
Rombongan Kereta Kuda Zhao Jian akhirnya memasuki Kota Tianwu dan disaat yang bersamaan Lu Xiaoran yang juga sedang berjalan di jalur menuju Istana.
Namun, keduanya saling mengabaikan, akan tetapi saat Zhao Jian sudah melewati Lu Xiaoran sejauh Lima Puluh langkah, tiba-tiba Sistem Surgawi memberitahu Lu Xiaoran keberadaan Dua Beasts Rubah terdeteksi disekitar mereka.
Lu Xiaoran menatap jejeran Kereta Kuda dan ia curiga keberadaan Beast Rubah tersebut ada di salah satu gerbong kereta kuda itu, karena Sistem Surgawi tidak akan memberikan informasi secara akurat di mana posisi mereka.
Lin Tao melihat Lu Xiaoran penasaran dengan rombongan Kereta kuda yang baru saja lewat langsung berkata, “Itu adalah rombongan Hakim Zhao Jian, hakim muda yang seusia dengan kita dan ia memiliki Kitab Keadilan yang dapat mengungkapkan kejahatan asalkan darah tersangka di teteskan pada Kitab Keadilan itu.”
Lu Xiaoran terkejut mendengarnya dan bergumam, “Apa ia adalah Reinkarnasi Kultivator kuat seperti cerita dari Novel Bang Regar? Atau jangan-jangan berasal dari Bumi juga sepertiku!”
Yang membuat Lu Xiaoran makin yakin Kedua Beast Rubah ada pada Zhao Jian adalah Lin Tao mengatakan kalau dulunya Zhao Jian hanyalah sampah nomor Dua terakhir di Akademi Kerajaan Zhao. Namun, setelah ia menjadi Hakim, tiba-tiba basis Kultivasi-nya meningkat secara drastis.
“Aku tidak boleh mencari masalah dengan Hakim Zhao Jian itu sebelum Klan Lin dan Klan Gu melakukan pemberontakan, karena bila ia curiga padaku dan memintaku meneteskan darah pada Kitab Keadilan itu maka rencana kami akan ketahuan begitu juga dengan keberadaan Sistem Surgawi,” gumam Lu Xiaoran. “Sekarang yang lebih penting adalah menjadikan Liu Ruxu sebagai wanitaku!”
...***...
Zhao Jian turun dari Kereta Kuda dan Luo Bing malah tersenyum-senyum dengan ekspresi wajah memerah seperti sedang jatuh cinta saja.
“Ada apa denganmu? Seperti tidak pernah ke Ibukota saja, padahal kamu baru saja lulus dari Akademi Kerajaan Zhao!” Zhao Jian menyindir Luo Bing.
“Apakah kamu tidak melihat tadi ada Pemuda yang sangat tampan berjalan bersama Lin Tao?” sahut Luo Bing membayangkan Lu Xiaoran sedang mengelus pipinya dan mengatakan, “Aku cinta padamu, Bing‘er!”
Zhao Jian memang melihat Lu Xiaoran, akan tetapi ia melihat Pemuda itu biasa-biasa saja. Wajahnya agak sedikit hitam dan terlihat seperti bukan dari Kerajaan Zhao saja.
Pesona Sistem Surgawi Lu Xiaoran tidak berpengaruh pada Zhao Jian, karena aura Pesona itu diblokir oleh energi Spritual Beast Rubah-nya.
Zhao Jian ingin mengatakan kalau Lu Xiaoran adalah Pemuda yang jauh dari kata tampan, tetapi ia takut Luo Bing marah—karena standar kesukaan seseorang terhadap orang lain berbeda-beda, sehingga ia membiarkan Luo Bing hanyut dalam lamunannya. Dia memutuskan pergi ke gedung Pengadilan untuk melaporkan hasil pekerjaannya di Kota Canglan.
Zhao Jian mendapatkan libur selama Dua hari dari Hakim Agung karena berhasil memecahkan kasus di Klan Huang, dan dia menghabiskan waktu Dua hari itu rebahan di kediamannya—sehingga ia tak menyadari kalau Lu Xiaoran tiba-tiba menjadi sangat terkenal di kalangan wanita di seantero Kota Tianwu.
Huli Jing dan Dayan juga mengikuti jejak Violet, kedua Beast Rubah itu sedang melakukan penerobosan Kultivasi—sehingga tidak bisa diganggu dalam beberapa hari ke depan.
Zhao Jian sangat senang, karena ia yakin basis Kultivasi-nya juga akan naik setelah mereka berhasil mencapai Ranah Jie Zhu dan menjadikannya satu-satunya Ranah Jie Zhu di Kerajaan Zhao, sedangkan Pangeran Pertama hanya meminjam kekuatan Gui Dao saja untuk mencapai Ranah Jie Zhu dan itu hanya berlaku sementara saja, alias tidak permanen.
“Tinggal sebentar lagi, kejahatan di seluruh Kerajaan Zhao akan dihapuskan—sehingga para Penduduk akan merasa aman tanpa takut terintimidasi dari Klan besar atau kawanan bandit lainnya!” Zhao Jian berencana akan menekan Klan-Klan besar yang selama ini sering melindungi anggota mereka yang melakukan kejahatan, sehingga Pengadilan Kerajaan Zhao tidak bisa menyentuh mereka.
...***...
“Hakim Jian... Raja Zhao Tian meminta Anda ke Istana!”
“Kenapa tiba-tiba Raja memanggilku, ya?” Zhao Jian penasaran.
“Yang Mulia ingin ikut dalam sayembara pemilihan suami dari nona muda Klan Liu,” sahut Pengawal Naga Surgawi tersebut.
Zhao Jian hampir muntah darah mendengarnya, karena Raja yang sudah belasan tahun menduda itu tiba-tiba ingin menikah, apalagi dengan gadis tercantik di Kota Tianwu.
“Hmm, kasihan sekali Liu Ruxu!” Zhao Jian langsung membayangkan Raja Zhao Tian yang bertubuh gemuk besar itu memeluk Liu Ruxu. “Sulit dibayangkan ....”
Pengawal Naga Surgawi langsung mengerutkan keningnya mendengar ucapan Zhao Jian, apalagi Hakim termuda di Kerajaan Zhao itu langsung menghela napas panjang.
Saat Zhao Jian sampai di istana, ternyata bukan hanya dirinya saja yang akan mengawal Raja Zhao Tian. Hakim Agung, Perdana Menteri dan Jenderal Zhao San atau Pangeran Ketiga juga ikut mengawalnya.
Mereka langsung berangkat dengan Kereta Kuda berlapis emas dengan lambang Naga, Zhao Jian sendiri berkuda bersama Pengawal Naga Surgawi dan di sebelahnya berkuda Pangeran Ketiga yang tampak murung, karena tidak menyangka ayahnya akan menikah lagi.
Pangeran Ketiga sendiri telah menikah dengan nona muda Klan Gu dan Dua selir dari Klan Lin serta Klan Liu, sehingga ia tidak bisa ikut dalam sayembara pemilihan suami dari Liu Ruxu ini karena Selirnya berasal dari Klan Liu.
...***...
Liu Ruxu keluar dari kamarnya dengan Hanfu Merah dan mengenakan kerudung yang menutupi seluruh wajahnya. Namun, ia masih bisa melihat wajah-wajah Pemuda yang tersenyum ke arahnya di halaman Kediaman Klan Liu yang disulap menjadi tempat pernikahannya.
Ratusan kursi berjejer di sana, Pemuda dari Klan besar duduk di barisan depan dan dari Pemuda dari Keluarga yang tidak bergengsi ada di barisan paling belakang.
Detak jantung Liu Ruxu langsung berdebar-debar saat melihat ke arah Pemuda di sebelah Lin Tao. Dia tidak pernah melihat Pemuda itu, akan tetapi ia berada di barisan Klan Lin dan Klan Gu yang menandakan kalau Pemuda itu berasal dari Klan besar.
“Ha-ha-ha... datanglah padaku sayang!” Lu Xiaoran bergumam sembari meningkatkan Pesonanya ke Level tertinggi dan menghabiskan banyak Poin Sistem Surgawi, karena ia tidak ingin kalah dalam pemilihan suami Liu Ruxu ini—karena ia curiga Zhao Jian juga memiliki Sistem Surgawi dan akan menjadi pesaing utamanya.
“Siapa Pemuda di sebelah tuan muda Lin Tao itu?” Liu Ruxu mengirim suara telepati pada wanita cantik yang mengawalnya.
“Dia adalah tuan muda dari Klan Lin dan basis kultivasi-nya adalah Ranah Jie Zhu, dia juga sangat tampan ha-ha-ha... apa nona muda Ruxu terpikat padanya?” sahut Pengawalnya, sehingga wajah Liu Ruxu memerah dan menundukkan wajahnya.
Sebelumnya Liu Ruxu tidak memperhatikan basis Kultivasi Lu Xiaoran, karena ia terlalu fokus memperhatikan wajahnya yang sangat tampan dan memancarkan aura keagungan.
“Apakah Klan Lin sengaja menyembunyikan keberadaannya? Kalau aku menikah dengannya maka itu akan menguntungkan Kla Liu-ku juga, karena ia pasti akan memberitahu bagaimana cara dia mencapai Ranah Jie Zhu tanpa menyerap energi spritual dari Kristal Gui Dao!” gumam Liu Ruxu langsung memutuskan akan memilih Liu Ruxu.
Namun, tiba-tiba Kereta Kuda emas dengan lambang Naga memasuki halaman Kediaman Klan Liu, sehingga semua orang bertanya-tanya kenapa Raja Zhao Tian datang ke acara pemilihan suami Liu Ruxu.