My Youth Bond Increase!!

My Youth Bond Increase!!
Chapter 177



5 Hari menuju ke acara pernikahan...


"Mohon tunjukkan kartu undangan anda nona."


Celestia memberikan kartu undangan yang memang telah dibagikan khusus untuk perusahaan atau sponsor pendukung acara pernikahan yang akan diselenggarakan lima hari lagi.


"Siapa orang yang berada di sebelah anda."


"Oh, dia adalah asistenku..."


"..."


"Baiklah, selamat datang.."


Meskipun penjaga mereka sedikit mencurigainya, namun pada akhirnya mereka berdua diizinkan masuk kedalam.


"Huh... hampir saja."


"Kita harus bersikap seperti biasanya, jangan terlalu memandangi orang orang di sekitar." Bisik Kuchima yang sedang berjalan disebelah Celestia.


"U-Um... tapi rasanya... aku sedikit gugup."


"Tenang saja, aku disini untuk menemanimu...jadi kita harus fokus untuk mengamati orang yang telah kita rencanakan sebelum ini."


"Baiklah.."


Mereka berdua pun duduk ditempat yang tidak terlalu mencolok, dan menunggu untuk acaranya dimulai.


Kuchima memerhatikan sekitar tanpa menggerakkan kepalanya, namun dia masih tidak bisa menemukan perwakilan dari perusahaan Adam maupun Sakamura.


"Kuchima, disana."


Celestia mencolek Kuchima dan mengarahkannya dengan mata kearah bagian depan, kedua orang yang sedang bersalaman dan saling mengobrol.


Jika mereka berada di tempat duduk paling depan, mungkin saja salah satu atau salah dua dari mereka adalah perwakilan dari orang yang kita cari.


"Diatas meja tempat mereka itu... mungkin saja ada sebuah informasi sesuatu yang berguna." Jelas Celestia.


"Apa kamu yakin?."


"Seharusnya seperti itu... bagaimana jika kita coba dekati?."


"Suasananya masih belum cukup ramai, terlalu beresiko... kita lakukan setelah acara utamanya dimulai."


"Baiklah, katakan kepadaku juga sudah waktunya."


"Ya."


*Jleb!


"..."


"Selamat malam para tamu yang telah datang kesini, terima kasih atas waktu anda sekalian untuk datang menghadiri acara ini"


"Acara hari ini menandakan bahwa berkumpulnya kita semua untuk mendiskusikan acara yang akan menjadi sebuah harapan baru untuk kedua keluarga besar."


"Maka dari itu, alangkah baiknya kita bisa menikmati acara kecil ini terlebih dahulu." Pembicara tersebut mengangkat gelasnya keatas untuk memulai sebuah acara ini.


Semua orang benar-benar hanya disibukkan dengan obrolan antar perwakilan dari mereka masing-masing.


Tidak hanya mereka, Celestia dan Kuchima pun ikut terjerat oleh perkumpulan orang-orang yang sedang mengobrol bersama.


"Tidak saya sangka, ternyata ada seorang nona cantik menghadiri acara ini, bolehkah saya tahu nama anda?." Salah satu dari mereka mendekati Celestia dan mengajaknya untuk berkenalan.


Begitu Kuchima dan dirinya saling menatap dan mengangguk kecil, akhirnya Celestia menjawab pertanyaan singkat dari orang tersebut.


"Saya adalah Putri dari perwakilan perusahaan busana Celles, Celestia Kineri."


"Owhh! pantas saja model gaun anda sangatlah indah dan menawan, ternyata seorang ahli dalam busana."


"Jadi, apakah pria yang berada di sebelah anda ini adalah... pasangan anda?." Yang lainnya pun ikut menambah pertanyaan untuk mereka berdua.


"Tidak, saya bukan pasangan nona Celestia, saya hanyalah seorang asisten yang menemani nona Celestia untuk menghadiri acara yang megah ini."


"Begitu ya!."


"Hei, anda mungkin memiliki kesempatan."


"Jangan bercanda, dia masih sangat muda dan anda sudah melewati umur."


"Siapapun bisa menjalin hubungan asalkan terdapat sebuah perasaan yang sama, benar bukan? nona Celestia."


"Y-Ya... benar."


Semua berjalan begitu tenang, sampai seseorang datang masuk kedalam perkumpulan tersebut.


"Oh... ada hal apa kalian berkumpul disini? terlihat ramai sekali."


"Tuan Kepala Sakamura, kita hanya berbincang-bincang santai disini, anda juga ikut."


"( Dia... kepala keluarga Sakamura, ya...)"


Sama seperti didalam pikiran Kuchima, dirinya yang melirik kearah Celestia pun melihatnya ikut menatap satu sama lain, karena mereka sudah menemukan orang yang mereka cari-cari.


"Wah, siapa nona cantik ini."


"Ternyata penglihatan mata anda tidak berkurang sama sekali."


"Hahaha."


"Saya Celestia Kineri, perwakilan dari perusahaan bisnis busana Celles, dan dia adalah asisten saya yang kali ini menemani saya untuk menghadiri acara ini."


"Acara yang anda buat sangatlah bagus, saya sangat kagum kepada anda." Ucap Kuchima memujinya untuk mendapatkan perhatian baik darinya.


"Saya merasa tersanjung, kalau tidak salah... anda yang akan mendesain gaun pernikahan putra saya."


"Sebenarnya semua itu dilakukan oleh ibunda saya, saya hanya bisa membantu beliau membuatnya dengan sebaik-baiknya."


"Saya begitu terima kasih atas niat baik anda nona cantik... jika saya boleh memberikan hadiah kepada anda, apakah anda berkenan?." Dengan tatapan yang begitu intens, dia tersenyum lembut kepada Celestia.


Semua orang yang berada di sekeliling mereka langsung mengubah ekspresi mereka karena melihat sesuatu yang menarik.


Hingga bisik bisik dari mereka mulai berkumandang.


"Sepertinya tuan Sakamura masih menginginkan pendamping muda tambahan, betapa beraninya."


"Sifat buruknya keluar juga, hahaha."


"S-Saya sangat berterimakasih atas niat baik anda, tapi saya bukan orang yang pantas untuk diberikan sebuah hadiah dari orang terhormat seperti anda."


"..."


"Tidak perlu merendahkan diri seperti itu, saya akan membuat kamu merasakan hal yang lebih baik dari apa yang pernah kamu rasakan."


Perlahan tangannya ingin meraih tangan Celestia, dan Celestia merasa sedikit ketakutan namun dia masih bisa bertahan untuk itu.


"Kamu bisa ikut dengan saya, saya akan menunjukkan sesuatu yang bagus untukmu."


Saat tangannya sudah begitu dekat, Kuchima yang melihatnya tidak hanya diam dan ingin menjauhkan Celestia darinya.


Namun Celestia menghentikan langkah Kuchima dengan menahannya dengan tangannya dibawah.


Kuchima pun menatap wajahnya dan Celestia membalasnya dengan wajah penuh keyakinan, jika dirinya bisa mengatasi hal tersebut.


Dan selain itu, masih ada hal yang harus dilakukan oleh Kuchima selagi ini adalah kesempatan yang sangat besar... kesempatan yang tidak akan datang dua kali.


Hal itu diberitahukan oleh Celestia dengan memberikan kode dari matanya menuju kearah meja depan yang awalnya diduduki oleh Kepala Keluarga Sakamura.


"S-Saya mohon izin untuk pergi ke kamar kecil, nona Celestia."


"Baiklah..."


Kuchima pun pergi dari kerumunan mereka, meskipun rasanya begitu sulit meninggalkan Celestia disana... namun dia mempercayainya karena semua ini harus dilakukan sesuai pada rencananya.


"Asisten milikmu sedang pergi, dan selagi pergi aku bisa menemanimu berjalan-jalan di sekitar sini?."


"( Jika aku tidak berani untuk melangkah... maka aku hanya bisa menderita akan masa lalu... aku tidak akan mengalami hal seperti itu kembali.) Kalau begitu, saya menerima ajakan anda."


"Woah! apakah bujukan sang penakluk gadis dari kepala keluarga Sakamura akhirnya kembali bangkit?."


"Gerakan yang bagus tuan Sakamura."


"Kalau begitu, silahkan lewat sini nona."


Dia pun memberikan jalan untuk Celestia dan keluar dari kerumunan tersebut.


"Jaga acaranya, aku sedang sibuk dengan urusanku." Bisik Sakamura kepada yang lainnya.


"Tenang saja, nikmati waktu anda."


Dengan wajah yang begitu sumringah, dia mengikuti jalan Celestia dan berkeliling tempat mansion yang cukup luas ini.


Dan rencana mereka akhirnya mulai berjalan...