
“Senior Mu Shan!” Ranah World Master Pria tua menatap Mu Shan yang merupakan pimpinan kerumunan Ranah World Master bawahan Ye Mo yang menyerang Sekte Matahari tersebut.
Mu Shan mengerti apa yang ada di benak Pria tua disebelahnya itu. Dia masih meragukan ucapan Zhao Jian yang mengaku sebagai Hakim Surgawi tersebut.
Mu Shan menatap Patriark Sekte Matahari dan berkata dengan sudut bibir menyeringai tipis, “Pemuda itu lah yang membuat kami menyerbu Dinasti Gu Agung. Bagaimana kalau kalian membantu kami menangkapnya dan kami akan berhenti menyerang kalian, bahkan kami akan melepaskan murid-murid Sekte Matahari yang telah kami culik.”
Patriark Sekte Matahari menatap Mu Shan tanpa berkedip, kemudian menatap Zhao Jian.
Dia bingung membuat keputusan, di satu sisi ia menginginkan murid-muridnya. Namun, di sisi lain entah mengapa intuisinya merasa Zhao Jian lebih menakutkan terutama Tiga Beast yang telah berevolusi menjadi Manusia dan Beast Serigala Iblis yang mengeluarkan energi spiritual kegelapan tersebut.
Mu Shan merasakan keragu-raguan Patriark Sekte Matahari, keningnya langsung mengkerut masam dan berkata, “Kalau kamu berpikir bergabung dengannya melawan kami maka itu adalah keputusan yang bodoh, karena mata-mata kami dari Klan Yun mengatakan kalau Lu Xiaoran juga memburu Pemuda itu, yang berarti bila kalian mengikutinya maka kalian akan menjadi musuh Dinasti Gu Agung juga!”
Patriark Sekte Matahari mengerutkan keningnya dan seseorang Penatua tiba-tiba berbisik padanya kalau yang diucapkan oleh Mu Shan itu benar.
Penatua itu telah bertemu dengan seorang murid Sekte Naga Surgawi yang membawa poster wajah Zhao Jian dan murid itu mengatakan kalau Lu Xiaoran sedang mencari keberadaan Zhao Jian.
Patriark Sekte Matahari menarik napas dalam-dalam, bila mereka bersatu dengan bawahan Ye Mo, mungkin mereka dapat melawan Zhao Jian karena jumlah mereka lebih unggul sebab Zhao Jian hanya memiliki ratusan Beast saja.
Zhao Jian mendengar perbincangan mereka, dia tidak menyangka Lu Xiaoran juga mengincar dirinya——sehingga kini ia yakin Lu Xiaoran di Dinasti Gu Agung ini adalah orang yang sama dengan Lu Xiaoran jelek yang berpura-pura tampan yang ia lawan di Kerajaan Zhao dulu.
“Astaga, aku sudah seperti Villains yang diburu kemanapun aku pergi, karma apa yang telah menimpa diriku!” Zhao Jian tersenyum masam. “Bagi siapa yang tidak ingin terluka maka segeralah tunduk padaku atau kalian akan diadili dengan bilah Pedang Keadilan ini!” ancamnya dengan tatapan dingin.
Beast Kera Putih melompat lebih dulu, ditangannya berayun Palu besar milik Kultivator gemuk yang mengejar Lin Hao dulu.
Kebetulan, Pemimpin Beast Kera Putih itu memiliki energi spiritual Petir sehingga Palu besar itu cocok dengannya.
“Menakutkan sekali!” Kultivator wanita Sekte Matahari ketakutan melihat Beast Kera Putih yang mendarat di hadapannya. Entah kenapa ia merasa melawan Kultivator bawahan Ye Mo lebih mudah dari pada menghadapi Kera bertubuh besar yang membuatnya harus mendongak untuk melihat wajah Kera Putih itu.
“Aaaaummmmmmmmmm!” gertak Kera Putih memperlihatkan taring giginya, hembusan angin yang beraroma bau bangkai membuat Kultivator wanita itu muntah-muntah.
“Aku menyerah!” Kultivator wanita itu langsung mengangkat kedua tangannya tanpa menunggu seruan dari Patriark Sekte Matahari. “Hidup Hakim Surgawi... Tegakkan Keadilan dan wujudkan kedamaian Dunia!” teriaknya lagi.
Zhao Jian tidak menyangka wanita itu hebat dalam memuji, dia pun langsung mengirim suara telepati pada Kera Putih agar melepaskan wanita itu.
Kera Putih berjalan melewati wanita itu, dia menuju Kultivator Pria gemuk di belakang wanita itu.
"Si-sial! Kenapa malah datang padaku,” gerutu Pria gemuk itu. “Hakim Surgawi... aku akan menjadi pengikutmu!”
Mu Shan mengerutkan keningnya, dia menatap Patriark Sekte Matahari dan mencibir, “Sepertinya Penatua dan murid-murid Sekte Matahari sudah tidak menganggapmu sebagai pimpinan mereka!”
Patriark Sekte Matahari tidak menanggapi cibiran Mu Shan, dia menatap bawahannya yang masih berdiri di pihaknya.
“Yang mau berkhianat pada Sekte Matahariku segera pergi! Aku tidak akan melarang kalian, tetapi bila aku selamat dari pertarungan ini maka kalian akan menjadi musuh Dinasti Gu Agung dan Sekte Matahari tidak akan melindungi kalian lagi!” kata Patriark Sekte Matahari dengan tatapan sedih karena banyak anggotanya yang memilih membelot mendukung sosok yang menjadi penyebab bencana di Dinasti Gu Agung ini.
Zhao Jian tidak menyangka masih banyak yang tidak takut dengan ancamannya, padahal ia sudah melepaskan tiga jenis energi spiritual dan niat membunuh yang sangat mengerikan.
“Ya, sudahlah... aku akan mencoba tehnik berpedang yang mengandung aura Ranah World Master pada mereka,” gumam Zhao Jian segera memasang kuda-kuda beladiri.
Sebelum terjun ke medan Perang ini, ia telah melakukan latih tanding melawan Beast Serigala Iblis, Beast Kera Putih maupun bergulat dengan Beast Beruang dan Beast Babi.
Awal-awalnya ia kesulitan mengalahkan mereka, tetapi pada akhirnya ia sudah berhasil menguatkan pondasi beladirinya sehingga dengan mudah menang mutlak melawan mereka.
Sengatan-sengatan listrik memercik dari bilah Pedang Keadilan, percikan listrik itu semakin besar sehingga memunculkan sambaran-sambaran Petir.
Mu Shan dan Patriark Sekte Matahari mengerutkan kening melihat sambaran-sambaran Petir di bilah Pedang Keadilan itu.
Mereka tidak menyangka Zhao Jian dapat menggabungkan energi spiritual yang berbeda sehingga berevolusi menjadi energi spiritual Petir.
Mu Shan melihat rekan-rekannya ketakutan, kemudian ia berkata dengan lantang, “Jangan takut! Jumlah kita ribuan, kita pasti dapat mengalahkannya. Serang bersama-sama!”
“Baik senior Mu!”
“Bentuk formasi pertahanan cangkang kura-kura!”
“Sekte Matahari... kalian akan menyerang setelah dia selesai melepaskan tebasannya!”
Kultivator rekan-rekan Mu Shan membentuk formasi cangkang kura-kura yang membentuk Perisai yang melindungi area seluas Satu Mil atau itu dapat melindungi semua orang baik kubu Ye Mo maupun Sekte Matahari.
Kera Putih tersenyum lebar menatap Belut Listrik yang terbentuk dari tebasan Pedang Keadilan, dia menggunakan bahasa Beast yang artinya: “Kalian tidak mungkin dapat menahan Belut Listrik itu, aku yang berkulit tebal ini saja trauma disengat olehnya sehingga aku harus berpura-pura berburu Beast agar tidak diajak latih tanding oleh tuan Jian!”
Kultivator wanita Sekte Matahari di sebelahnya keheranan dengan reaksi Kera Putih. “Kenapa ia malah tersenyum, seolah-olah dia saja yang melakukan serangan tersebut, padahal ia hanya berdiri saja dan menggertak kami,” cibir wanita itu dalam benaknya.
Belut Listrik yang melesat dari bilah Pedang Keadilan kini jauh lebih besar dari saat Zhao Jian masih Ranah Immortal, Belut Listrik itu terlihat sebesar Naga yang menggeliat dan melesat ke arah Perisai berbentuk cangkang kura-kura.