My Youth Bond Increase!!

My Youth Bond Increase!!
Chapter 179



*Ting! Ting! Ting!


"Hei! bagaimana kondisinya?!."


"Apa yang sebenarnya telah terjadi??!."


"Lebih baik kita pulang saja!."


Semua tamu menjadi ricuh akibat sebuah informasi dan alarm yang mengatakan kalau ada seorang asisten yang terkapar jatuh pingsan di tempat penyimpanan makanan.


Dan membuat situasi menjadi begitu ricuh karena para tamu semakin ketakutan.


Ditengah kerumunan mereka, Kuchima yang menggandeng tangan Celestia pun ikut memasuki kerumunan tersebut agar menyamar menjadi bagian dari mereka.


Dan secara bersamaan tuan Sakamura pun datang dan baik keatas panggung didepan para tamu.


"Apa yang terjadi? kenapa keadaannya menjadi seperti ini!!?."


"Ada seorang asisten yang terkapar pingsan didalam tempat penyimpanan, dan sudah tersebar informasi soal itu ke mereka semua... hingga mereka semua menjadi ketakutan." Jelas seorang bawahan miliknya.


"Kenapa semuanya menjadi berantakan seperti ini!?."


"Tuan Sakamura! kita ingin pulang! tidak aman jika kita berada disini!."


"Benar! bisa saja selanjutnya kita menjadi korbannya!."


"Ya!."


"T-Tenang! kami pastikan tidak ada yang akan terluka kembali."


"Bagaimana kita tahu! pelaku yang membuatnya pingsan saja belum ditemukan siapa orangnya!."


"Kita pulang saja!."


"Tuan Sakamura.."


"T-Tuan Adam?! M-Maaf atas semua keributan ini, tapi saya akan segera membereskan semuanya."


"Ada orang yang bermain-main dengan saya... korban tersebut adalah asisten saya."


"A-Apa?!."


"Dengan semua kericuhan ini, hanya sia sia saja..."


"J-Jadi... apa yang harus saya lakukan?."


"Usir mereka semua."


"..."


"T-Tapi tuan..."


"Memangnya saat ini yang mengalami kerugian siapa?."


"..."


Tuan Sakamura begitu ketakutan karena menghadapi seorang pemimpin perusahaan Adam.


Dan tidak ada pilihan lain selain membiarkan para tamu untuk pulang.


"Maaf atas segala kejadian ini... karena suatu masalah, mungkin acara ini akan dihentikan paksa, saya mohon maaf atas kesalahan-kesalahan yang telah dibuat dalam acara ini."


"Yang benar saja, pada akhirnya kita yang diusir."


"Lebih baik aku tidak datang ke acara ini, buang buang waktu saja."


Sungguh Sakamura benar-benar merasa sangat malu saat menunjukkan wajahnya kepada para tamu, dan karena kejadian tersebut, semua tamu berhamburan keluar untuk pulang dari acara yang sudah berantakan seperti ini.


"Celestia, kita juga harus pulang."


"U-Um..."


.


.


"S-Saya mohon tuan Adam, selanjutnya saya akan lebih memerhati-."


"Diam.."


"..."


Dan pada saat itu pemilik perusahaan Adam langsung kembali masuk kedalam ruangannya meninggalkan Sakamura yang sudah sangat jatuh dalam acara dirinya sendiri.


.


.


*Brak!!


"..!!."


"Keparat!! brengsek! dasar tidak berguna!."


Amarah yang meluap-luap didalam diri Adam hingga membanting sebuah meja didalam ruangannya, begitu membuat para bawahannya ketakutan.


"Dimana bawahanku yang pingsan itu?!!."


"D-Dia sedang dirawat didalam ruang kesehatan yang disediakan tuan."


"Jika dia sudah sadar... cepat tanyakan siapa yang membuat dirinya seperti itu!."


"B-Baik tuan!."


"Sialan... berani-beraninya ada orang yang bermain-main denganku!."


"Tuan Adam!."


"..!!."


Kejadian ini membuat semuanya berantakan, bahkan mereka masih belum menyadari, jika ada satu hal lagi hal buruk yang benar-benar terjadi dalam acara ini.


......................


"A-Apa... Surat perjanjian antar keluarga itu hilang?!!."


"S-Saat kami membereskan meja tuan Sakamura, kami benar-benar tidak menemukan sama sekali surat tersebut."


"Siaall!! apa yang sebenarnya telah terjadi! bagaimana caranya saya bisa memberitahukan hal ini kepada Tuan Adam!?."


"..."


Benar benar sebuah masalah bagi Sakamura karena kehilangan sebuah barang yang sangat penting, yaitu surat perjanjian yang akan menjadi senjata baginya untuk menjatuhkan bisnis keluarga Shiraishi.


Namun surat itu benar-benar menghilang...


"Apa surat tersebut benar-benar hilang? Sakamura..."


Tanpa disadari Adam telah berdiri di belakangnya bersama para bawahannya.


"Tuan Adam?!!."


"Ini benar-benar sebuah kehancuran, anda benar-benar menghancurkan semuanya."


"T-Tidak! saya benar-benar tidak tahu apa apa! mohon maafkan saya!."


"Saya tidak ingin semua ini hancur, termasuk dengan rencana pernikahan lusa nanti... bagaimanapun, orang yang membuat masalah dengan kita, secepatnya harus dibereskan."


"Baik."


"Tuan Adam!."


Beberapa dari mereka datang bersama dengan orang yang menjadi korban tersebut.


"T-Tuan Adam, mohon maaf atas kelalaian saya, saya tidak tahu kalau anak itu ingin menyerang saya dari belakang."


"Anak itu?."


"Anak yang anda temukan saat dalam keadaan mabuk."


"Jangan jangan... dia juga pelaku yang mengambil semua surat perjanjian tersebut."


"A-Apa maksudnya tuan Adam??."


"Saya menemukan seorang pemuda dalam keadaan mabuk, berdiri didekat meja anda... dia mengatakan dirinya tersesat, siapa sangka dia adalah dalang dibalik semua ini."


"Maaf tuan Sakamura, setelah kami mengecek kamera pengawas, ternyata surat perjanjian tersebut benar-benar dicuri." Seorang bawahannya memberikan sebuah layar yang menghubungkan rekaman kamera pengawas beberapa jam yang lalu.


"Dia?!!."


"Ada apa?."


"Kalau tidak salah... pakaiannya dan tubuhnya, benar-benar seperti asisten seorang putri pemilik busana Celles."


"Celles?."


Adam mengerutkan dahinya karena merasa tidak asing mendengar sebuah nama yang pernah terdengar di telinganya..


"Apa anda tahu sesuatu?."


"Tidak... tapi saya tahu... siapa sebenarnya mereka."


"..."


Terpampang senyum menyeringai di wajahnya seakan mendapatkan sebuah mangsa yang sangat menarik.


Dirinya merasa seperti akan mendapatkan sesuatu yang sama menariknya, saat dulu dia menghancurkan sebuah bisnis muda.


"B-Bagaimana Tuan Adam..."


"Semua masih akan berjalan sesuai yang dikatakan, dan perjanjian keluarga anda dengan keluarga Shiraishi, selagi pihak mereka belum mengetahui akan hilangnya surat perjanjian tersebut, maka semuanya masih baik-baik saja."


"Tapi bagaimana jika orang itu memberitahukan kepada salah satu dari keluarga Shiraishi?."


"Tenang saja... hal itu tidak akan pernah terjadi, sampai kapan pun itu."


"..."


"Namun jalankan acara tersebut agar berjalan lancar, dan saya tidak ingin melihat adanya kejadian yang serupa seperti ini, atau anda tahu akibatnya... tuan Sakamura."


"Baik, saya tidak akan memberikan kejadian buruk kepada anda lagi."


Adam pun akhirnya pergi pulang dari kediaman mansion milik Sakamura dan bersiap-siap untuk melakukan sebuah hal yang akan terjadi kembali


Saat didalam mobilnya, dia memerintahkan bawahannya dengan segera tanpa adanya waktu untuk memikirkan segala hal.


"Cari tahu tentang bisnis busana Celles, dan apapun caranya, saya ingin kalian membawa seorang gadis bernama Celestia Kineri ke hadapan saya sampai waktu dua hari kedepan."


"Baik bos!."


"Ingat, jangan sampai kalian gagal membawanya hidup-hidup, karena aku ingin sedikit bermain-main kepada orang yang telah berani mempermainkan diriku."


"Baik!."


Sebagian bawahannya pun langsung bergerak pergi untuk menjalankan perintah yang dikatakan oleh tuannya, seorang pemilik perusahaan Adam.


Wajahnya begitu menggambarkan sebuah kegembiraan karena dia menemukan hal yang sangat dia sukai.


"Rasanya menjadi nostalgia... benar begitu? Kalistya Kineri "