
"Jangan turun. Sebentar lagi kita berangkat." ucap Kevin menahan tangan Hana agar tetap diam ditempat.
"Aku mau kesana. Mereka juga belum siap siap berangkat." ucap Hana melambaikan tangannya ke mereka.
"Nurut sama suami. Buat apa masuk, kita juga sudah sarapan tadi, diam saja, tidak usah masuk." ucap Kevin membuat Hana kesal menghembuskan nafas kasar.
"Hai Cantik?" sapa dokter Carlos tersenyum kearah nya.
"Kak Carlos? Apa kabar?" tanya Hana membalas dengan senyuman.
"Baik. Kenapa kalian tidak masuk, suami istri kompak banget." jawab Carlos melihat penampilan Hana dan Kevin yang mengenakan baju yang sama.
"Pasti. Apa paman tidak menanyakan kabarku?" ucap Kevin.
"Ohh! Iya. Paman sampai lupa kalau ada kamu disini, bagaimana kabar mu Kevin, kalian kompak sekali, baju aja samaan." ucap Carlos.
"Baik. Tapi kenapa cuaca hari ini sangat panas?" ucap Kevin mengusap dadanya.
Carlos mengerti apa yang dimaksud Kevin yang terlihat cemburu tapi seakan bersikap cuek ekpresi wajahnya sangatlah berbeda baginya ia sudah mengenal Kevin sejak pertama kali di angkat sebagai anak dari sahabatnya.
"Beruntung banget kamu punya istri secantik Hana. Kalau ada wanita yang sama sepertinya, jangan lupa perkenalkan dengan paman?" ucap Carlos semakin membuat Kevin semakin cemburu.
"Kak Carlos bisa aja. Didunia ini masih banyak wanita yang lebih cantik dariku, sayangnya aku nggak punya teman wanita, karena teman temanku semuanya laki laki." ucap Hana tersenyum.
"Serius kamu Hana. Wah hebat banget kamu, pasti banyak pria yang menyukaimu." ucap Carlos.
"Kalian ini bahas apa sih?" ucap Kevin merasa kalau Carlos sedang memanas manasi hatinya.
"Cieee. Sang suami kelihatannya cemburu nih!" goda Carlos menatap Kevin.
Tak lama kemudian teman teman Kevin berkumpul menaiki sepeda motor untuk segera berangkat ketempat tujuan.
"Honey?" panggil Seseorang yaitu Lee Tae Yeong yang berjalan menggunakan sepeda motor menghampiri mereka.
"Tae Yeong. How are you?" tanya Hana.
"Very Good." jawab Lee Tae Yeong bersalaman dengan Hana.
"Datang lagi satu. Sebenarnya ada berapa banyak teman Hana, memangnya tidak ada panggilan lain apa? setiap laki laki yang bertemu dengannya pasti dia anggap kakak, atau aku juga dia anggap kakak?" batin Kevin tanpa melihat Lee Tae Yeong.
"Kita berangkat sekarang. Yang lain sudah lebih dulu jalan, BABY, pegangan yang erat." ucap Kevin langsung menancap gas meninggalkan dokter Carlos dan juga Lee Tae Yeong.
"Bye? Kak duluan yah!" ucap Hana melambaikan tangannya ke belakang kearah Carlos dan Lee Tae Yeong.
Sedangkan Alfian, Kwak Hyun dan juga Doni sudah terlebih dahulu jalan didepan Kevin masing masing menaiki motor sport.
"Yah kita ditinggal ceritanya. Lets Go!" ajak Lee Tae Yeong mengajak Carlos.
Didalam perjalanan Hana terlihat sangat senang karena bagi dia pengalaman pertama yang menyenangkan naik motor apalagi bersama Kevin.
Sesekali bertanya setiap daerah yang mereka lewati rasanya ini menjadi pengalaman paling menyenangkan bagi Hana dan juga Kevin.
"My Prince Berapa lama lagi kita sampai? Memangnya kita mau kemana?" tanya Hana.
"Lembang, Bandung. Sebentar lagi kita sampai." jawab Kevin.
Akhirnya setelah melewati perjalanan yang panjang mereka pun sampai ketempat tujuan yaitu gunung Tangkuban Perahu.
Kevin memarkirkan kendaraannya setelah itu menunggu teman teman nya berkumpul baru mereka masuk kedalam wisata.
"Kita sudah sampai. Ayo turun?" ucap Kevin sedangkan Hana sedari tadi ingin cepat sampai langsung turun disana sudah ada Doni, Alfian dan Kwak Hyun yang menunggu mereka.
"Akhirnya sampai juga." ucap Hana merentangkan kedua tangan nya keatas.
Karena bukan musim liburan tempat nya tidak terlalu ramai seperti saat hari libur tiba sebagian orang yang kesana juga Touring seperti mereka dan kebanyakan lelaki melihat Kearah Hana yang sedang merentangkan tangannya sehingga dapat terekspos pinggang ramping putih sampai terlihat tanktop yang hanya ditutupi Jaket Crop Jeans Rawis sepinggang.
"Hei. Apa yang kalian lihat?" ucap Kevin memeluk pinggang ramping Hana agar tak terlihat dengan para lelaki yang melihatnya.
"Kevin. Kalau mau bermesra mesraan jangan ditempat umum, nanti takutnya ada yang cemburu, ya nggak Al?" ucap Kwak Hyun yang menatap kearah Kevin dan Hana beralih ke Alfian.
"Terserah aku dong. Kita kan suami istri, jadi bebas mau melakukan apapun, yang jomblo jangan iri, cari pacar sana." ucap Kevin tersenyum mengejek kemudian melepaskan pelukannya.
"Nggak boleh gitu ahh! Syukur syukur carikan mereka pacar, biar nggak jomblo lagi." ucap Hana membuat Kevin tersenyum.
Tak lama kemudian Carlos datang bersama Lee Tae Yeong yang baru sampai.
"Lama banget sih kalian. Naik motor seperti bebek." ucap Alfian.
"Maaf menunggu. Paling cuma lima menit." ucap Lee Tae Yeong menghampiri Hana yang berada disamping Kevin.
"Honey. Cantik banget kamu." sapa Lee Tae Yeong.
"Dari dulu juga aku sudah cantik. Bahkan baru pertama kali keluar dari rahim ibu." ucap Hana tersenyum.
"Kamu tidak berubah. Tadi aku dengar kalian bahas tentang Jomblo yah, tapi tidak berlaku aku." ucap Lee Tae Yeong.
"Iya karena kamu playboy cap buaya." timpal Kevin yang sedari tadi melihatnya tak suka.
"Maksud kamu apa? mereka sendiri yang tergila gila padaku, secara aku ini cowok yang tampan dan keren dan juga kaya." ucap Lee Tae Yeong.
"Sudah sudah ayo kita masuk." ajak Carlos menggelengkan kepalanya melihat mereka yang berdebat.
"Ayo kak. Kita masuk, biarkan saja mereka berdebat sampai sukses." ucap Hana merangkul lengan Carlos berjalan mendahului mereka.
"Ini semua gara gara kamu. BABY?" ucap Kevin berlari menyusul Hana yang meninggalkannya.
Sedangkan Alfian, Doni, dan juga Kwak Hyun sudah terlebih dahulu masuk.
"Wahh! Seger banget udaranya." ucap Hana menghirup udara segar memejamkan kedua matanya.
"BABY. Kenapa kamu tinggalin aku?" tanya Kevin sedari tadi mendorong Lee Tae Yeong untuk jauh jauh dari Hana dan menarik tangan Hana kedalam rangkulannya.
•
•
•
BERSAMBUNG