Lalu diarahkan ke atas.
Bagaikan memiliki komando mereka semua bisa kompak seperti itu. Padahal di tangan kiri mereka memegang Lighstick berwarna biru muda. Namun, besarnya keinginan mereka yang mendukung hubungan Alvian bersama istrinya. Membuat cara baru, yaitu menyalakan kamera ponsel masing-masing.
"Alvin," seru Ayara tersenyum bahagia menatap pada Alvian yang juga tersenyum ke arahnya.
"Iya, sayang! Tidak semuanya yang ingin aku bersama Alice," imbuh Alvian. Gara-gara begitu banyak pendukung Alvian dan Ayara. Host pun langsung menyuruh kedua pasangan suami-istri itu untuk naik ke atas panggung.
"Sekali lagi di mohon untuk Ian dan Nona Ayara. Agar naik ke atas panggung," host tersebut kembali mengulangi perkataannya. Sehingga membuat Alvian langsung berdiri dan mengulurkan tangannya. Untuk naik ke atas panggung bersama sang istri.
"Ayo, sayang," ajaknya tersenyum bahagia karena akhirnya apa yang dia cita-citakan bisa terwujud. Ayara bisa merasakan saat menerima penghargaan. Atas keberhasilan mereka berlima.
Dari tempat mereka duduk, menaiki tangga dan sampai ke atas panggung. Alvian terus menggenggam erat tangan istrinya. Sehingga jerit histeris dari para penonton maupun tamu-tamu terhormat semakin riuh.
"Ternyata mereka berdua benar-benar pasangan yang sangat serasi. Pantas saja ian pujaan hati kita. Tidak pernah tertarik pada gadis manapun," ucap tamu yang datang.
"Iya, Anda benar sekali, Nyonya. Coba lihatlah kalung yang kita anggap selama ini adalah milik Alice. Ternyata dipakai oleh Nona Ayara," itulah berbagai pujian dari orang-orang yang menyukai Ayara dan Alvian.
"Selamat malam, Nona Ayara. Ternyata Anda benar-benar sangat cantik," puji host setelah bersalaman dengan Ayara. "Oke! Sebelum kita mengobrol bersama Nona Ayara lebih banyak lagi. Sekarang biarkan dia menerima penghargaan atas kesuksesan member ALV," kata host laki-laki.
"Aya, ambilah! Kami berlima tidak akan pernah menjadi seperti ini. Apabila bukan karena dirimu. Terima kasih karena dirimu tidak pernah lelah untuk menyemangati kami agar bisa berhasil," ucap Sandy berjalan mendekati Ayara dan memberikan pelukan sebagai saudara laki-laki. Ataupun sebagai seorang sahabat.
Setelahnya berlanjut dengan Bara, Hanan, Naufal dan yang terakhir adalah Alvian. Suami gadis itu sendiri. Namun, saat dipeluk oleh Alvian. Tentu saja pemuda itu mengecup kepalanya berulang kali.
Sakan-akan malas untuk melepaskan pelukan mereka. Begitulah Alvian. Pemuda yang tidak bisa disentuh oleh gadis manapun. Tapi akan berubah menjadi bucin akut, bila bersama Ayara.
"Ambillah, sayang! Kami semua bisa berhasil berkat dirimu. Tanpa seorang Ayara. Maka kami bukanlah siapa-siapa," ucap Alvian setelah merenggangkan pelukan mereka.
"Iya, aku akan mewakili kalian menerimanya," jawab Ayara berjalan mendekati host dan seorang laki-laki yang akan menyerahkan piala penghargaan padanya. Setelah diterima oleh Ayara. Gadis itu disuruh berdiri untuk diambil gambarnya.
Lalu Alvian pun berjalan mendekati Ayara dan kembali lagi memeluk istrinya. Sebagai ungkapan rasa bahagia. Bisa sama-sama berada di atas panggung megah. Tanpa harus menyembunyikan status pernikahan mereka.
Setelah itu barulah mereka melakukan foto bersama para pemerintah. Maupun pengusaha yang ikut andil dalam acara tersebut.
"Brengsek! Tidak-tidak! Aku tidak mau kalah dari anak pembantu ini." umpat kasar dari Alice di dalam hatinya.
...BERSAMBUNG......