My Youth Bond Increase!!

My Youth Bond Increase!!
Chapter 74



*Tok tok tok!!


"Kakak! kapan kamu ingin memberikanku buku pelajaran kelas satu kakak! besok sudah masuk sekolah bukan!."


"Mmh? besok sudah sekolah? cepat sekali... berikan aku waktu lima menit lagi."


"Ini sudah jam sepuluh pagi!! Mai sudah membuatkan sarapan untukmu!."


"Ya iya! aku bangun..."


"Cepat keluar, jangan tertidur lagi!."


"Aku tahu! merepotkan sekali... aku masih ingin tidur."


Setelah menghabiskan waktu semalaman untuk belajar dan membaca novel, pagi harinya pun langsung terasa sangat enggan untuk bangun dari tempat tidur... meskipun sekarang sudah hampir siang...


.


.


.


"Semua ini... aku taruh dikamar kau kan?."


"Um, taruh saja dimeja belajarku... sarapannya sudah ada diatas meja makan."


"Baiklah..."


Aku pun menaruh semua buku milikku saat kelas satu ketempat meja belajarnya... karena mulai esok hari, Mai sudah bersekolah ditempat yang sama denganku...


"Disini bukan? taruh saja..."


Aku sudah lama tidak masuk kedalam kamarnya, disana penuh dengan banyak buku hasil darinya belajar saat ujian akhir... bahkan dia masih belum merapihkan bukunya sendiri.


"Padahal dia selalu membersihkan kamarku dan juga rumah... tetapi kamarnya begitu berantakan..."


Aku mengambil inisiatif untuk merapihkan semuanya... aku tidak tahu dimana Mai meletakkan buku bukunya, jadi aku hanya merapihkannya dan menaruhnya sesuai tempat yang ada.


"Sepertinya begini sudah cukup... baiklah... aku sudah sangat lapar."


Aku berjalan menuju dapur dan memakan sarapan yang sudah dibuat olehnya... seperti biasa, aku menyeduh kopi terlebih dahulu untuk menemani roti lapis daging dan sayur super lezat ini...


Saat aku membuka ponselku, tiba tiba terdapat notif dalam grup yang berisi aku, Mai, Yuuki, Sakura, Touya, Kuchima, dan juga Nami... aku tidak tahu mengapa tiba tiba aku sudah masuk kedalam grup pesan ini.


"Besok sudah mulai masuk sekolah kembali!! bagaimana dengan kalian?."


Ternyata itu adalah Touya yang mungkin sedang bosan...


"Bukannya baik? meskipun hari libur juga cukup menyenangkan..." Balas Yuuki sambil mengeluarkan stiker karakter chibi dengan posisi tertidur.


Aku terus menyimak perbincangan mereka yang tidak ada artinya ini sambil memakan roti lapisku...


"Apa kalian tahu? malam ini akan diadakan festival kembang api!! kalian ingin ikut??." Datang datang Nami langsung mengumumkan informasi yang sangat besar.


"Yang benar?! aku akan ikut!." Tiba tiba Mai pun aktif.


"Wooaahh!!! kembang api!! aku mulai semangat kembali!."


"Kembang api? memangnya kembang api mempunyai festival??."


"Mai, kamu belum pernah kesana??."


"A-Aku dari kecil selalu sibuk! jadi aku tidak pernah ketempat seperti itu..."


"Kalau begitu kau harus ikut!! begitu menyenangkan!!."


"Apa iya?."


"Um!! benar yang dikatakan Touya... sebaiknya nanti malam kita bersama sama melihatnya!!."


"Kakakkkk!!! aku ingin ikut kesana!!." Dari depan ruangan, Mai berteriak langsung kepadaku.


"Huh... baiklah! kalau begitu, kau saja yang ikut!."


"Oke!!."


Dan notif grup itu pun berbunyi kembali.


"Aku dan kakak ingin ikut!."


"S-Sejak kapan aku bilang ingin ikut!!??."


"Jarang sekali, Aoyama ingin ikut dengan kita!."


"Huh..."


"Yuuki, kamu dan Sakura ikut kan?."


"Ah um! aku akan memberitahukan padanya! aku ingin ikut kesana!."


"Yosshh!! sebelum mulai bersekolah!! mari kita bersenang-senang terlebih dahulu!!."


"Kalau begitu aku akan pergi memberitahu kakakku.." Nami pun pergi dari obrolannya.


"Kenapa disaat saat terakhir ini aku terjerat oleh mereka... padahal aku ingin menghabiskan waktu malamku untuk bermain game..."


Setelah selesai sarapan, aku mencuci piring makanku dan menemui Mai didepan...


.


.


.


Disana, dia sedang menyirami tanan dihalaman depan sambil bersenandung...


"Kau benar-benar ingin ikut nanti malam?."


"Kenapa kakak bertanya itu? aku jelas ingin ikut!."


"Lalu kenapa aku juga?."


"Jika hanya sedikit tidak akan menyenangkan, lagipula anggap saja seperti perayaan masuknya aku kesekolah kakak!."


"Kalau kau berkata seperti itu, aku tidak bisa menyangkalnya..."


"Tapi, aku juga ingin mengajak kak Yuuki ikut bersama kita... soalnya dia sendiri mengatakan jika tidak pernah pergi ke festival kembang api..."


"Festival...kah... entah mengapa aku jadi mengingat saat saat aku menyelamatkan adik Touya dulu..."


"Ah benar! sekarang sudah tiga tahun sejak itu..."


"Jika aku tidak pernah keluar pada malam hari itu... mungkin saja dia tidak akan menggangguku terus menerus... bercanda deh."


"Waktu yang sudah lewat biarlah menjadi sebuah kenangan... lagipula tidak seburuk itu bukan? mempunyai banyak teman."


"Aku masih bisa menahannya... meskipun terasa sangat melelahkan hingga saat ini... aku tidak bisa seperti dulu kembali..."


"Yang terpenting adalah sekarang... lakukan saja seperti biasa... Mai yakin kalau kakak tidak seburuk itu bergaul."


"Entahlah..."


"Kalau begitu bersiaplah nanti malam... jangan ada masalah tambahan nantinya."


"Siap!! hehe."


.


.


.


"Sakuraa!! Sakuraaaa!."


Setelah percakapan didalam grup pesan, Yuuki langsung menemui Sakura untuk memberitahukannya.


"Dimana ya dia... apa Sakura masih berbelanja? kalau begitu tunggu sa-."


*Ding Dong!!


"Ah itu dia! baru saja aku cari..."


Dia langsung pergi kedepan untuk membuka pintunya.


"Sakura!! aku ada hal yang ingin dibicarakan dengan... mu..."


Saat dia membuka pintu... ternyata yang pertama ia lihat adalah orang lain yang tidak ingin ia temui...


"Apa hal yang ingin dibicarakan? Yuuki."


"A-Azumi?!."


......................


Malam hari, pukul 18.30...


"Sepertinya yang lain masih belum datang..."


"Aku tidak sabar menunggu yang lain... menurut kakak bagaimana dengan yukataku? ( Yukata adalah baju adat Jepang yang biasanya dipakai untuk pergi ke festival.)


"Tidak ada pakaian yang tidak bagus jika kau memakainya... tetapi hati hati jika berjalan... menggunakan sepatu itu agak sulit bukan?."


"Um... agak susah jika dipakai untuk berlari."


"Ini festival, kenapa harus lari?."


"Karena terlalu bersemangat!."


"Maii!!! Aoyamaaa!!." Lalu Touya dengan adiknya datang...


"Rinaa!! sudah lama tidak bertemu!." Mai langsung memeluknya.


"Kak Mai!! aku senang bisa bertemu dengan kakak!."


"Kau tidak melihat yang lain?." Aku bertanya pada Touya.


"Yang lain? tidak... aku tidak melihatnya.."


"Heeiii! kaliaaann!."


Dan baru saja dibicarakan... kakak adik kedua ini pun datang.


"Kuchimaa!! kau ikut juga nih!."


"Sesekali kita harus bersenang senang bukan?."


"Benar! kalimatmu lama kelamaan mulai berubah! hahaha!."


"..."


"Hei... apa Yuuki dan Sakura belum datang?." Tanya Nami.


"Sepertinya belum..."


"Aku sudah menghubungi kak Yuuki, tetapi tidak diangkat.."


"Apa mereka ada masalah?."


"Semoga saja tidak..."


"Aku akan mencoba menghubungi Sakura..." Aku pergi menjauh untuk meneleponnya... dan akhirnya.


Lalu aku meneleponnya saat sudah sepi disekitar tempat... dan untungnya Sakura langsung menjawabnya...


"Sakura? apa kau dan Yuuki ada diperjalanan? kita semua masih menunggu disini, cepa-."


"Ao..."


Dia berbicara dengan nada lemas...


"Ada apa? kau sedang sakit? suaramu seperti kurang baik."


"Tidak... ini tentang Yuuki..."


"Ada apa dengannya?."


"Tidak ada! hanya ada sedikit masalah biasa saja... maaf!."


"..."


"Sebaiknya kalian pergi tanpa kami berdua... kalian ingin pergi ke festival kembang api bersama kan?."


"..."


"Kalau begitu aku pergi dulu ya, maaf sekali lagi.."


Dia langsung mematikan teleponnya


"..."


.


.


.


"Aoyama! bagaimana? apa mereka sudah dekat?."


"..."


"Aoyama? ada apa?."


"Kakak?."


"Mereka berdua... tidak ikut..."


"..."