
Hutan Abadi yang merupakan tempat berdirinya Sekte Underworld dikejutkan oleh murid Pelataran Luar mereka yang melakukan pembunuhan terhadap semua murid-murid Sekte.
Pelakunya adalah Ye Jing yang dulunya terkenal tidak memiliki bakat beladiri dan selalu dirundung oleh murid-murid lain. Namun, beberapa hari yang lalu ia tewas dihajar hingga babak belur oleh rekannya saat menjalankan misi.
Namun, siapa sangka, setelah jiwanya keluar dari tubuhnya tiba-tiba cahaya menyilaukan meluncur dari langit. Jiwa ahli beladiri yang mengaku Ranah Emperor dari Dunia Tianlong menggantikan Ye Jing sebagai pemilik baru dari tubuhnya.
Hanya dengan basis Kultivasi Ranah Penempaan Tubuh Tahap Xuan Tingkat Satu saja, ia berhasil mengalahkan para murid-murid Sekte Underworld.
“Ye Jing! Sialan kau, aku akan membunuhmu!” teriak Patriark Sekte Underworld sangat marah dengan ulahnya.
“Ye Jing... apakah kamu menemukan artefak yang memiliki Jiwa ahli beladiri Ranah World Master?” Penatua Pertama penasaran dari mana asalnya kekuatannya yang menakutkan itu.
“Hah, Ranah World Master? Itu hanya basis kultivasi rendahan, di Dunia Tianlong Aku telah mencapai Ranah Emperor yang dapat mengangkat sebuah Gunung dan membelah lautan!” cibir Ye Jing.
Dia merasa Dunia yang di tempati pemilik tubuhnya ini adalah Dunia yang tidak layak di tempati—karena energi spritual di sini sangat tipis, begitu juga dengan sumberdaya untuk berkultivasi. Untung saja Sekte Underworld mengolah tehnik beladiri terlarang dengan menyerap esensi kehidupan orang lain. Semakin kuat basis kultivasi yang diserap maka semakin cepat basis kultivasi-nya meningkat, makanya ia membunuh semua murid-murid Sekte Underworld.
“Kau sombong sekali, Ye Jing! Matilah brengsekkk!”
“Cih, dasar orang-orang tua lemah, hanya omong kosong saja yang besar. Namun, kemampuan kalian sangat lemah sekali!” Sudut bibir Ye Jing menunjukkan seringai tipis.
Pedang Darah itu berasal dari esensi darahnya yang merupakan tehnik beladiri terlarang di Dunia Tianlong. Dia menggunakan Pedang Darah karena selaras dengan tehnik beladiri Devourer's hand yang digunakan oleh Sekte Underworld.
“Hanya dengan melahap esensi kehidupan mereka, Aku kini telah mencapai Ranah Spirit ha-ha-ha ....” Ye Jing tertawa terkekeh-kekeh. “Kalau saja tehnik beladiri ini ada di Dunia Tianlong maka aku akan membunuh lacurr sialan yang menikamku dari belakang itu!” gerutunya sembari menggerakkan gigi dan mengepal tangannya.
Kekasih yang sangat dicintainya tiba-tiba menikamnya saat ia lengah dan kelelahan melawan musuh kuat. Karena, Kekasihnya itu tergiur dengan harta dan tehnik beladiri miliknya, makanya kekasihnya melakukan aksi nekat itu yang dibantu oleh Klan-nya.
Ye Jing menghela nafas dalam-dalam menenangkan dirinya dan berpikir harus fokus meningkatkan basis kultivasi-nya lebih dulu, sedangkan untuk melakukan balas dendam belum terlambat bila dilakukan Seratus atau Dua Ratus tahun kedepan—karena usia ahli beladiri di Dunia Tianlong mencapai Seribu Tahun.
Dia kemudian mencoba menggali ingatan Ye Jing yang asli dan menemukan sebuah ingatan yang membuat darahnya bergejolak panas. “Ternyata nasib kita sama Ye Jing ha-ha-ha... Aku akan membalaskan dendammu, pergilah ke Dunia Bawah (Akhirat) dan di kehidupan berikutnya semoga kamu menjalani kehidupan yang baik!”
Ternyata Ye Jing yang asli dulunya adalah tuan muda Klan kecil dan memiliki tunangan cantik. Namun, tiba-tiba Klan lain menghancurkan Klan-nya dan tunangannya langsung membatalkan pertunangan mereka, karena tidak ingin menikahi Pria miskin dan tidak memiliki bakat beladiri.
“Ini adalah Plot umum dari cerita dongeng karangan pujangga. Namun, kejadian seperti ini sering terjadi, gadis itu pasti akan menyesal saat melihatku nanti ha-ha-ha... tapi penyesalannya tidak akan berguna, karena aku akan menyerap esensi kehidupan seluruh Klan-nya. Tunggu babang tampan ini Yan Yan sayang!” Ye Jing segera terbang menuju Klan Yan yang masih di wilayah ekor Gui Dao tersebut.