My Youth Bond Increase!!

My Youth Bond Increase!!
Chapter 185



"Sepertinya anda sudah menyadari tentang putri anda saat ini bukan? Kalistya Kineri.."


"Adam... apa yang ingin kau lakukan lagi dengan keluarga saya."


"Seharusnya saya yang mengatakan hal tersebut... apa yang ingin kau lakukan, mengganggu pekerjaan saya?."


"Ini bukanlah masalah tentang keluarganya, tapi saya yang melakukan semuanya." Tiba tiba suara didalam telepon itu berubah, karena saat ini aku yang sedang memegang teleponnya.


"Siapa kau..?."


"Orang yang sedang anda tahan disana, sama sekali tidak ada hubungannya dengan masalah ini... bagaimana jika anda melepaskannya terlebih dahulu, lalu kita akan berbicara mengenai hal ini."


"Bagaimana kau bisa begitu mudah mengatakan hal itu, padahal dirimu tidak tahu keadaan orang yang saya simpan sekarang?."


"Karena saya mempunyai bukti kuat disini."


"..."


"Maka dari itu tidak ada yang perlu dikatakan lebih sulit-."


"Apa kau tidak bisa mengerti keadaannya? saat ini aku lebih unggul darimu, dan jika kau macam-macam... maka orang ini akan segera aku habisi."


"Aku tidak peduli."


"..."


"Aoyama!."


Aku mengatakannya langsung bahwa aku sama sekali tidak perduli dengan ancaman yang diberikan olehnya, sehingga hal itu juga membuat beliau dan Kuchima terkejut.


"Apa yang kau katakan?."


"Bagaimanapun itu, apa pun yang anda lakukan, hal itu tidak akan menghentikan diri saya untuk menghancurkan.. perusahaan anda."


"Jika kau melakukannya, aku akan benar-benar membunuh orang ini!!." Nadanya begitu tinggi hingga aku bisa merasakan bahwa dirinya kini sedang panik.


Selama ini aku terus menggali informasi tentang Adam, dan satu hal yang membuat perhatianku tertarik, adalah... dia orang yang sangat ketakutan ketika hartanya terancam hilang.


Itu semua aku sadari ketika Celestia, menceritakan masa lalunya saat ayahnya mempertahankan toko tersebut didalam dan Adam membakarnya sekaligus isinya, dikarenakan di dalamnya terdapat sebuah ancaman baginya.


Aku yakin, ayah dari Celestia mungkin memiliki sesuatu bukti yang bisa menghancurkan perusahaannya, maka dari itu dia tidak akan segan-segan jika menghancurkan sebuah bukti.


Namun sekarang, buktinya tidak berada pada Celestia, namun di tempat yang jauh hingga dirinya tidak akan bisa mengetahui dimana letaknya.


"Saat ini, anda tahu? siapa yang sedang unggul sekarang."


"Khk!!."


"Aku tahu apa yang saat ini sedang anda pikirkan... Adam, ingatlah hal ini..."


"..."


"Jika anda berbuat macam-macam pada orang itu, maka sudah dipastikan, bahwa hidupmu juga akan ikut hancur beserta dengan semua yang anda miliki."


"Beraninya kau mengancam ku!."


"Ini bukanlah ancaman... tapi sebuah pilihan, dan anda harus memilih pilihan anda dengan tepat."


"Tidak... aku tidak akan memilih pilihan keparat darimu, namun jika terdapat sebuah keseimbangan... maka aku akan mengikuti permainan yang sedang kau jalankan."


"..."


"Acara pernikahan nanti... aku dan kau, akan bertemu."


"..."


"Kau mengira aku tidak sadar? kau memang sedang tidak mengincar orang yang sedang aku tahan... namun tujuanmu hanya ingin, menyelamatkan keluarga Shiraishi... Kizuku."


"!!"


Seketika aku langsung terdiam, karena dia mengenali siapa diriku.


"Aku tidak tahu siapa diri kau sebenarnya, namun satu hal yang pasti... aku tahu itu kau... Kizuku."


Memang benar, saat ini... hal yang diincar oleh mereka adalah keluarga Shiraishi yang saat ini menyimpan sebuah harta warisan dari sebuah perusahaan... namun itu hanya sebesar 50% nya saja, dan sisanya... semua itu disimpan oleh keluarga Kizuku yang juga mempunyai hubungan dengan perusahaan tersebut.


Aku memang tidak bisa meremehkan dirinya, bagaimanapun juga dirinya sangat berbahaya.


Awalnya aku tidak ingin berhadapan langsung dengan orang ini, namun semua masalah ini membuatku terpaksa membuatku-... membuat kita, berhadapan langsung padanya.


Seperti dengan apa yang telah dibicarakan olehku dengan Erlic, sebelum datang kesini..


......................


Beberapa jam yang lalu, saat aku dan Erlic membicarakan rencana ini kembali, setelah mengalami kesalahan yang membuat Celestia diculik.


"Saat ini, kita tidak bisa berbuat sesuatu di belakang mereka lagi." Ujar Erlic.


"Ya... meskipun kita mempunyai bukti kuat, mereka mempunyai tawanan."


"Semua ini menjadi lebih sulit, saat rencana ini keluar dari jalannya."


"Terkadang memang ada saja kesalahan yang terjadi... kita tidak bisa menangkalnya."


"Tapi bagaimana jika... kita masih bisa melakukan hal ini?."


"Apa maksudnya?."


"Sebelumnya aku pernah mengatakannya, soap masalah masa lalu yang diceritakan oleh Celestia kepadaku."


"Um."


"Dan saat itu, apa yang dikatakan Celestia adalah... ayahnya yang menolak untuk bekerja sama dengan perusahaan Adam."


"Itu sudah pasti, karena beliau mengetahui keburukan dari Adam yang sebenarnya."


"Bagaimana caranya beliau tahu akan hal itu?."


"..."


"Sedangkan posisi beliau membatalkan kerja samanya, ketika beliau sudah menandatangani kontrak kerja sama terhadap perusahaan Adam."


"..."


"Adam bisa saja menjatuhkan bisnisnya dengan memberikan surat kontrak tersebut ke pihak berwajib... tapi dia tidak melakukan hal tersebut."


"Dipikir pikir benar juga... kenapa Adam membakar habis toko tersebut?."


"Tidak.."


"..."


"Adam tidak berencana untuk membakar toko besar itu."


"Jadi maksudmu..."


"Melenyapkan bukti yang sebenarnya."


"..."


Kini semuanya telah terbuka lebar, dan aku sadar jika ada yang tidak beres dengan kejadian yang dialami keluarga Celestia...


Pada saat itu seharusnya Adam lebih diunggulkan karena memegang sebuah kontrak yang tidak akan bisa dibatalkan, namun dirinya tidak melakukan hal itu karena...


Ayah Celestia memiliki sesuatu yang lebih kuat dari bukti dari surat kontrak perjanjian yang dipegang oleh Adam.


aku tidak tahu apa itu, namun yang pastinya... semua masalah itu sudah jelas bahwa penyebabnya tidak hanya beliau menolak kerja sama padanya semata.


Namun beliau memegang sebuah ancaman untuk bisa menghancurkan perusahaannya.


"Sepertinya kita sudah menemukan caranya."


"Resikonya adalah Celestia."


"Aku tahu, tapi... kita harapkan pada keberuntungan."


......................


"Namun saya tidak akan menyetujuinya, sebelum anda melepaskannya."


"Tidak akan! dia satu-satunya senjata bagiku... dan aku tidak akan menuruti permintaan darimu, sebelum kau menerima permintaan dariku!."


"Seharusnya kau sudah tahu, saat i-."


"Tapi aku yakin, kau juga tidak ingin orang ini ada apa apa bukan?."


"..."


"Ini bukanlah keunggulan dirimu... saat ini kita sudah seimbang."


"..."


"Aku akan membawanya saat acara tersebut, diatas kapal... dan aku akan menunggumu disana."


*Nitt Nitt


"..."


"Aoyama..."


"Semuanya masih berjalan dengan rencana kita, tenang saja..."


"Tapi... putriku."


"Saya akan memastikan Celestia baik-baik saja, karena saat ini masing masing dari kita, memegang kelemahannya satu sama lain."


Dia mengetahui bahwa betapa pentingnya Celestia saat ini, namun aku juga mengetahui bahwa betapa pentingnya surat perjanjian ini untuknya.


Awalnya aku kira seranganku berhasil membuatnya jatuh, namun tidak semudah itu...


Aku benar-benar tidak bisa meremehkan orang dewasa yang kepalanya dipenuhi oleh harta dan kekuasaan.


"Kalau begitu."


"Penentuannya hanya itu.. hari pernikahannya."