Seleb Intertainment

Seleb Intertainment
84. Foto Bersama



"Tidak usah dorong dorong juga. Nanti kalau aku jatuh kebawah bagaimana?" ucap Lee Tae Yeong kesal.


"Bagus dong." ucap Kevin menarik tangan Hana untuk mencari suasana baru.


"Maksud kamu apa?" ucap Lee Tae Yeong ingin mengejar tapi tangannya dicekal oleh seseorang dibelakangnya.


"Mau apa kamu. Lepas, saya harus beri pelajaran buat orang sombong itu." ucap Lee Tae Yeong menghempaskan tangan Doni yang mencekal tangannya.


"Kita cari tempat lain saja. Biarkan mereka, kamu mau jadi perusak hububungan orang." ucap Doni merangkulnya berbalik ke arah lain.


"Lalu laki laki sombong itu. Pacarnya, atau tunangan Hana?" tanya Lee Tae Yeong mengikuti kemana Doni melangkah.


"Bukan. Mereka itu suami istri." jawab Doni santai.


"What? Kapan mereka menikah, Kenapa Hana tidak mengundangku?" ucap Lee Tae Yeong.


"Jangankan kamu. saya yang asistennya Nona Hana saja tidak diundang." ucap Doni.


"Kok bisa. Apa Hana hamil duluan?" tanya Lee Tae Yeong membuat Doni tertawa.


"Haa...Haa..Haa. Tidak mungkin, aku lihat mereka sangat romantis, memang pernikahannya disembunyikan public, kamu tidak lihat postingan terbaru Nona Hana, itu bukti kalau mereka memang saling mencintai." ucap Doni.


Lee Tae Yeong menoleh segera membuka akun Hana dan benar apa yang diucapkan oleh Doni.


"Apa ini orang sombong itu. Kenapa fotonya di blur?" tanya Lee Tae Yeong menoleh ke arah Doni.


"Iya itu Tuan Kevin Sanjaya Pratama. Dia itu putra dari Fadly Putra Pratama." jawab Doni.


"Pemilik perusahaan properti terkaya di negara ini." ucap Lee Tae Yeong.


"Sangat benar. Sifat dia memang sombong tapi sebenarnya sangat baik, apalagi kalau sedang bersama Nona Hana, Bak seorang putri, padahal aku baru mengenalnya." ucap Doni pelan.


"Pantas saja sombong. Orang kaya dia mana ada baik baiknya, kenapa bukan aku saja yang jadikan suami Hana?" ucap Lee Tae Yeong keceplosan tapi sangat lirih tapi Doni pura pura tidak tau.


"Kamu bilang apa tadi?" tanya Doni.


"Bukan apa apa? Ohh iya. Yang lain pada kemana? Sepertinya kita Tour bareng tapi liburan sendiri sendiri, kita kesana aja, pemandangannya lebih bagus." ucap Lee Tae Yeong mengalihkan pembicaraan ia berjalan terlebih dahulu.


Doni berjalan mengikuti Lee Tae Yeong yang lebih dulu pergi.


Sedangkan Kevin dan Hana jalan jalan berdua tanpa adanya orang lain.


"Kita selfie dulu." ucap Hana menyenderkan kepalanya ke bahu Kevin untuk mengambil gambar bersamanya.


Setelah puas mereka foto foto selfie bersama Hana memposting di sosmed miliknya kaget melihat postingan terakhirnya ia menatap Kevin intens.


"Ada apa? aku memang tampan. Tapi nggak seperti itu juga lihatinnya, berasa seperti penjahat saja." ucap Kevin.


Hana memperlihatkan postingan terakhir nya bersama Kevin.


"Siapa yang posting foto ini?" tanya Hana.


"Maksudmu." ucap Kevin pura pura tidak tau apa apa.


"Hmm. Pasti itu kamu, siapa lagi coba?" tanya Hana tersenyum.


"Bukan aku. Aku saja tidak tau kata sandi ponselmu." ucap Kevin mencari alasan.


"Masa. Mulutmu bisa berbohong tapi mata kamu tidak." ucap Hana menatap Kevin dekat.


"Iya. Iya aku yang posting." ucap Kevin tak bisa lagi berbohong karena Hana sudah mengetahui.


"Ciee?, Pengantin baru. Kita cari ternyata kalian ada disini, mesraan ditempat umum." ucap Carlos yang berada dibelakang mereka.


"Paman. Ganggu aja deh?" gumam Kevin kesal.


"Ooh iya. Bisa tolong foto kan kita berdua." ucap Kevin menyerahkan kamera miliknya ke Carlos.


"Oke. Sini, tapi tidak gratis." ucap Carlos.


"Perhitungan banget. Oke?, nanti aku siapkan, spesial dan pastinya ori." ucap Kevin membuat Hana tak mengerti.


"Kak Carlos minta apa sama kamu?" bisik Hana pelan.


"Biasa. Jajan." jawab Kevin sedangkan Hana semakin tak mengerti.


"Hei. Kalian malah ngobrol." ucap Carlos mengagetkan Hana.


Banyak gaya berpose mereka yang romantis mulai dari bergantian memeluk dari belakang, berpegangan tangan saling melihat satu sama lain, Hana digendong dari belakang, gaya cuek, bahkan Kevin mengecup bibir Hana dan masih banyak lagi sampai Carlos merasa bosan karena memotret mereka tidak tau berapa kali hampir membuatnya pusing.


"Sudah. Ini, kamu pikir saya fotografer apa? Kali ini kamu harus bayar mahal, lihat saja ini banyak banget." ucap Carlos menyerahkan kameranya ke Kevin.


"Thanks Paman. Selain dokter ternyata paman jago juga jadi fotografer." ucap Kevin tersenyum.


Mereka bahkan berpose berpindah pindah tempat membuat kaki Carlos terasa pegal dibuatnya.


"Mereka semua kemana? Bukannya paman tadi bersama." ucap Kevin.


"Itu disana?" tunjuk Carlos.


Tak terasa posisi mereka sangatlah jauh karena terlalu asyik berpose sampai lupa.


"Kita samperin mereka. Sepertinya asyik, foto bareng biar ada kenangan." ucap Hana.


"Ya sudah. Ayo?"ucap Kevin.


"Hei. Kalian main pergi pergi aja." panggil Carlos sedari asyik memotret dirinya.


"Boleh gabung nggak." ucap Hana menarik tangan Kevin ke tengah tengah diantara Doni dan Alfian untuk berfoto bersama.


Lee Tae Yeong menggeser posisi disebelah Hana berada di samping Kevin dan juga Alfian.


"Tunggu sebentar. Aku juga mau ikut." ucap Carlos yang berlari menghampiri mereka.


Selesai berfoto bersama mereka tidak lupa membeli oleh oleh.


Diperjalan pulang mereka mampir disebuah restoran yang kebetulan suasana tidak begitu ramai.


"Aku lapar. Kita makan yuk!" ajak Hana.


"Kebetulan aku juga lapar. Kita mampir ke restoran dekat sini." ucap Kevin melihat lihat restoran memberi kode kepada teman teman nya untuk berhenti.


Mereka berhenti di sebuah restoran khas suasana begitu asri terdapat pohon pohon rindang yang memanjakan mata dan juga terdapat perbukitan hijau dari atas karena tempatnya outdoor menambah suasana semakin sejuk.


"Kak Al?, Kenapa dari tadi diam saja?" tanya Hana mengagetkan Alfian seperti sedang melamun.


"Iya Al?, biasanya kamu bawel. Apa kamu tidak suka liburan bareng kita?" timpal Kevin.


"Suka boss. Saya cuma kelelahan saja, I'm Fine." jawab Alfian sedangkan Kevin merasa ada yang aneh dengan sikapnya yang biasanya ceria terlihat murung.





BERSAMBUNG