My Youth Bond Increase!!

My Youth Bond Increase!!
Chapter 21



"Dengan ini, Festival Sekolah Arterisk resmi dimulai!."


*Dhuar Dhuar!


Suara kembang api dengan meriah menunjukkan bahwa telah dimulainya festival sekolah ini, para murid mulai berhamburan untuk melakukan berbagai hal, banyak murid yang sibuk untuk mengurus kelas mereka masing masing, atau yang sedang berjualan di stan mereka masing masing.


Para pengunjung entah dari keluarga murid atau pengunjung lain datang kedalam sekolah untuk menikmatinya sedemikian.


Beragam macam bentuk perasaan yang dibuat oleh para manusia didalam ini...bahagia, senang, sedih, gugup, marah, malu, dan hal lainnya terkumpul disini.


Suara ramainya pengunjung bersamaan dengan usaha para warga sekolah Asterisk untuk melayani mereka, bahkan banyak juga beberapa dari klub kesehatan yang bersiaga...karena sekolah kita termasuk sebagai sekolah yang sering diisi oleh para murid yang mempunyai status yang tinggi, maka dari itu kenapa kita semua harus menjaga nilai sekolah ini dari orang luar.


"Uwaahhh tidak aku kira dalam beberapa jam saat gedung ini sunyi, menjadi sangat ramai seperti ini." Sakura yang juga membantu para temannya didalam untuk menjadi hantu.


"Kau benar, dan mungkin kelas kita tidak terlalu sibuk...hanya melakukannya seperti biasa secara berulang kepada pengunjung...yang aku duga kelas Yuuki mungkin sedang sibuk saat saat seperti ini." Ucap Touya sambil mengecek bagian dalam seperti audio, visual dan hal lainnya.


"Dan juga Aoyama menghilang entah kemana setelah keramaian ini muncul.."


"Pantas saja dia ingin bekerja lebih keras sebelum ini dimulai...karena dia tidak ingin bekerja pada saat saat ini...dia terlalu menunjukkan kelemahannya."


"Dia memang tidak menyukai yang seperti ini, karena ini pertama kalinya mungkin dia syok dan langsung pergi atau dia sudah mengetahui jika akan seramai ini?."


"Sepertinya dia bukan orang yang tidak menyiapkan sesuatu...mungkin saja dia sudah melihat festival tahun lalu dengan internet, atau surat kabar dan berita sekolah."


"Kamu benar.."


"Setelah ini lebih baik Sakura mencari Aoyama saja, dan istirahat sebentar...karena kamu sudah banyak bekerja disini, biar aku yang membantu teman teman yang lain."


"Baiklah, aku akan menaruh tissue dan sebagainya disini agar kamu tidak mengambilnya lagi."


"Ya, tolong."


Setelah Sakura meletakkan beberapa barang dibelakang tempat pengumpulan barang, dia lalu pergi untuk mencari Aoyama yang sudah hilang setelah ini dimulai.


................


"Selamat datang di cafe pemikat hati, silahkan tuan duduk di kursi yang sudah disediakan oleh kami."


"Woah disini sangat bagus!."


"Aku tidak rugi untuk kesini."


"Lihat itu! siapa dia! cantik sekali."


"Enyahlah kawan, kau bukan siapa siapa."


Didalam kelas Yuuki yang mengadakan Cafe Maid nya, semuanya sangat sibuk dan ramai pengunjung, entah itu lelaki yang ingin mencuci mata, maupun perempuan yang ingin bersenang-senang.


Dan juga tempat itu bisa untuk para orang tua yang sedang istirahat sambil meminum teh/kopi hangat untuk menikmati acaranya.


"Yuuki, kali ini biar aku yang menjaga didepan, kamu bisa istirahat dan berkeliling disekitar sini."


"Baiklah, terima kasih."


Setelah itu Yuuki pergi keluar untuk berkeliling didalam sekolah ini yang sangat ramai...


Dan ia berpikir untuk mengunjungi jelas Sakura, Aoyama, dan Touya untuk mencoba rumah hantu buatan mereka.


"Touya, bagaimana kelas kalian?."


"Owh Yuuki...semuanya berjalan baik...mereka yang keluar dari sini kebanyakan menjadi berkeringat dan gemetaran." Sambil mengacungkan jempolnya seakan rencananya berjalan lancar setelah melihat pengunjung yang tersiksa setelah keluar dari dalam.


"B-Begitu ya...oiya dimana Sakura dan Aoyama?."


"Kalau Sakura, dia baru saja beberapa menit yang lalu pergi, tapi kalau Aoyama...dari mulainya acara ini dia langsung menghilang entah kemana..makanya Sakura aku suruh untuk mencarinya sekalian berkeliling untuk istirahat."


"Ah begitu, kenapa kamu juga tidak istirahat?."


"Baiklah, aku ingin mencari Sakura sekali keliling, jika kami menemukan Aoyama, kita akan mengabarimu agar bisa berkumpul."


"Ya, terima kasih.."


Lalu Yuuki pergi untuk mencari Sakura yang sedang mencari Aoyama~


.


.


.


"Wah...tidak aku duga... bahkan taman belakang yang selalu sepi menjadi ramai seperti ini...lalu dimana Aoyama pergi?." Sakura yang mengira Aoyama berada didekat taman yang biasanya dia ada disitu, ternyata disana hanya ada pengunjung yang sedang beristirahat dan makan makan karena tempatnya memang sangat bagus untuk beristirahat.


"Lebih baik aku meneleponnya." Lalu dia mengambil ponsel didalam kantongnya untuk menelepon Aoyama..


Selain itu Yuuki yang juga masih mencari Sakura ditengah keramaian.


"Sebenarnya dimana nyam mereka berdua pergi nyam.." Sambil memakan cumi bakar yang dijual dibeberapa stan.


"Apa lebih baik aku meneleponnya saja...nyam."


Lalu dia mengambil ponselnya dan menelepon Sakura.


"Tidak bisa...dia ada dalam panggilan lain..." Yuuki tidak dapat menelepon Sakura karena dia sedang berada didalam panggilan lain.


Dan Sakura yang masih menelepon Aoyama kini belum bisa mendapatkan jawaban dari Aoyama.


"Duh... sebenarnya dimana orang ini mengumpat.."


................


"Haaahh... walaupun tidak ada angin dari alam...disini juga sangat nyaman...dugaanku sangat benar, bahwa tidak mungkin ada orang yang ingin belajar saat adanya acara seperti ini...maka dari itu perpustakaan adalah tempat yang tepat... walaupun masih ada beberapa orang untuk membaca buku...tetapi suara berisik itu sudah tidak ada, jadi aku bisa bersantai disini."


Sambil mendengarkan musik didalam earphone, aku mencoba tidur diatas kursi dengan tangan dan kepalaku yang dipangku diatas meja.


Aku yang kekurangan tidur tadi malam, jadi mumpung ada kesempatan aku mencoba untuk tidur, karena asal tidak menggangu atau berisik, disini aku boleh melakukan apa saja...karena mereka sedang sibuk dengan kebahagiaan mereka maka aku juga harus merasakan kebahagiaanku sendiri.


Didalam perpustakaan ini sangat dingin, dan areanya cukup luas...tidak ada suara yang mengganggu pikiranku...dan juga aku sengaja mematikan daya ponselku agar orang seperti Touya tidak mencoba berbuat lebih padaku..


"Tapi rasanya aku harus segera pergi ketempat kelasku... walaupun aku sudah bekerja banyak dan menyiapkan hal lain, aku juga tidak enak dengan yang lainnya jika mereka sedang berusaha..."


"..."


"Apa yang kukatakan.. hahaha... mana mungkin seperti itu kan? aku tidak peduli dengan itu..karena aku sudah mengatakan jika akan membantu banyak dalam persiapan dan tidak ingin ikut dalam acaranya...lalu mengapa aku menjadi sok perhatian dengan kelasku... lebih baik aku lanjut tidur.."


Sambil menjatuhkan kepalaku diatas lipatan tanganku yang berada diatas meja yang dingin, aku kembali memejamkan mataku.


.


.


.


".."


"Yang benar saja? huhh... aku kasihan dengan Sakura yang sedang mencari-cari orang ini...tidak disangka dia berada disini dan tidur dengan pulasnya.."


".."


Sambil menatap wajah Aoyama yang sedang tertidur, dia tanpa sadar menatapnya dengan waktu yang lama.


"M-Mungkin... melihatnya seperti ini sebentar... boleh...kan?."