Beasts Master

Beasts Master
Terjun Ke Medan Perang X



Dia segera menghunus pedangnya dan melesat keluar ruangannya. Namun, tidak ada siapapun di sana.


Beberapa Penatua berdatangan ke sana karena mereka merasakan sensasi aneh itu.


“Apakah ada musuh yang menyusup Penatua?” tanya salah satu dari mereka.


Penatua Penegak Hukum Sekte Naga Surgawi menggelengkan kepala, dia kebingungan karena sebelum Aura aneh itu muncul; ada aura lemah dari murid Pelataran Luar di sini, ke mana perginya murid itu.


Dia tidak mengatakannya pada para Penatua yang lain karena takut disalahkan atas kehilangan murid itu, apalagi kejadiannya di depan ruangannya.


Para Penatua itu curiga ada penyusup yang datang, mereka bertanya-tanya dalam benak mereka; mungkin Penatua Penegak Hukum telah menjadi kaki tangan asing dan mereka pun akan waspada terhadap pergerakannya karena bisa saja nyawa mereka yang akan diincar olehnya dikemudian hari.


Penatua Penegak Hukum Sekte Naga Surgawi mengerutkan keningnya, dia yakin nama baiknya telah ternoda oleh kejadian aneh ini.


“Apakah ini ada hubungannya dengan Yao Ming? Kenapa dia belum muncul juga, gara-gara dia pihak istana telah memarahiku karena anak manja mereka menjadi gila!” gerutunya.


...***...


Bagian ekor Gui Dao Dinasti Gu Agung dan dekat dari pantai sisi kanan Gui Dao Dinasti Gu Agung, sebuah retakan dimensi muncul.


Tim Assassin yang mengamankan jalur pergerakan Kultivator bawahan Ye Mo terkejut melihat retakan dimensi itu.


“Apakah itu formasi kuno? Mungkin di sana akan muncul pintu istana yang berisi harta Karun!” kata salah satu dari mereka.


Karena Dunia telah lama tenggelam, kadang-kadang harta Karun akan muncul di pantai atau benda-benda aneh yang belum pernah mereka lihat. Dalam kasus langka, sebuah istana tiba-tiba muncul setelah formasi kuno yang melindungi istana itu rusak dan yang menemukannya akan mendapatkan keberuntungan, bisa saja tehnik beladiri langka atau senjata Spritual tingkat tinggi.


Namun, mereka langsung kecewa karena yang keluar malah remaja laki-laki Berjubah Sekte Naga Surgawi.


“Sial! Padahal aku mengira akan mendapatkan harta Karun!” gerutu salah satu dari mereka.


“Tapi bocah itu hebat juga, kalau dia bergabung dalam kelompok kita maka kita dapat berpindah tempat dengan singkat!” sela yang lain.


Yang lain langsung memahami ucapannya dan mereka segera melesat ke arah Yao Ming untuk menangkapnya.


Namun, Yao Ming malah tersenyum, dia seolah-olah telah menantikan kehadiran mereka.


“Apakah ada yang salah dengan otak bocah ini?”


“Mungkin dia ingin bergabung dengan kita!”


Jiwa Beladiri Prajurit Iblis muncul dibelakang Yao Ming, para Assassin itu segera mundur beberapa langkah dan mendongak menatap wajah Jiwa Beladiri Prajurit Iblis.


Mereka langsung teringat dengan Ye Mo, karena Aura yang dipancarkan oleh Ye Mo juga seperti Jiwa Beladiri Prajurit Iblis.


“Jangan takut, basis Kultivasinya masih rendah! Bunuh saja dia!”


“Membunuhku?” Suara Yao Ming berubah menjadi suara Pria tua yang membuat para Assassin itu kebingungan dan detak jantung mereka berdebar kencang, seolah-olah sosok dihadapan mereka ini lebih kuat dari mereka.


“Dasar bocah brengsekkkk! Berani sekali kau merendahkan kami!” Salah satu Assassin melempar Rantai yang ujungnya Sabit tajam yang dialiri energi spiritual Racun.


“Dasar sampah kemarin sore, berani sekali kalian bersikap sombong pada Leluhur ini!” ejek Yao Ming yang telah dirasuki oleh Leluhurnya karena basis Kultivasinya masih rendah, maka untuk melawan Ranah World Master dia harus turun tangan membantunya.


Sebelum Assassin itu mengedipkan matanya, Tombak itu telah menancapkan di dadanya. Tubuhnya kemudian tiba-tiba menyusut dan hanya meninggalkan kerangka yang dibalut kulit tipis.


Assassin yang lain terkejut melihatnya, mereka langsung ketakutan dan mencoba untuk melarikan diri. Namun, retakan dimensi muncul dihadapan mereka dan Tombak Hitam keluar dari retakan dimensi itu yang langsung tertancap di dada mereka.


Tubuh Assassin itu juga berakhir menjadi kerangka yang dibalut kulit tipis.


“Berpencar!” teriak salah satu Assassin.


Dia berharap dengan berpencar ke segala arah maka beberapa diantara mereka akan berhasil kabur dan memerintahkan Ribuan Kultivator rekan mereka yang akan melewati tempat ini agar segera mundur.


Namun, Jiwa Beladiri Prajurit Iblis tidak membiarkan mereka kabur. Dengan mudah, ia melahap esensi kehidupan semua Assassin itu.


Yao Ming menjulurkan lidahnya, sudut bibirnya memancarkan seringai tipis karena mendapatkan tangkapan memuaskan.


Yao Ming yang masih dirasuki oleh Leluhurnya berjalan dengan santai menuju Ribuan Kultivator bawahan Ye Mo.


“Na-na-na... makanan lezat, makanan lezat, aku datang!” Yao Ming bernyanyi mendekati bawahan Ye Mo itu.


“Bocah dari mana itu? Kenapa dia menghadang kita?” Kultivator yang bergerak paling depan keheranan menatap Yao Ming yang tersenyum lebar.


“Bunuh saja! Bukankah perintah Kaisar Ye Mo pada kita untuk membunuh semua penduduk di sini!” sahut yang lain sembari menghunus pedangnya.


Sebelum Pedang itu diayunkan, tiba-tiba dada Kultivator itu tertancap Tombak Hitam dan tubuhnya menyusup menjadi kerangka yang dibalut kulit tipis saja.


Semua bawahan Ye Mo terkejut dan mereka menatap Yao Ming, sosok hitam berjirah Besi lengkap dengan Tameng Besi muncul di belakangnya.


“Serang bersama-sama!” seru Pria tua yang merupakan Pimpinan mereka.


...***...


Zhao Jian yang melesat ke wilayah ekor Gui Dao Dinasti Gu Agung akhirnya sampai di sana tepat waktu. Namun, ia bingung tidak merasakan Aura Ranah World Master di sana dan juga tidak ada bekas pertarungan.


“Apakah musuh masih jauh, Violet?” tanya Zhao Jian.


Violet keluar dari Tas Sihirnya dan ekspresi wajahnya tampak kebingungan.


“Kupu-Kupu kecilku tiba-tiba dilahap oleh kekuatan aneh, padahal keberadaan mereka sangat sulit dideteksi oleh Ranah World Master lain. Namun, kekuatan aneh ini dapat melacak keberadaan mereka dan melenyapkan semuanya!” sahut Violet.


Zhao Jian menjadi gelisah, dia berspekulasi mungkin ada ahli beladiri lain selain Ye Mo atau mungkin Assassin yang diam-diam melindungi Ye Mo dari balik bayangan.


Hal seperti itu sering terjadi pada cerita dongeng yang ia baca, apalagi mungkin status Ye Mo di Dunia Atas berasal dari Klan besar, tidak mungkin mereka mengirim tuan muda mereka tanpa pengawalan karena setiap tuan muda itu biasanya bertingkah arogan dan sombong.


Makanya Klan-Klan besar biasanya mengirim ahli beladiri mengawal tuan muda mereka, karena tidak ingin kejadian tidak terduga menimpanya yang berujung tewas ditangan orang lain.


“Aku akan mengirim kupu-kupu lagi,” kata Violet membentuk kupu-kupu kecil dari energi spiritual-nya. “Oh, ya... para penduduk baik-baik saja, tidak ada serangan musuh di sana!” katanya lagi karena koneksinya dengan kupu-kupu kecil di wilayah Kota Dishan dan sekitarnya masih terhubung.


“Syukurlah mereka baik-baik saja!” Zhao Jian bernapas lega walaupun ia merasa aneh musuh belum juga muncul. “Apakah gelarku sebagai Hakim Surgawi membuat mereka ketar-ketir dan memilih mundur saat mengetahui aku datang kemari?” gumamnya berspekulasi.