Little Persit

Little Persit
Tak Kenal Maka Tak sayang




Nadia Gaudia Rasya. Anak kesayangan dari Ayah Randi dan Bunda Syakila. Pewaris kerajaan bisnis Gaudia Group.Istri dari Kapten Gibran Al Fateh. Paling bandel, gak kenal kata kalah, penghuni tetap ruang BK. Persit paling Muda di kesatuan Gibran. Hobi menghabiskan uang. Makanan kesukaan, semua masakan yang dimasak oleh Omnya. Paling gampang di sogok dengan susu pisang, kinderjoy atau es krim. Paling benci dengan orang munafik apalagi yang mengincar Omnya.



Kapten Gibran Al Fateh. Om favoritnya Nadia. Dapat julukan Kanebo kering dari Nadia. Di kenal sebagai pangeran es. Irit bicara saat bersama orang lain. Paling cerewet kalau bersama Nadia. Kecanduan wangi Nadia. Kekasih idaman cewek-cewek. Menantu idaman para ibu-ibu. Bahan Halu para cabe-cabean. Tapi matanya hanya tertuju pada gadis kecilnya, Nadia Gaudia.



Dokter Elsa. Cantik, pintar, dan kaya, hanya saja kurang paham istilah perkodean. Patah berkali-kali. Gagal move on dari suami orang. Cinta mati pada Gibran. Rela melakukan apapun untuk Gibran. Kesayangan sang Komandan.



Lettu Prada Kemuning. Anak petinggi AD. Cinta mati pada cinta pertamanya, Gibran Al Fateh. Memiliki kakak yang sangat menjaganya. Suka lupa diri kalau sedang mencintai suami orang. Mudah Ge-er an.



Gio. Sahabat baik Gibran. Bicara seperlunya. Sahabat masa SMA Elsa. Benci orang jahat. Hobi fotogragi.



Dewa. Suka membully siapapun. Mulut cewek tapi paling pengertian dengan orang-orang disekitarnya. Putus dengan pacarnya karena sang pacar diam-diam menyukai sahabatnya, Gibran. Korban perjodohan sang nenek.



Jonathan a.k.a Jojon. Adik tingkat kesekian Gibran Cs. Asli Tanah Toraja. Suka mengekor para seniornya. Sasaran empuk bulian Dewa. Paling dekat dengan Nadia. Terjebak cinta tapi beda dengan seorang anggota The Girls. Paling sabar dan tentu saja rajin ibadah minggu.




Jeremi. Bucinnya Nadia. Anak mami. Alergi orang miskin. The most wanted Nusantara High School. Cita-cita, menjadi the next Gibran Al Fateh.



Tengah, Sandra Dara. Sahabat kampreet yang ucapannya hanya berisi umpatan. Pemimpin Gibran lovers. Cantik tapi menyebalkan bagi yang baru kenal. Memiliki banyak Fans. Sering terjebak dengan banyak cowok.


Kanan, Gendis Mahesa. Cewek berdarah bali. Pintar. Patuh. Lemot. Polos. Paling ganas saat marah. Paling ditakuti junior. Kesayangan Guru. Diam-diam suka ketua Rohis sekolahnya tapi sayang terbentur perbedaan.



Aleksis Mark. Sahabat otak p*rno tapi polos. Mulut comberan tapi paling asik diajak curhat. Pendengar yang baik. Hobi nonton. Sering terjebak arisan ibu-ibu.


****


Yuhuuu itu gambaran anak-anak gue. Kalau misalnya ada yang gak sesuai imajinasinya, tidak apa-apa abaikan saja gambar-gambar ini. Mereka hanya fiksi, yang membantu penulis mengembangkan ide.


Cerita ini banyak terinspirasi dari kisah nyata orang-orang terdekat yang menjalani kehidupan sebagai seorang persit. Sebagian lagi tentu saja hasil halu berhalu ria si author. kalau ada yang tidak berkenan, mohon di maklumi. Author hanya melampiaskan yang mengendap dalam pikiran.


Semoga senang dengan ceritanya untuk menemani libur panjang ini. Gak ada konten berat di dalam karena author tdk menyukai konflik berat berkepanjangan karena Bagi author tidak ada yang benar-benar jahat dan tidak pula ada yang benar-benar baik di dunia ini.


🤗🤗🤗🤗