Beasts Master

Beasts Master
Kedatangan Gui Dao Kekaisaran Jiang



Kota Tianwu menjadi hening pada malam hari ini,


tak ada aktivitas apapun seperti biasanya. Para penduduk lebih memilih menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta mereka, sedangkan yang tak memiliki keluarga memilih tidur dan mengharapkan mendapatkan mimpi indah karena besok Gui Dao Kerajaan Zhao akan dilahap oleh Gui Dao Kekaisaran Jiang.


Zhao Jian yang tidak pernah meminum arak, memutuskan minum arak bersama Liu Ruxu sehingga kedua mabuk dan saling bercanda sehingga kedua tak sadar telah tertidur di atap Kediaman Liu—kemudian terbangun saat matahari pagi menyengat wajah mereka.


“Jian gege lihat itu!” seru Liu Ruxu dengan ekspresi wajah pucat.


Zhao Jian yang mengusap wajahnya dan menatap ke arah yang ditunjuk oleh Liu Ruxu. Dia langsung tercengang dan menelan ludah, karena langit Kota Tianwu telah melayang Puluhan Ribu ahli beladiri berpakaian hitam dengan berbagai tingkatan Ranah Kultivasi.


“Mereka telah datang!” Zhao Jian berkata dengan raut wajah sedih. “Kita masuk ke dalam rumah saja Ruxu‘er... coba masakkan aku makanan paling enak buatanmu agar aku mati dalam keadaan kenyang ha-ha-ha!”


Liu Ruxu menatap wajah Zhao Jian tanpa berkedip, kemudian ia menghela napas dalam-dalam dan menyambar bibir suaminya itu.


Ahli beladiri Klan Liu yang melihat adegan itu langsung tersenyum dan berangan-angan seandainya posisi mereka bertukar dengan Zhao Jian, maka mereka tidak akan menyesal mati saat ini juga karena telah mendapatkan ciuman dari kecantikan nomor satu di Kota Tianwu tersebut.


...***...


Kaisar Jiang Long mendarat di halaman istana Kerajaan Zhao dikawal oleh Tiga Ranah Paramita yang merupakan Patriark Sekte besar di Kekaisaran Jiang dan dibelakang mereka adalah Tujuh Jenderal dengan basis Kultivasi Ranah Saint.


Sementara di langit Kota Tianwu ada Dua Puluh Ranah Saint lainnya berjaga-jaga bersama Puluhan ribu Prajurit Kekaisaran Jiang.


Semua penduduk mengurung diri di rumah masing-masing, merasakan Aura Ranah Immortal dari Kaisar Jiang Long saja sudah membuat tubuh mereka gemetaran. Mereka langsung berpikir nasib Kerajaan Zhao telah berakhir.


Raja Tianwu bersama Pangeran Pertama, Hakim Agung, Penasehat Raja langsung bertekuk lutut dihadapan Kaisar Jiang Long yang menatap mereka dengan tatapan tajam.


“Apakah Lu Xiaoran benar-benar kabur dari Gui Dao Kerajaan Zhao ini?” Kaisar Jiang Long bertanya pada Raja Zhao Tian. “Dan di mana anak-anak bodoh itu?” Karena ia tidak melihat keberadaan Jiang Fu dan yang lainnya.


Kaisar Jiang Long sangat terkejut mendengar laporan dari Jiang Mo bahwa mereka dikalahkan oleh Gui Dao kecil yang keberadaannya diberitahu oleh Lu Xiaoran melalui Sistem Surgawi-nya tersebut.


Kaisar Jiang Long juga tak menyangka Lu Xiaoran yang telah bertunangan dengan Putrinya itu akan melarikan diri tanpa membawa Jiang Mo dan yang lainnya, padahal ia telah mengatakan kalau pihak musuh terlalu kuat maka mereka mundur saja dan Pasukan Kekaisaran Jiang yang akan meluluhlantakkan Gui Dao kecil itu. Namun, siapa sangka Lu Xiaoran malah mengabaikan seruannya.


Kaisar Jiang Long menjentikkan jari tangannya sehingga para Pengawal Naga Surgawi yang menaruh Pedang di leher Jiang Fu dan yang lainnya langsung hancur berkeping-keping.


Darah Pengawal Naga Surgawi tersebut memandikan Jiang Fu dan yang lainnya.


Raja Zhao Tian terkejut melihatnya dan hanya bisa mengerutkan kening saja, karena Jiang Fu sebenarnya ia jadikan sandera dan akan membunuh mereka bila perundingan dengan Kaisar Jiang Long berakhir buntu.


Namun, ternyata rencana yang susun dengan sempurna itu ternyata tak ada gunanya di hadapan Ranah Immortal, sejak awal nyawa mereka sudah ada digenggaman tangannya dan ia hanya perlu meremas tangannya saja untuk melenyapkan Kerajaan Zhao.


Kaisar Jiang Long menatap ke arah Kediaman Klan Liu sembari mengedarkan energi spritual-nya karena ia penasaran dengan Beast Master yang dikatakan oleh Jiang Mo.


Menurut Jiang Mo, Beast Master itu tiba-tiba naik tingkat Kultivasi setelah Beastnya yang Ranah Saint muncul, dan menurut informasi yang mereka kumpulkan—Beast Master itu dulunya adalah Pemuda dengan kondisi tubuh lemah serta Dantian cacat. Namun, setelah ia memiliki Beast tiba-tiba basis kultivasi-nya melonjak drastis beriringan dengan meningkatnya basis Beast-nya.


Kaisar Jiang Long mengerutkan keningnya. “Apakah bocah itu sedang bercinta?” gumamnya karena ada Aura wanita di bawah Aura Zhao Jian dan keberadaannya kini sedang di dalam ruang tertutup.


Kaisar Jiang Long menarik kembali energi spritual-nya dan menghela napas panjang.


“Aku bukanlah Manusia berhati Iblis yang akan membantai para penduduk. Namun, kalian hanya mendapatkan wilayah kecil di Gui Dao kami dan status kebangsawanan kalian akan menurun menjadi sebuah Klan yang akan menaungi seluruh penduduk Kerajaan Zhao ini,” kata Kaisar Jiang Long yang telah membaca proposal perdamaian yang diusulkan oleh Raja Zhao Tian. “Bagaimana? Ini sebenarnya keputusan yang sulit kubuat, karena mendapatkan tentangan banyak pihak di Kekaisaran Jiang-ku. Namun, aku melakukan hal ini karena aku juga berniat untuk menikahkan Putriku dengan Putramu yang Beast Master itu. Lu Xiaoran telah kabur dan Putriku kini menanggung malu oleh ulahnya, kebetulan sekali Putramu memiliki bakat yang lumayan walaupun tidak sehebat Lu Xiaoran!” Kaisar Jiang Long mengungkapkan niatnya yang lain makanya ia tidak langsung menghancurkan Gui Dao Kerajaan Zhao.


“Tapi, Putraku telah menikah... apakah tiba-tiba bagi—” Belum selesai Raja Zhao Tian berkata, tiba-tiba Kaisar Jiang Long melambaikan tangan.


“Istri pertama Putramu akan berstatus Selir!” sela Kaisar Jiang Long. “Atur wilayah kiri Gui Dao untuk Kerajaan Zhao dan aku akan menyerap Kristal Beast Gui Dao ini serta melakukan kultivasi tertutup. Saat aku berhasil menerobos ke Ranah World Master saat itulah pernikahan Putriku dengan Putra bungsu Raja Zhao Tian dilakukan!”


Patriark Sekte Pedang Abadi yang juga menteri urusan istana langsung menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat. “Baik Yang Mulia Kaisar Jiang!” Dia kemudian menatap para Jenderal. “Perintahkan Kapal mendekati pantai untuk mengevakuasi penduduk ke Gui Dao kita. Lakukan dengan cepat agar Gui Dao kita melahap Gui Dao kecil ini!”


Raja Zhao Tian, Pangeran Pertama dan yang lainnya segera mengucapkan terimakasih pada Kaisar karena telah mengampuni nyawa seluruh penduduk Kerajaan Zhao—walaupun status Kerajaan Zhao hanya akan menjadi sebuah Klan saja.


Namun, Raja Zhao Tian juga bingung bagaimana cara menjelaskan tentang pernikahan Zhao Jian dengan Putri dari Kaisar Jiang Long pada Klan Liu dan Liu Ruxu. Dia yakin Liu Ruxu pasti sedih mendengar kabar ini, sehingga ia memutuskan Pangeran Pertama yang akan memberitahu mereka.


Zhao Yi kebingungan, kenapa harus dirinya yang mengatakannya. Namun, ia tidak berani membantah seruan ayahnya, makanya Raja Zhao Tian sangat senang berurusan dengannya daripada dengan anaknya yang lain—yang selalu ada saja alasan mereka bila diberikan tugas khusus yang tidak nyaman menurut mereka.