Beasts Master

Beasts Master
Gui Dao Kerajaan Kura-Kura Awan



Jiang Ruo bermeditasi di atas punggung Beast Elang Putih selama perjalanan mereka menuju Gui Dao yang terdeteksi oleh Gui Dao Kekaisaran Jiang tersebut, sehingga Zhao Jian hanya berbicara dengan Jiang Mo saja—karena hanya dia orang yang dikenal oleh Zhao Jian di Pasukan Naga walaupun perkenalan mereka awalnya sebagai musuh yang saling bertarung hidup mati.


Jiang Mo memperingatkan Zhao Jian agar berhati-hati dengan Pasukan Naga lain, karena Pasukan Naga itu berasal dari berbagai Klan besar yang pada dasarnya sangat membenci Zhao Jian—karena dirinya mendapatkan perlakuan khusus dari Kaisar Jiang Long sehingga mereka iri hati dan cemburu.


Setelah mendengar ucapan Jiang Mo, Zhao Jian menjadi teringat dengan seringai Jenderal Jing Mu setelah Kaisar memutuskan dirinya yang akan bernegosiasi dengan Gui Dao musuh.


“Sepertinya nanti aku harus memperhatikan gerak-gerik Pasukan Naga. Bisa saja nanti mereka akan bergerak tanpa intruksi dariku atau melakukan kesepakatan dengan pihak lain di Gui Dao itu nanti sehingga negoisasiku berakhir buntu!” gumam Zhao Jian—karena saat Lu Xiaoran datang ke Kerajaan Zhao, Lu Xiaoran menghasut Klan Lin Dan Klan Gu untuk melakukan pemberontakan sehingga terjadi kekacauan di Kota Tianwu saat itu.


Zhao Jian yakin misi ini tidak akan berjalan mudah, tetapi ia akan tetap berusaha agar invasi militer tidak terjadi mengingat para Jenderal Kekaisaran tidak menyukai dirinya. Bila invasi militer terlaksana maka mereka akan melampiaskan kekesalan mereka padanya dengan membumi hanguskan Gui Dao tersebut.


...***...


Raja Fang Zihao mengerutkan keningnya saat Gui Dao Kerajaan Kura-Kura Awan mendeteksi keberadaan Dua Puluh Beast Elang Putih yang mendekati wilayahnya.


Dia yakin mereka pasti utusan dari Gui Dao lain yang telah menyadari keberadaan Gui Dao Kerajaan Kura-Kura Awan, dan meminta dirinya untuk menyerahkan Gui Dao Kerajaan Kura-kura awan pada mereka agar Gui Dao mereka melahap Gui Dao Kerajaan kura-kura awan sehingga Gui Dao mereka akan membesar dan bertambah luas.


Kepalanya menjadi pusing, situasi di Kerajaan Kura-kura Awan saat ini sedang bergejolak, tiba-tiba kini masalah lebih besar muncul.


“Kenapa ayah terlihat murung?” Pangeran Fang Han bertanya. “Pasukan Aliansi aliran hitam telah mundur ke pegunungan Taiyang setelah gagal merebut Kota Chengsi. Namun, menurut mata-mata kita, Pemimpin Aliansi aliran hitam memutuskan akan turun tangan dalam penyerbuan berikutnya—sehingga kehadiran Ayah sangat dibutuhkan di sana!”


“Ternyata Xiao Lang bajingann itu akhirnya kehabisan kesabaran juga setelah Aliansi bentukannya selalu dikalahkan oleh Pasukan Kerajaan dan Pasukan gabungan Klan-klan pendukung kita!” sahut Raja Fang Zihao dengan ekspresi wajah masam. “Aku akan pergi ke Kota Chengsi untuk membantu Pasukan Kerajaan, tetapi kamu dan Fang Jening akan tetap di sini.”


“Ta-tapi Ayah! Aku ....” Sebelum Fang Han selesai berbicara, Raja Fang Zihao langsung mengangkat tangan kanannya—sehingga Pangeran Pertama dengan basis Ranah Saint itu terdiam dan menghela napas panjang.


“Aku tidak menyuruhmu tinggal karena aku takut kamu terluka di medan Perang nanti. Namun, aku menyuruhmu tinggal karena kamu akan bernegosiasi dengan musuh yang jauh lebih mengerikan dari Xiao Lang!” sela Raja Fang Zihao sehingga Fang Han terkejut mendengarnya.


“Mungkinkah ada Gui Dao yang jauh lebih besar dari kita mendekat?” tebak Fang Han dan Raja Fang Zihao langsung mengangguk pelan.


“Aku tidak tahu seperti apa Gui Dao yang mendekat itu karena yang terdeteksi oleh Gui Dao kita hanya Dua Puluh Beast Elang Putih yang mendekat. Kemungkinan mereka sudah menyadari sebesar apa Gui Dao kita dan menyadari batasan kultivasi di sini. Namun, mereka tetap datang yang menandakan Gui Dao mereka lebih besar makanya mereka tetap percaya diri mengirim utusan ke sini!” Raja Fang Zihao menjelaskan dengan raut wajah sedih.


Raja Fang Zihao sendiri memiliki basis Kultivasi Ranah Paramita dan bila meminjam kekuatan Gui Dao Kerajaan Kura-kura Awan maka ia dapat menggunakan kekuatan Ranah Immortal untuk sementara, sementara Xiao Lang—Pemimpin Aliansi aliran hitam yang memberontak itu memiliki basis kultivasi Ranah Immortal.


Tak ada yang tahu bagaimana mantan Raja yang Gui Dao-nya telah dilahap oleh Gui Dao Kerajaan Kura-kura Awan itu dapat menaikkan basis kultivasi-nya dengan cepat dan akhirnya melakukan pemberontakan bersama-sama dengan para mantan Raja yang Gui Dao-nya dilahap oleh Gui Dao Kerajaan Kura-kura Awan.


Namun, ada desas-desus kalau ia mempraktikkan tehnik terlarang, dia kini terlihat seperti wanita cantik dan siapapun yang menatap matanya akan membeku menjadi Patung Es.


Dari awal terjadinya pemberontakan hingga sekarang, Xiao Lang belum pernah terjun ke medan Perang—makanya Raja Fang Zihao juga tidak ikut ke medan Perang dan membiarkan para Jenderal dan Patriark Klan yang menghalau Aliansi Aliran Hitam.


“Apakah aku bisa bernegosiasi dengan utusan itu? Bagaimana kalau mereka ingin melahap Gui Dao kita?” Fang Han merasa tugas yang diberikan ayahnya itu terlarut berat—karena ia akan memikul nasib Kerajaan Kura-kura Awan.


“Kamu hanya perlu mengulur waktu hingga Perang selesai dan yang paling penting adalah tanyakan apa yang akan mereka berikan pada kita bila kita menyerahkan Gui Dao Kerajaan Kura-kura Awan?” sahut Raja Fang Zihao. “Karena mereka mengirim utusan yang berarti mereka memiliki niat baik untuk menampung penduduk kita. Kalau mereka serakah maka mereka sudah menyerang kita dengan invasi militer!”