My Youth Bond Increase!!

My Youth Bond Increase!!
Chapter 199



"Pada akhirnya kalian berhasil membalikkan keadaan..."


"Benar, meskipun semuanya sudah berantakan... Erlic memiliki rencana lain yang telah ia siapkan."


"Pernikahan adikku dan Azumi... jika itu terjadi maka keluarga Shiraishi akan jatuh, aku sama sekali tidak pernah mengetahui hal itu sama sekali, bahkan dari adikku sendiri."


"Ayah mengatakan kepadaku, agar tidak mengatakan semua ini kepada kakak... agar kakak bisa fokus mengerjakan tugas kakak di luar negeri."


"Tapi akhirnya aku pulang dan berada disini karena merasakan firasat buruk yang memang benar benar buruk."


"Maaf.." Sambil menunduk karena merasa bersalah kepada kakaknya.


"Lalu, bagaimana dengan Adam?"


"Seharusnya... Kuchima dan Touya bertemu dengannya di tempat dimana Celestia ditahan."


"Apa mereka akan baik baik saja??"


"Ada Guru Baki bersama mereka, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan."


"Kalau begitu lebih baik kita pergi keluar dek kapal diatas, karena berkumpul dengan tamu tamu disana lebih aman daripada disini... bawahannya bisa menemukan kita dengan mudah." usul kakaknya yang sudah merasa tidak aman disini.


"Benar... anda bersama Yuuki harus pergi keatas."


"Bagaimana dengan kamu?"


"Aku masih ada urusan disini..."


"..."


"Yang terpenting semuanya harus dalam keadaan selamat terlebih dahulu, saudaramu juga seharusnya sudah berada diatas sana."


"Tapi..."


"Aku akan berbicara dengan Azumi setelah ini, dia tidak akan melakukan apa yang telah dia lakukan kepadamu seperti dulu."


"..."


"Baiklah kalau begitu, kau harus berhati-hati."


"Ya."


Kakaknya pun terlebih dahulu keluar untuk mengecek kondisi di koridor, lalu disusul oleh Yuuki yang masih berjalan dengan ragu dan perlahan.


"Aku akan baik baik saja."


"..."


"Sekarang giliran kamu untuk memutuskan... apa yang ingin kamu lakukan sekarang... karena aku... sudah bukan pengawal kamu lagi."


Meskipun hatinya sedikit perih ketika mendengar hal itu, namun dia juga merasa senang dan lega... lalu berbalik membalasku dengan senyuman manis darinya, dan pergi bersama kakaknya keatas.


Lalu aku pun juga keluar dari ruangan dan berjalan kearah berlawanan untuk melakukan sesuatu.


......................


Semua berlanjut ke tempat dimana Kuchima, Touya, dan Celestia berada..


"Kamu baik-baik saja?"


Masih dalam kondisi kurang stabil, Celestia mengangguk kecil menandakan dia sudah baik baik saja.


"Tunggu sebentar lagi, kita akan keluar dari sini... benar kan Kuchima?"


Touya menoleh kearah Kuchima yang kini masih berdiri geram menggenggam tangannya sambil menghadap dinding membelakangi mereka.


"Kuchima... kita akan mencari orang itu lagi... lagipula tempat ini hanyalah sebuah kapal, dia tidak akan pergi dari sini."


"Kamu benar..."


"Kalau begitu kita bisa mencarinya bersa-"


"Kamu harus membawa Celestia keatas bersama yang lainnya."


"Hah?? kenapa kau tiba tiba menyuruhku seperti itu?"


"Celestia butuh tempat yang aman... maka dari itu harus ada yang menemaninya."


"Lalu bagaimana denganmu? kau ingin mencarinya sendirian? sebelumnya kau kewalahan."


"Kak Tsukasa seharusnya sudah berada di dekat sini... aku akan bersamanya."


"..."


Saat mereka masih berjalan menuju ke tempat Celestia ditahan, ditengah perjalanan beberapa penjaga menjaga lantai dimana tempat ruangan itu berada, dan karena mereka tidak bisa membuang-buang waktu, terpaksa Tsukasa mengurus mereka semua dan mereka berdua langsung melewati semua penjaga itu untuk menyelamatkan Celestia.


"Kuchima, kurasa kita harus tetap bersama... kau mulai tidak stabil."


"..."


"Tidak! aku yang harus menemukannya! aku sudah bilang akan bertanggung jawab atas semua yang terjadi pada Celestia, namun aku tidak bisa membalasnya... aku tidak akan membiarkan dia pergi begitu saja."


"Kita bisa membicarakan hal ini dengan tenang."


Situasi yang mulai sudah tidak terkendali dilakukan oleh Kuchima yang saat ini sangat merasa bersalah atas semua yang telah ia pertanggung jawabkan.


Touya mendekatinya perlahan untuk menenangkannya, namun saat dia menepuk pundaknya, Kuchima langsung mengayunkan lengannya kebelakang berencana untuk melukai Touya, namun dengan cepat Touya menunduk lalu menangkap lengannya, dan menjatuhkan tubuhnya kebawah hingga Kuchima sudah tidak bisa bergerak lagi dengan kuncian Touya.


"Kuchima, Touya! apa yang kalian berdua lakukan?!"


Celestia yang terkejut melihat mereka berdua bertengkar, langsung bangun dan mencoba melerai mereka berdua.


"Lepaskan aku!"


"Kau harus tenang... jangan terbawa emosi yang berlebihan... aku menahanmu sampai kau bisa lebih tenang."


"Aku harus... melakukan apa yang telah aku perbuat."


"..."


"Aku selalu mengacaukan semuanya, bahkan sampai sekarang pun aku mengacaukan apa yang telah Aoyama lakukan untuk mencari keberadaan Celestia... bagaimana aku bisa tenang disini sedangkan orang itu masih bisa berkeliaran disana..."


"Aku paham dengan apa yang kau katakan... tapi kau salah tentang bahwa kau yang mengacaukan semuanya... lihatlah... kita berdua berhasil menyelamatkan Celestia, itu adalah tugas utama yang harus kita lakukan, dan menjaganya agar selamat sampai di dataran nanti... benar begitu, Celestia?"


"Maaf sudah membuatmu merasa bersalah... namun kamu telah menyelamatkan diriku, sampai sebelum dia melakukan sesuatu kepadaku... dan kamu menyelamatkanku, aku sangat berterimakasih padamu."


"...."


"Kau dengar itu? sekarang berhentilah menjadi liar seperti itu... aku ingin melihat Kuchima yang sebenarnya."


Touya bangun dari atas Kuchima dan menawarkan tangannya untuk membangunkan Kuchima.


Dan Kuchima meraih tangan Touya lalu mereka bangun secara bersamaan.


"Maaf... aku sedikit kelewatan dan emosi."


Touya tersenyum lega karena dia telah kembali sadar...


"Um... maaf juga karena sudah membuatmu dalam bahaya."


"..."


"Ehem!! baikan sih baikan... tapi rasanya aku seperti menjadi nyamuk."


Mereka berdua hanya bisa tersenyum malu dengan wajahnya yang memerah.


"K-Kalau begitu kita bertiga keluar dek kapal diatas terlebih dahulu untuk menemani Celestia, lalu kita kembali kebawah kan?"


"Yap, benar seperti itu."


"..."


Dan mereka bertiga pun bergerak keluar ruangan untuk pergi keatas terlebih dahulu untuk membawa Celestia ke tempat aman bersama dengan saudara Shiraishi diatas agar dia bisa terlindungi.


......................


Saat ini aku masih berjalan-jalan kecil menuju kembali ke tempat dimana Sakamura berada, namun ditengah perjalanan seseorang berdiri menghalangi jalanku di koridor.


"..."


Aku sudah tahu kalau aku pasti akan bertemu dengannya... seseorang yang selama ini telah melakukan sesuatu hal yang besar bagiku.


"..."


"Maaf... apakah aku telah mengganggu acara pernikahan kau?"


"..."


"Jarang sekali aku melihat kau yang hanya berdiam disini... apa kau sudah kehabisan kata kata untuk menghina komentarku?'


"Kenapa kau ingin terus menghalangi diriku...?"


"Aku tidak pernah menghalangi dirimu... justru aku akan sebisa mungkin untuk membantu kau... yang saat ini telah berusaha untuk berbuat baik."


"..."


"Namun sepertinya kau sedang tidak ingin aku bertamu dengan gaya yang sopan..."


Dia membuka jas hitam pernikahannya lalu melipat baju lengan kemejanya.


Dan dia berjalan mendekatiku... begitupun juga denganku yang terus menatap matanya yang sama dan memiliki ekspresi yang terlihat gagal.


"..."


Lalu kami saling menghampiri dengan pertengkaran...